Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Hubungan Antara Kesehatan Mental dan Motivasi Belajar dgn Kedisiplinan Siswa

Judul Skripsi : Hubungan Antara Kesehatan Mental dan Motivasi Belajar dengan Kedisiplinan Siswa Kelas XI SMA Negeri di Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga Tahun Pelajaran 2008/2009.

 

A. Latar Belakang Masalah

Kedisiplinan di kalangan pelajar pada sebagian pelajar cenderung kurang. Hal ini dapat kita lihat adanya siswa yang datang terlambat di sekolah, tidak masuk tanpa ijin, membolos dari sekolah, tidak mengerjakan tugas sekolah dsb. Timbul pertanyaan dalam benak kita, bagaimana motivasi belajar bagi siswa-siswa yang melakukan tindak indisipliner tersebut.

Tertarik pada permasalahan tersebut dan sesuai dengan bidang tugas penulis bsebagai Guru Pembimbing (konselor) penulis memberanikan diri untuk mencoba bmengadakan penelitian dengan tema kedisiplinan. Adapun judul yang penulis pilih adalah : HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2008/2009.

 

B. Perumusan Masalah

Dari beberapa pertanyaan dalam identifikasi masalah di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Apakah ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa?
  2. Apakah ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan siswa?
  3. Apakah ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa?

 

C. Tujuan Penelitian

Dari perumusan masalah tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa.
  2. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dengan kedisiplinan siswa
  3. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar siswa secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa.

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah diuraikan di depan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut

  1. Ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan kedisiplinan siswa. Siswa yang sehat mentalnya akan dapat menyesuaikan diri dengan diri sendiri dan lingkungan sekolah sehingga dapat membentuk sikap yang disiplin terhadap tata tertib dan peraturan yang ada.
  2. Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan kedisiplinan siswa. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi akan mempunyai dorongan untuk berlaku tertib dalam mencapai cita-citanya. Sikap tersebut akan diimplementasikan dalam perilaku disiplin di sekolah.
  3. Ada hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan kedisiplinan siswa Kesehatan mental adalah kemampuan jiwa untuk menyesuaikan diri dengan diri sendiri dan lingkungan, kemampuan ini juga akan dimiliki seseorang yang mempunyai disiplin yang tinggi yaitu berupa kepatuhan terhadap tata tertib dan peraturan yang ada. Motivasi adalah dorongan untuk melakukan sesuatu, dorongan ini juga termasuk untuk berlaku disiplin atau tidak terhadap tata tertib dan peraturan yang ada.

E. Saran

Dari hasil analisis penelitian, pembahasan dan kesimpulan di depan, penulis memberanikan diri untuk menyampaikan saran kepada beberapa pihak sebagai berikut :

1. Kepada Siswa

Siswa harus mampu menemukan motivasi baik yang berasal dari dalam dirinya maupun yang berasal dari luar dirinya.

2. Kepada Guru

Untuk dapat menumbuhkan motivasi belajar kepada para siswa dengan berbagai cara.

Incoming search terms: