Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Kajian Resistensi Beberapa Varietas Padi Gogo terhadap Kekeringan

Judul Skripsi : Kajian Resistensi Beberapa Varietas Padi Gogo (Oryza Sativa L.) terhadap Cekaman Kekeringan

 

A. Latar Belakang Masalah

Gardner et al. (1991) mengatakan bahwa air yang dapat diserap oleh akar disebut air yang tersedia, yang merupakan perbedaan antara jumlah air dalam tanah pada kapasitas lapang (air yang tetap tersimpan dalam tanah yang tidak mengalir ke bawah karena gaya gravitasi) dan jumlah air dalam tanah pada persentase pelayuan permanen (pada persentase kelembaban tanah ini tanaman akan layu dan tidak akan segar kembali dalam atmosfer dengan kelembaban relatif 100 persen). Van Dat (1986) melaporkan bahwa padi gogo akan mengalami kekurangan air apabila ketersediaan air dalam tanah berkurang hingga 50 persen.

Untuk mengetahui respon tanaman padi gogo terhadap cekaman kekeringan, selain mekanisme ketahanan kekeringan pada tingkat perkecambahan dengan menggunakan senyawa PEG, juga perlu penelitian pengaruh cekaman kekeringan pada berbagai tingkat kadar lengas tanah di pot percobaan dengan tolok ukur karakter pertumbuhan, perubahan fisiologis serta hasil.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Bagaimana mendapatkan varietas padi gogo tahan kekeringan dengan teknik penyaringan yang efektif berdasarkan tanggap pertumbuhan awal tanaman?
  2. Bagaimana perubahan karakter pertumbuhan, perubahan fisiologis dan hasil padi gogo dalam menghadapi cekaman kekeringan pada tingkat kadar lengas tanah tanah yang berbeda?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengkaji tanggap beberapa varietas padi gogo pada tahap perkecambahan terhadap beberapa tingkat kadar larutan PEG.
  2. Untuk mengkaji karakter pertumbuhan, perubahan fisiologis dan hasil padi gogo dalam menghadapi cekaman kekeringan pada beberapa tingkat kadar lengas tanah.

 

D. Kesimpulan

1. Daya kecambah dan indeks vigor semakin menurun dengan semakin meningkatnya kadar PEG 6000. Kadar larutan PEG 25 g/l air merupakan yang paling optimum untuk penyaringan sifat ketahanan kekeringan padi gogo.

2. Varietas Towuti, Situ Patengang, Kalimutu dan Gajah Mungkur menunjukkan tanggap ketahanan kekeringan paling baik dari varietas lainnya dari aspek daya kecambah dan indeks vigor.

3. Peningkatan intensitas cekaman kekeringan mengakibatkan penurunan terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, berat kering tanaman, LPR, luas daun, jumlah gabah per rumpun, berat 1.000 butir gabah bernas, berat kering gabah per rumpun, berat kering akar, mengakibatkan kemunduran umur berbunga dan mengakibatkan peningkatan terhadap persentase gabah hampa.

4. Berdasarkan tolok ukur hasil yaitu berat kering gabah per rumpun, varietas Towuti menunjukkan sifat ketahanan terhadap cekaman kekeringan terbaik dibandingkan varietas Gajah Mungkur, Situ Patenggang dan Kalimutu.

 

E. Saran

Disarankan untuk penelitian selanjutnya yang serupa agar : menambahkan tolok ukur daya tembus perakaran dan panjang akar pada percobaan penyaringan ketahanan kekeringan dengan PEG. Sedangkan percobaan cekaman kekeringan pada pot, sebaiknya salah satu perlakuan varietas menggunakan varietas yang tidak tahan (kontrol) sehingga dan bisa membandingkan respon karakter pertumbuhan, perubahan fisiologis dan hasil antara varietas yang tahan dengan yang tidak tahan. Pengamatan prolin sebaiknya dilakukan lebih awal (sebelum mendekati fase generatif).

Incoming search terms: