Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Hubungan Partisipasi Siswa dlm PAKEM dan Kemandirian Belajar dgn Ketuntasan Belajar IPS

Judul Skripsi : Hubungan Partisipasi Siswa dalam PAKEM dan Kemandirian Belajar dengan Ketuntasan Belajar IPS

 

A. Latar Belakang Masalah

Ketuntasan belajar merupakan acuan dimana seorang guru mengadakan penilaian untuk mengetahui apakah materi yang sudah disampaikan dikuasai oleh anak. Untuk mencapai ketuntasan belajar, guru membandingkan materi pokok bahasan, standar kompetensi/kompetensi dasar tiap semester dengan materi yang sudah dikuasai anak lewat kegiatan penilaian. Pada pelaksanaan Kurikulum Tingkst Satuan Pendidikan (KTSP) tahun 2006, ketuntasan belajar yang dikenal dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) dibuat oleh masing-masing lembaga pendidikan.

Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini akan mengungkap partisipasi siswa dalam pembelajaran PAKEM, kemandirian belajar dengan ketuntasan belajar IPS, peneliti ingin lebih lanjut dan mendalam untuk mencari hubungan ketiga variabel, arah dan kuatnya hubungan tersebut. Penelitian ini mengambil judul “ Hubungan Partisipasi Siswa Dalam PAKEM dan Kemandirian belajar dengan ketuntasan belajar IPS ” (Studi Korelasi pada SD N 1 Pejagoan Kabupaten Kebumen Tahun Pelajaran 2010/2011).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi siswa dalam PAKEM dengan ketuntasan belajar mata pelajaran IPS? apabila ada, bagaimana bentuk dan kuatnya hubungan?
  2. Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kemandirian belajar dengan ketuntasan belajar mata pelajaran IPS ? apabila ada, bagaimana bentuk dan kuatnya hubungan?
  3. Apakah terdapat hubungan antara partisipasi siswa dalam PAKEM dan kemandirian belajar secara bersama-sama dengan ketuntasan belajar mata pelajaran IPS ? apabila ada, bagaimana bentuk dan kuatnya hubungan?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Ingin mengetahui bentuk dan kuatnya sumbangan partisipasi siswa dalam PAKEM dengan ketuntasan belajar mata pelajaran IPS.
  2. Ingin mengetahui bentuk dan kuatnya sumbangan kemandirian belajar siswa dengan ketuntasan belajar mata pelajaran IPS.

 

D. Kesimpulan

1. Ada hubungan positif yang signifikan antara partisipasi siswa dalam PAKEM dengan ketuntasan belajar IPS. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi, menunjukkan hubungan positif yang signifikan. Hal ini berarti bahwa hubungan yang positif antara partisipasi siswa dalam PAKEM dengan ketuntasan belajar IPS bermakna bagi pembelajaran. Berdasarkan arah dan kuatnya hubungan, hal ini berarti proses pembelajaran dengan pendekatan model pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) dapat mempengaruhi secara positif ketuntasan hasil belajar siswa.

2. Ada hubungan positif yang signifikan antara kemandirian belajar siswa dengan ketuntasan belajar IPS. Berdasarkan hasil perhitungan analisis korelasi, menunjukkan hubungan positif yang signifikan. Hal ini berarti bahwa hubungan yang positif antara kemandirian belajar siswa dengan ketuntasan belajar IPS bermakna bagi pembelajaran. Berdasarkan arah dan kuatnya hubungan, hal ini berarti proses pembelajaran dengan mengembangkan kemandirian belajar dapat mempengaruhi secara positif ketuntasan hasil belajar siswa.

3. Ketuntasan belajar IPS Ada hubungan yang signifikan antara partisipasi siswa dalam PAKEM dan kemandirian belajar bersama-sama dengan ketuntasan belajar IPS. Berdasarkan hasil analisis reregresi ganda menunjukkan adanya sumbangan yang signifikan dengan ketuntasan belajar IPS. Hal ini berarti bahwa hubungan yang positif antara partisipasi siswa dalam PAKEM dan kemandirian belajar dengan ketuntasan belajar IPS bermakna bagi pembelajaran. Berdasarkan arah dan kuatnya hubungan, hal ini berarti proses pembelajaran dengan menggunakan PAKEM dan mengambangkan kemandirian belajar siswa dapat mengoptimalkan ketuntasan hasil belajar IPS.