Intellectual Capital Disclosure dan Karakteristik Pemerintah Daerah di Indonesia

Judul Skripsi : Intellectual Capital Disclosure dan Karakteristik Pemerintahan Daerah di Indonesia

 

A. Latar Belakang Masalah

Di sektor pemerintahan penelitian tentang intellectual capital disclosure dilakukan oleh Schneider et al. (2008). Penelian dilakukan pada 82 pemerintah lokal di New Zealand berdasarkan laporan keuangan tahun 2004-2005. Mereka menemukan bahwa intellectual capital disclosure yang dilakukan oleh pemerintah lokal di New Zealand bervariasi. Item yang paling banyak dilaporkan adalah business collaborations dan management processes, sedangkan item yang paling sedikit dilaporkan adalah intellectual property dan licensing agreements. Internal capital merupakan kategori yang paling banyak dilaporkan, diikuti oleh external capital. Sedangkan human capital merupakan kategori yang paling sedikit dilaporkan.

Penelitian ini menggunakan daftar item intellectual capital yang dikembangkan oleh Schneider et al. (2008) untuk mengukur intellectual capital disclosure yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia. Cara pengukuran intellectual capital disclosure mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh Haniffa dan Cooke (2005). Penelitian ini juga menyelidiki pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap praktik intellectual capital disclosure. Penelitian tentang praktik intellectual capital disclosure oleh pemerintah daerah di Indonesia dan faktor-faktor yang mempengaruhinya merupakan hal yang penting dilakukan karena akan memberikan gambaran tentang variasi intellectual capital disclosure dan memberikan petunjuk tentang faktor-faktor yang mempengaruhinya.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Sejauh mana praktik intellectual capital disclosure pada pemerintah daerah di Indonesia?
  2. Apakah karakteristik pemerintah daerah (ukuran, umur, Pendapatan Asli Daerah, perbedaan fungsional, kemandirian, dan kewajiban) memiliki pengaruh terhadap intellectual capital disclosure pada pemerintah daerah Indonesia?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Memperoleh bukti empiris tentang intellectual capital disclosure pada pemerintah daerah di Indonesia.
  2. Mengetahui pengaruh karakteristik pemerintah daerah (ukuran, umur, Pendapatan Asli Daerah, perbedaan fungsional, kemandirian, dan kewajiban) terhadap intellectual capital disclosure pada pemerintah daerah Indonesia.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Hasil pengungkapan elemen-elemen intellectual capital menunjukkan bahwa praktik intellectual capital disclosure oleh pemerintah daerah di Indonesia masih rendah, rata-rata hanya sebesar 17,9%. Elemen yang paling banyak diungkapkan adalah quality standards dan licensing agreement, masing-masing sebesar 70% dan 67%. Beberapa elemen tidak diungkapkan oleh pemerintah daerah, yaitu: intellectual property, management processes, know-how, entrepreneurial innovativeness, equal employment opportunities, dan union activity. Hal ini mengindikasikanbahwa kesadaran pemerintah daerah akan pentingnya value added yang diperolah dari intellectual capital disclosure masih rendah.

2. Kemandirian daerah berpengaruh positip terhadap intellectual capital disclosure.