Hubungan Harga Diri Dan Kecerdasan Emosi Dengan Prestasi Belajar

Latar Belakang Masalah Hubungan Harga Diri Dan Kecerdasan Emosi Dengan Prestasi Belajar 

Prestasi belajar pada sebagian mahasiswa yang kurang memuaskan kemungkinan dipengaruhi oleh harga diri dan kemampuan mengatur emosi. Hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis terhadap beberapa dosen menyatakan bahwa pada mata kuliah asuhan kebidanan IV masih ada mahasiswa yang menampakkan perhatian yang kurang terhadap perkuliahan karena kurangnya semangat, motivasi, keuletan untuk belajar, hal ini mencerminkan kurangnya harga diri dan kecerdasan emosi mahasiswa. Ini didukung oleh pernyataan beberapa mahasiswa bahwa kurangnya kesiapan dalam belajar sehingga banyak diantaranya yang dalam mengikuti perkuliahan belum maksimal.

Kecerdasan Emosi
Kecerdasan Emosi

Berdasarkan uraian di Hubungan Harga Diri dan Kecerdasan Emosi dengan Prestasi Belajar pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan IV Mahasiswa Semester VII Prodi DIV Kebidanan UNS..

Perumusan Masalah

  1. Apakah ada hubungan antara harga diri dengan prestasi belajar pada mata kuliah Asuhan Kebidanan IV Pathologi mahasiswa semester VII di Prodi DIV Kebidanan UNS Tahun 2011?
  2. Apakah ada hubungan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar pada mata kuliah Asuhan Kebidanan IV Pathologi mahasiswa semester VII di Prodi DIV Kebidanan UNS Tahun 2011?
  3. Apakah ada hubungan antara harga diri dan kecerdasan emosi dengan prestasi belajar pada mata kuliah Asuhan Kebidanan IV Pathologi mahasiswa semester VII di Prodi DIV Kebidanan UNS Tahun 2011?

Landasan Teori Harga Diri dan Kecerdasan Emosi

  1. Pengertian Harga Diri

Harga diri merupakan evaluasi diri yang ditegakkan dan dipertahankan oleh individu, yang berasal dari interaksi individu dengan orang-orang yang terdekat dengan lingkungannya, dan dari jumlah penghargaan, penerimaan, dan perlakuan orang lain yang diterima

  1. Kecerdasan Emosional

Kecerdasan sebagai suatu kemampuan untuk memecahkan masalah, kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat (Gunawan 2011).

Komponen ini penting untuk kepemimpinan medis dan melibatkan hasil nyata dalam pendidikan kedokteran, hubungan profesional dan pengembangan, dan perawatan pasien.

Metode Penelitian Tesis

Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Retrospektif.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan rumus Isaac dan Michael diperoleh jumlah sampel 48 responden dari 55 mahasiswa semester VII tahun akademik 2011/2012 di Prodi DIV Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Teknik analisis data adalah teknik korelasi

Kesimpulan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar

  1. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara harga diri dengan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Askeb IV Phatologi mahasiswa semester VII Prodi DIV Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta harga R=0.730 (p 0.001). Hal ini berarti mahasiswa yang mempunyai harga diri yang baik maka akan semakin baik juga prestasi belajarnya.
  2. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosi dengan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Askeb IV Phatologi mahasiswa semester VII Prodi DIV Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta harga R=0.648 (p 0.001). Hal ini berarti mahasiswa yang mempunyai kecerdasan emosi yang baik maka akan semakin baik juga prestasi belajarnya.
  3. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara harga diri dan kecerdasan emosi dengan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Askeb IV Phatologi mahasiswa semester VII Prodi DIV Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta harga R=0.811 (p 0.001). Hal ini berarti mahasiswa yang mempunyai harga diri dan kecerdasan emosi yang baik maka akan semakin baik juga prestasi belajarnya. individu.