Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Skripsi Kajian Stilistika Serat Rerepen Sarta Pralambang Warni-Warni Karya Mangkunegara IV

Judul Skripsi : Kajian Stilistika Serat Rerepen Sarta Pralambang Warna-Warni Karya Mangkunegara IV

 

A. Latar Belakang Masalah

Penelitian-penelitian terhadap karya-karya Mangkunegara IV secara umum telah banyak dilakukan. Baik dari segi kebahasaan, studi sastra, filologis, maupun penelitian budaya. Akan tetapi penelitian terhadap karya-karya Mangkunegara IV tersebut sebagian besar objeknya adalah karya sastra yang berkategori piwulang (karya sastra yang berisi ajaran-ajaran kehidupan, moralitas, religiusitas, dan sebagainya). Hal ini dapat dimengerti mengingat karya-karya Mangkunegara IV yang termasuk populer atau masterpiece adalah karya-karya yang berkategori piwulang. Namun penelitian terhadap karya Mangkunegara IV yang berkategori lainnya, seperti Rerepen (nyanyian ungkapan percintaan), masih sangat jarang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian terhadap karya Mangkunegara IV yang berkategori Rerepen dipandang perlu untuk dilakukan, dalam mengisi kekurangan pengkajian terhadap kesusastraan Jawa, khususnya karya-karya Mangkunegara IV.

Penelitian yang pernah dilakukan berkaitan dengan serat Rerepen, sejauh pengetahuan peneliti, yaitu penelitian yang berbentuk skripsi oleh Rusilah Ratnawati, di Fakultas Sastra Jurusan Sastra Daerah Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun 1995, dengan judul ‘Serat Rerepen Manohara (Sebuah Tinjauan Filologis)’. Penelitian ini mengkaji Serat Rerepen Manohara secara filologi dan hanya difokuskan pada serat Manohara, yaitu dengan melakukan inventarisasi naskah dan perbandingan naskah dari beberapa sumber penyimpanan naskah.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah kekhasan gaya pengungkapan kebahasaan pengarang ditinjau dari segi pemanfaatan bentuk kata dan pemilihan kosa kata (diksi) dalam SRPW Karya Mangkunegara IV?
  2. Bagaimanakah aspek pencitraan serta pemakaian bahasa figuratif yang tercermin dalam SRPW Karya Mangkunegara IV?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Mendeskripsikan kekhasan gaya pengungkapan kebahasaan pengarang ditinjau dari segi pemanfaatan bentuk kata dan pemilihan kosa kata (diksi) dalam SRPW Karya Mangkunegara IV.
  2. Mendeskripsikan aspek pencitraan serta pemakaian bahasa figuratif yang tercermin dalam SRPW Karya Mangkunegara IV.

 

D. Simpulan

1. Dalam hal pemilihan bentuk-bentuk kata dan penggunaan kosakata. cenderung memilih bentuk-bentuk kata yang bernilai arkhais, afiksas dipotensikan juga untuk mengubah kelas kata, sebagai penghias kata atau untuk memenuhi tuntutan aturan tembang. Selain itu banyak terdapat persandian kata, perulangan dan pemajemukan kata. Pemilihan kata/diksi sangat beraneka macam antara lain terdapat tembung garba, dasanama, tembung saroja, baliswara, penggunaan wangsalan, kekhasan pemakaian pronomina sampai pada pemiliah jenis kalimat yang mampu mendukung keestetisan dan kepuitisan puisinya.

2. Kata-kata konkret yang dapat merangsang imaji visual, penciuman, audio, gerak, dan perabaan dipakai untuk menggambarkan objek-objek, tindakan, perasaan, atau pengalaman indera yang tertuang dalam karya sastranya. Hal tersebut merupakan upaya pengarang untuk dapat membuat lebih hidup gambaran dalam penginderaan atau pikiran, menarik perhatian, membangkitkan intelektual dan emosi pembaca dengan cepat. Citraan yang ditemukan dalam SRPW antara lain citraan visual (paling produktif), citraan audio, citraan gerak, citraan penciuman dan citraan perabaan, dan tidak ditemukan citraan pencecapan. Majas-majas yang digunakan pujangga sebagai sarana pengucapan di dalam SRPW antara lain, alegori, antonomasia, antitesis, hiperbola, klimaks, litotes, metafora, metonimia, repetisi, dan simile. Bahasa figuratif tersebut juga mampu menambah keindahan dan mengkonkretkan ide yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca. Dengan pemakaian bahasa puitis yang meliputi: permainan bunyi-bunyi bahasa, pemilihan kata-kata konotatif, pencitraan dan pemakaian bahasa figuratif, maka akan dapat tercermin wujud ekspresivitas/style kebahasaan pengarang dalam karyanya.