Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Kajian Historis dan Pembinaan Teater Tradisional Ketoprak

Judul Skripsi : Kajian Historis dan Pembinaan Teater Tradisional Ketoprak

 

A. Latar Belakang Masalah

Penelitian ini diharapkan mampu menjembatani antara metode dan bentuk pertunjukan ketoprak yang konvensional dengan pertunjukan ketoprak yang modern, seperti pada permasalahan awal yang telah dikemukakan di depan. Penyebabnya karena masalah modernisasi ada di dalam setiap lini kehidupan, termasuk seni dan budaya, termasuk pula seni pertunjukan ketoprak. Sebagai seni tradisi, ketoprak pasti tidak lepas dari pengaruh perubahan yang dibawa modernisasi. Untuk itulah, perlu ditengahi agar ketoprak tetap menjadi aset budaya bangsa yang digemari.

Berangkat dari berbagai persoalan yang telah diuraikan di depan, peneliti menilai bahwa penelitian tentang ketoprak di Surakarta ini perlu dilakukan. Selain kurangnya kajian terhadap wilayah ini, peneliti akan menunjukkan bahwa ketoprak tetap bertahan sebagai tontonan yang sarat tuntunan. Peneliti akan melihat secara nyata bagaimana kehidupan ketoprak di Surakarta saat ini, ditinjau dari segi historis dan pembinaannya.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah sejarah teater tradisional ketoprak di Surakarta?
  2. Bagaimanakah kehidupan dan perkembangan teater tradisional ketoprak di Surakarta?
  3. Bagaimanakah bentuk-bentuk pengorganisasian teater tradisional ketoprak di Surakarta?
  4. Bagaimanakah pembinaan yang dilakukan oleh seniman ketoprak dan Pemerintah Kota Surakarta terhadap kehidupan dan perkembangan teater tradisional ketoprak di Surakarta?

 

C. Tujuan Penelitian Skripsi

  1. Mendeskripsikan dan menjelaskan sejarah teater tradisional ketoprak di Surakarta.
  2. Mendeskripsikan dan menjelaskan kehidupan dan perkembangan teater tradisional ketoprak di Surakarta.
  3. Mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk pengorganisasian teater tradisional ketoprak di Surakarta.
  4. Mendeskripsikan dan menjelaskan pembinaan yang dilakukan oleh seniman ketoprak dan Pemerintah Kota Surakarta terhadap kehidupan dan perkembangan teater tradisional ketoprak di Surakarta.

 

D. Simpulan

1. Ditinjau dari latar belakang sejarahnya, teater tradisional memang berasal dari Surakarta. Sejarah lahirnya ketoprak ini mampu menumbuhkan semangat dan apresiasi dari berbagai kalangan, baik seniman ketoprak, penonton atau masyarakat Surakarta, Pemerintah Kota Surakarta, dan pihak-pihak yang terkait lainnya untuk melakukan upaya pengembangan dan pembinaan terhadap ketoprak.

2. Upaya-upaya pengembangan dan pembinaan dilakukan tidak lepas dari usaha untuk mempertahankan kebudayaan lokal yang sudah menjadi tradisi di masyarakat dari waktu ke waktu.

3. Ditinjau dari segi historisnya, ketoprak bermula dari aktivitas berkumpul, bernyanyi, dan menari yang dilakukan oleh masyarakat di suatu desa di daerah Klaten. Ketoprak diciptakan selain untuk tujuan hiburan juga untuk mengobarkan semangat perjuangan kepada masyarakat. Atas tujuan tersebut,  ketoprak pantas disebut sebagai kesenian yang bernilai atau adiluhung.  Oleh karena sifatnya yang demikian, ketoprak layak untuk senantiasa dibina dan dikembangkan, seperti halnya yang terjadi di Surakarta.

4. Wujud pengembangan dan pembinaan ketoprak ini saat ini ditandai dengan banyaknya kelompok ketoprak yang aktif di wilayah kota Surakarta dan secara intensif masih sering menggelar pertunjukan-pertunjukan ketoprak. Kelompok-kelompok yang ada tersebut menampilkan gaya yang berbeda-beda sehingga menimbulkan karakteristik pertunjukan yang berbeda-beda pula. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan ketoprak di Surakarta saat ini cukup baik.