Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Implementasi Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Kesehatan Sekolah

Latar Belakang Masalah Menigkatakan Mutu Kesehatan di UKS

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah usaha untuk membina dan mengembangkan kebiasaan dan perilaku hidup sehat pada peserta didik usia Sekolah yang dilakukan secara menyeluruh (komprehensif) dan terpadu (integrative). Untuk optimalisasi program UKS perlu ditingkatkan peran serta peserta didik sebagai subjek dan bukan hanya objek. Dengan UKS ini diharapkan mampu menanamkan sikap dan perilaku hidup sehat pada dirinya sendiri dan mampu menolong orang lain. Dari pengertian ini maka UKS dikenal pula dengan child to child programme.

Program dari anak, oleh anak, dan untuk anak untuk menciptakan anak yang berkualitas. (Tim Pembina UKS Propinsi Jawa Timur, 2007). SD sudah mempunyai prinsip bahwa kebersihan itu adalah bagian dari iman, jadi kalau ada SD kurang bersih maka kita patut bertanya imannya itu seperti apa? Oleh karena itu SD perlu menemukan model pembentukan lingkungan sehat, yang didukung dengan pengetahuan teknis, dan akses informasi tentang kesehatan yang memadai.

 

Perumusan Masalah

  1. Bagaimanakah bentuk Perencanaan Implementasi pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah di SDN Babat I Lamongan?
  2. Bagaimanakah Pengorganisasian Usaha Kesehatan Sekolah di SDN Babat I Lamongan?
  3. Bagaimanakah bentuk Pelaksanaan Pada Implementasi pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah di SDN Babat I Lamongan?

 

Tinjauan Teori

Kesehatan Sekolah adalah upaya Kesehatan Masyarakat yang dilaksanakan dalam rangka pembinaan kesehatan anak usia sekolah.

  1. Pelayanan Kesehatan

Kegiatan Pelayanan kesehatan sesuai paket paripurna: Untuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI)

  • Membina kantin/ warung sekolah,agar memenuhi persyaratan sanitasi hygiene dan gizi
  • Membina kebersihan lingkungan (Pengelolaan sampah,saluran air limbah/kotor ,jamban, kamar mandi dan sebagainya
  • Membina kebersihan perseorangan peserta didik
  1. Kegiatan UKS yang dilaksanakan secara ekstrakurikuler

Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan sebagai upaya untuk lebih menanamkan kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan ketrampilan menerapkan prinsip hidup sehat antara lain:

  • Ikut Sertanya peserta didik sebagai kader Tiwisada/ KKR
  • Lomba kebersihan kelas
  • Wisata Siswa
  • Kepramukaan
  • Cerdas cermat UKS,dll
  1. Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat

Pengertian Lingkungan Sekolah

Menurut Widjono Djoko (2007), Lingkungan Sekolah/ Madrasah/ Pondok Pesantren adalah bagian dari lingkungan yang menjadi wadah atau tempat kegiatan Pendidikan.

Yang dimaksud lingkungan Sekolah sehat

Lingkungan Sekolah sehat adalah suatu kondisi Lingkungan Sekolah yang dapat mendukung tumbuh kembang nya perilaku hidup sehat peserta didik serta pengaruh negatif yang dapat merusak. Menurut Tim Pembina UKS Propinsi Jawa Timur (2008), Peningkatan kemampuan hidup sehat dan derajat Kesehatan peserta didik serta menciptakan lingkungan sehat dilakukan upaya menanamkan prinsip hidup sehat sejak dini mungkin melalui upaya Pencegahan ,Pengobatan dan Rehabilitasi

 

Metodologi Pnelitian

Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan rancangan studi kasus yang bersifat deskriptif. Unit analisis adalah Sekolah Dasar Negeri Babat I.

Data diambil secara Purposive sampling melalui wawancara mendalam.

Analisis Data dengan explanation building yaitu teknik penjelasan hasil wawancara serta penelusuran dokumen.

 

Kesimpulan

  1. Perencanaan Kegiatan UKS di SDN Babat I sudah tersusun dengan baik mengikuti aturan perencanaan, melibatkan seluruh komponen dan menghasilkan dokumen perencanaan yang baik serta sudah mengacu pada Standart POAC UKS hanya saja SDN Babat I tidak mempunyai MOU dalam setiap perencanaan kerjasama dengan pihak lain .
  2. Struktur organisasi di SDN Babat I sudah sesuai dengan POAC yaitu meliputi struktur induk dan sub–sub organisasi, dimana sub induknya adalah Organisasi pelaksana UKS, dan organisasi Kesehatan UKS, sedangkan sub induknya adalah Struktur organisasi Jumantik. Semua struktur tersebut merupakan organisasi formal karena terdapat struktur organisasi yang jelas dan diakui secara resmi di sekolah,adanya unit pelaksana UKS di sekolah yang melibatkan Guru dan Siswa, melibatkan petugas Puskesmas, Orang Tua, Murid dan Warga dalam Organisasi UKS.
  3. Pelaksana program kerja UKS di SDN Babat I sudah baik dengan dilaksanakannya kegiatan sesuai dengan rencana yang mengacu pada trias UKS Meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan Kesehatan dan pembinaan lingkungan Sekolah sehat dari semua kegiatan menurut standart POAC UKS, hanya penyuluhan yang tidak dilaksanakan karena terkendala lokasi Sekolah.