Kecerdasan Emosional dan Penguasaan Struktur Kalimat dgn Kemampuan Menulis Eksposisi

Judul Skripsi : Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Penguasaan Struktur Kalimat dengan Kemampuan Menulis Eksposisi

 

A. Latar Belakang Masalah

Dua macam kecerdasan yang berbeda ini, intelektual dan emosional mekngungkapkan aktivitas bagian-bagian yang berbeda dalam otak (Subyantoro, 2003: 70). Kecerdasan intelektual terutama didasarkan pada kerja nekorteks, Lapisan dalam evolusi berkembang paling akhir di bagian atas otak. Adapun pusatpusat emosi berada di bagian otak yang lebih dalam, dalam subkorteks yang secara evolusi lebih kuno; kecerdasan emosi dipengaruhi oleh kerja pusat-pusat emosi itu, tetapi dalam keselarasan dengan kerja pusat-pusat intelektual.

Secara rinci kekurangterampilan siswa dalam hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain kurangnya kemampuan menguasai struktur kata ataupun kalimat pada diri siswa, kurang optimalnya pelaksanaan pembelajaran menulis di dalam kelas, kurangnya buku-buku bacaan, minimnya perbendaharaan kosa kata pada siswa, lingkungan yang kurang mendukung terhadap aktivitas siswa, rendahnya motivasi siswa untuk menulis.

B. Rumusan Masalah

  1. Adakah hubungan kecerdasan emosional dengan kemampuan menulis eksposisi?
  2. Adakah hubungan penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis eksposisi?
  3. Adakah hubungan kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat secara bersama-sama dengan kemampuan menulis eksposisi?

C. Tujuan Penelitian

  1. Hubungan kecerdasan emosional dengan kemampuan menulis eksposisi
  2. hubungan penguasaan struktur kalimat dengan kemampuan menulis eksposisi
  3. hubungan kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat secara bersama-sama dengan kemampuan menulis eksposisi

 

D. Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan di muka, maka dapat ditarik kesimpulan hasil penelitian berikut ini.

Pertama, hasil analisis korelasi sederhana menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan positif antara kecerdasan emosional dan kemampuan menulis eksposisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri Kecamatan Jekulo telah teruji kebenarannya. Keduanya berjalan seiring, artinya makin baik kecerdasan emosional makin baik pula kemampuan menulis eksposisi mereka.

Kedua, hasil analisis korelasi sederhana juga menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan positif antara penguasaan struktur kalimat dan kemampuan menulis eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri Kecamatan Jekulo Kudus teruji kebenarannya. Kedua variabel ini berjalan seiring artinya makin baik penguasaan struktur kalimat makin baik pula kemampuan menulis eksposisi mereka.

Ketiga, hasil analisis korelasi ganda menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan ada hubungan positif antara kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat secara bersama-sama dengan kemampuan menulis eksposisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri Kecamatan Jekulo Kudus telah teruji kebenarannya. Clix Kedua variabel bebas (prediktor) yaitu kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat tersebut berjalan seiring dengan variabel terikat (respon)-nya yaitu kemampuan menulis eksposisi. Berjalan seiring di sini berarti memiliki hubungan positif yang ditunjukkan dengan baik antara kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat makin baik pula kemampuan menulis eksposisi mereka.

Berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa ketiga hipotesis penelitian yang diajukan diterima, yaitu kecerdasan emosional dan penguasaan struktur kalimat secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama memiliki hubungan positif dengan kemampuan menulis eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri Kecamatan Jekulo Kudus.