Hubungan Kepemimpinan dan Budaya terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama

Judul Skripsi : Hubungan Kepemimpinan dan Budaya terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Kementerian Agama sebagai sub sistem pemerintahan Republik Indonesia mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pemerintahan di bidang agama. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Kementerian Agama lebih banyak menitikberatkan pada pelayanan kepada masyarakat di bidang agama. Seiring dengan perkembangan tuntutan pelayanan pada masyarakat yang semakin komplek, perlu terus meningkatkan kualitas kinerja pelayanan masyarakat. Baik buruknya pelayanan kepada masyarakat akan menentukan citra Kementerian Agama di masyarakat karena dengan semakin baiknya kualitas pelayanan, kepuasan dan kepercayaan akan dapat diwujudkan. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen berperan besar dalam memberikan pelayanan kepada pegawai di lingkungannya.

Berdasarkan pengamatan penulis dari kenyataan dan juga banyaknya keluhan pegawai yang ditujukan ke Kankemenag Kab. Sragen, pelayanan dari instansi tersebut kurang memuaskan. Hal ini berdasarkan banyaknya kritik maupun keluhan baik yang secara langsung maupun yang tidak langsung seperti kelambanan dalam menangani masalah, diskriminasi, kurangnya tanggapan terhadap keluhan pegawai, dan lain sebagainya. Belum maksimalnya pelayanan itu tentu tidak lepas dari faktor kepemimpinan yang diterapkan, motivasi kepada pegawai, pelatihan maupun lingkungan kerja, serta faktor-faktor yang lain.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana hubungan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen?
  2. Bagaimana hubungan budaya terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen

C. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan masalah penelitian yang dirumuskan di atas, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah :

  1. Untuk mengetahui hubungan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen;
  2. Untuk mengetahui hubungan budaya terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen;

 

D. Kesimpulan

1. Faktor kepemimpinan yang berdimensi pengaruh, motivasi dan informasi terdapat hubungan dengan kinerja aparatur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen yang dilihat dari aspek efektivitas yaitu pemahaman terhadap tugas yang diberikan kepada pegawai, tingkat kualitas pelayanan aparat yang diberikan terhadap masyarakat pengguna jasa serta relevansi program-program kegiatan yang dilaksanakan dalam organisasi.

2. Faktor budaya yang berdimensi lingkungan eksternal dan lingkungan internal pegawai dengan nilai chi square 42.000 dengan signifikasi 0,000 terdapat hubungan dengan kinerja aparatur pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen yang dilihat dari aspek efektivitas yaitu pemahaman terhadap tugas yang dberikan kepada pegawai, tingkat kualitas pelayanan aparat yang diberikan terhadap masyarakat pengguna jasa serta relevansi program-program kegiatan yang dilaksanakan dalam organisasi.

 

E. Saran

1. Mempersiapkan para pegawai dengan cara mengikutkan pada kursuskursus atau pelatihan teknis untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan yang lebih mendalam di bidang tugasnya serta menerapkan mekanisme kontrol yang tepat.

2. Mengevaluasi keluhan-keluhan serta saran dari masyarakat/pengguna jasa dan mencari titik lemahnya sehingga produk pelayanan yang dihasilkan gagal, serta mencari solusi untuk memperbaiki pelayanan.

3. Meningkatkan pengaruh positif kepada pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen dengan cara memberikan contoh-contoh atau teladan yang baik, mempunyai kewibawaan di depan pegawai agar dapat menumbuhkan rasa segan ataupun rasa hormat, mempunyai pengetahuan / ketrampilan yang lebih baik dari pegawai sehingga apabila dalam suatu pekerjaan tidak dapat dilaksanakan oleh pegawai, dengan cepat dapat diselesaikan oleh pemimpin tugas/pekerjaan yang sulit dilakukan oleh pegawai.