Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Intensitas dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa

Latar Belakang Masalah Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar

Mengingat pentingnya motivasi diharapkan dosen dapat memotivasi belajar mahasiswa dengan cara meningkatkan intensitas belajar mahasiswa dimana mahasiswa tidak hanya belajar dikelas. Melainkan ditambah belajar dilaboratorium yaitu melalui pembimbingan. Sehingga meningkatnya intensitas dan motivasi belajar terhadap mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar.

Peta Sukses Belajar

Peta Sukses Belajar

Terdorong oleh kerangka pemikiran di atas, muncul ketertarikan untuk mengetahui pengaruh intensitas belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa SI Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan. Penelitian yang relevan perlu dilakukan untuk menjawab ketertarikan tersebut. Dengan demikian, proses peningkatan prestasi belajar mahasiswa dapat dilakukan dalam koridor yang tepat

Rumusan Masalah

Masalah yang diharapkan dapat diselesaikan dengan penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Adakah hubungan intensitas belajar dengan prestasi belajar mahasiswa SI Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan?
  2. Adakah hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa SI Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan?
  3. Adakah hubungan antara intensitas belajar dan motivasi belajar dengan prestasi belajar mahasiswa SI Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan?

Landasan Teori Intensitas dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa

  • Pengertian Intensitas Belajar

Intensitas adalah frekuensi belajar yang dilakukan mahasiswa selama kurun waktu tertentu untuk memperoleh pengalaman/ pengertian secara maksimal. Secara harfiah, arti intensitas belajar adalah kuat lemahnya belajar. Intensitas belajar juga mengacu pada banyaknya kegiatan yang dilakukan mahasiswa, cara belajar secara intensif (Hudoyo. H, 1998:73)

  • Mengikuti Pelajaran

Hadir secara tertib, memperhatikan penjelasan guru dengan seksama, dan membuat catatan pelajaran dengan sebaik-baiknya merupakan cara-cara yang dikemukakan The Liang Gie (198573.

Metode Penelitian

Desain Penelitian ini yang digunakan adalah penelitian korelasional.

Penelitian ini dilakukan di STIKES Muhammadiyah Lamonganpada bulan Januari 2010, populasi seluruh mahasiswa s1 keperawatan angkatan II, populasi seluruhnya adalah 150 mahasiswa, jumlah sampel pada penelitian adalah 105 mahasiswa.

Teknik sampling menggunakan teknik simpel randoom sampling. Uji validitas menggunakan teknik korelasi product moment dengan taraf signifikan α = 0,05 Reliabilitas di hitung dengan menggunakan Alpha Cronbac.

Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan program Statistical Program For Social Science (SPSS) for windows.

Kesimpulan Intensitas dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut :

  1. Variabel intensitas (X1) memiliki nilai thitung (2,283) > nilai ttabel (1,990), maka keputusannya adalah menerima Ha dan H0 ditolak. Hal ini berarti variabel intensitas berhubungan signifikan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan
  2. Variabel motivasi (X2) memiliki nilai thitung (4,930) > nilai ttabel (1,990), maka keputusannya adalah menerima Ha dan H0 ditolak. Hal ini berarti variabel motivasi berhubungan signifikan terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan Secara simultan variabel intensitas, dan motivasi berhubungan nyata (significant) terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Muhammadiyah Lamongan. Dikarenakan nilai Fhitung sebesar 23,822. Dengan menggunakan tingkat kepercayaan (confidence interval) 95% atau α = 0,05 maka dari table distribusi F diperoleh nilai 17,411. Dengan membandingkan nilai Fhitung dengan Ftabel, maka Fhitung (17,411) > Ftabel (3,09). Keputusannya adalah H0 ditolak dan Ha diterima artinya