Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Ideologi Penerjemahan dan Dampaknya pada Buku A Kiss Goodnight – Me and My Dad!

Judul Skripsi : Analisis Teknik, Metode dan Ideologi Penerjemahan dan Dampaknya pada Buku A Kiss Goodnight – Me and My Dad!

 

A. Latar Belakang Masalah

Kualitas terjemahan ditentukan berdasarkan tiga aspek, yaitu keakuratan, keberterimaan dan keterbacaan. Keakuratan terkait dengan kesepadanan pesan dalam teks sumber dan teks sasaran, keberterimaan berkaitan dengan kesesuaian terjemahan dengan norma-norma kebahasaan dan budaya bahasa sasaran dan keterbacaan tekait dengan seberapa mudah terjemahan dipahami oleh pembaca.

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan sebelumnya, penulis melakukan penelitian ini, yang terfokus pada teknik, metode dan ideologi penerjemah dalam terjemahan kalimat-kalimat bahasa Inggris dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku)! ke dalam bahasa Indonesia serta pengaruhnya terhadap reproduksi rima dalam teks bahasa sasaran serta kualitas terjemahannya.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Teknik, metode dan ideologi penerjemahan apa yang digunakan penerjemah dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!)?
  2. Bagaimanakah dampak teknik, metode dan ideologi penerjemahan dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!) terhadap reproduksi rima dalam teks bahasa sasaran?
  3. Bagaimanakah dampak teknik, metode dan ideologi penerjemahan dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!) terhadap kualitas terjemahannya?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. mendeskripsikan teknik, metode dan ideologi penerjemahan yang digunakan penerjemah dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan (Me and My Dad!) Aku dan Ayahku!.
  2. mengetahui dampak teknik, metode dan ideologi penerjemahan dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahk)! terhadap reproduksi rima dalam teks bahasa sasaran.
  3. mengevaluasi dampak teknik, metode dan ideologi penerjemahan dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!) terhadap kualitas terjemahannya.

 

D. Kesimpulan

1. Terdapat 15 teknik yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan buku dwibahasa A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam). Teknik-teknik tersebut yaitu penerjemahan harfiah, padanan lazim, amplifikasi linguistik, kompensasi, transposisi, reduksi, modulasi, adaptasi, kreasi diskursif, kompresi linguistik, amplifikasi, partikularisasi, generalisasi, peminjaman dan kalke. Metode yang dipilih oleh penerjemah ialah penerjemahan komunikatif dan ideologi yang digunakan ialah domestikasi. Terdapat 9 teknik penerjemahan dalam buku dwibahasa Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!), yaitu penerjemahan harfiah, kompensasi, padanan lazim, amplifikasi, amplifikasi linguistik, modulasi, reduksi, transposisi dan kreasi diskursif. Sama seperti dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam), metode yang digunakan ialah penerjemahan komunikatif dan ideologi yang digunakan ialah domestikasi.

2. Teknik, metode dan ideologi penerjemahan yang digunakan dalam buku dwibahasa A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) dan Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!) dapat menghasilkan rima dalam bahasa sasaran. seluruh bait dalam kedua teks.

3. Teknik, metode dan ideologi penerjemahan yang digunakan dalam buku A Kiss Goodnight (Kecupan Selamat Malam) menghasilkan terjemahan yang akurat, kurang berterima dan mudah dipahami. Sementara itu, dalam buku Me and My Dad! (Aku dan Ayahku!), teknik,metode dan ideologi penerjemahan menghasilkan terjemahan yang akurat, berterima dan mudah