Hubungan Kemandirian Belajar dan Perhatian Orang Tua

Judul Skripsi : Hubungan Kemandirian Belajar dengan Perhatian Orang Tua dengan Prestasi Belajar Mata Kuliah KDPK Mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo

 

A. Latar Belakang Masalah

Proses pendidikan tidak hanya dapat dilakukan di lingkungan sekolah yang sekaligus merupakan lembaga pendidikan formal, tetapi pendidikan juga dapat dilakukan di lingkungan keluarga. Pendidikan dalam keluarga merupakan basis pendidikan yang pertama dan utama. Situasi keluarga yang harmonis dan bahagia akan melahirkan anak atau generasi-generasi penerus yang baik dan bertanggung jawab. Peran orang tua yang seharusnya adalah sebagai orang pertama dalam meletakkan dasar-dasar pendidikan terhadap anak-anaknya. Orang tua juga harus bisa menciptakan situasi pengaruh perhatian orang tua dengan menanamkan norma-norma untuk di kembangkan dengan penuh keserasian, sehingga tercipta iklim atau suasana keakraban antara orang tua dan anak (Surachmad, 2001)

Study pendahuluan berdasarkan evaluasi proses pembelajaran di akhir semester I, nilai akademis mata kuliah KDPK terdapat 30% peserta didik yang mempunyai nilai kurang, 55% cukup dan 15% baik. Dari fenomena tersebut, penulis tertarik untuk melakukan kajian terhadap cara belajar mahasiswa untuk mata kuliah KDPK (Konsep Dasar Praktik Klinik) dikaitkan dengan kemandirian belajar dan perhatian orang tua.  Berdasarkan asumsi di atas maka penulis dalam penelitian ini menentukan kajian dalam judul : ”Hubungan Kemandirian Belajar dengan Perhatian Orang Tua dengan Prestasi Belajar Mata Kuliah KDPK Mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo”.

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

”Apakah ada hubungan antara kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK pada mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo?”

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

Untuk mengetahui hubungan antara kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Keterampilan Dasarr Praktik Klinik) mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo.

Tujuan Khusus

  1. Untuk menganalisis hubungan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Keterampilan Dasarr Praktik Klinik) mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo.
  2. Untuk menganalisis perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Keterampilan Dasarr Praktik Klinik) mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo
  3. Untuk menganalisis hubungan kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Keterampilan Dasarr Praktik Klinik) mahasiswi Semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo.

 

D. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan pada Bab IV, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Terdapat hubungan positif dan signifikan kemandirian belajar dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Konsep Dasar Praktik Klinik) mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo dengan nilai r sebesar 0,763.

2. Tidak terdapat hubungan positif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Konsep Dasar Praktik Klinik) mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo dengan nilai r sebesar 0,124.

3. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian belajar dan perhatian orang tua dengan prestasi belajar mata kuliah KDPK (Konsep Dasar Praktik Klinik) mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Harapan Mulya Ponorogo dengan nilai r sebesar 0,588