Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Gerakan Merapi Merbabu Complex (MMC) sebagai Materi Mata Pelajaran Sejarah

Judul Skripsi : Gerakan Merapi Merbabu Complex (MMC) sebagai Materi Mata Pelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Boyolali

 

A. Latar Belakang Masalah

Kebijakan yang ada sekarang mempermudah guru untuk memilih materi pembelajaran karena semua diserahkan kepada guru mata pelajaran yang disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Dalam pengembangan materi pembelajaran harus melihat beberapa faktor, yaitu : sahih, tingkat kepentingan, kebermaknaan, layak dipelajari dan menarik (Sutiyah, 2003). Faktor-faktor tersebut juga terdapat dalam peristiwa MMC. Dengan memanfaatkan peristiwa lokal di Boyolali yaitu peristiwa MMC yang disesuiakan dalam Standar Kompetensi dan Kompoetensi Dasar (SK dan KD) mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali dapat menambah wawasan sejarah lokal sebagai penyokong sejarah nasional. Penyampaian materi lokal oleh guru sebenarnya sudah tersampaikan, akan tetapi dalam kadar yang sedikit. Sedangkan khusus materi peristiwa MMC guru tidak memasukkan dalam materi pembelajaran.

Permasalahanya adalah bagaimana proses usulan peristiwa MMC di sehingga bisa dijadikan sebagai materi alternatif dalam mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali kepada MGMP sejarah. Oleh sebab itu untuk mewujudkan agar bisa terlaksana, sehingga diharapkan dapat menyumbangkan sebuah pemikiran yang dituangkan dalam hasil laporan.

 

B. Perumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah guru sudah memasukkan peristiwa MMC dalam pembelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali?
  2. Bagaimana tanggapan MGMP Sejarah SMA Kabupaten Boyolali dengan usulan memasukkan peristiwa MMC sebagai materi alternatif dalam pembelajaran sejarah?
  3. Bagaimana tindak lanjut yang dilakukan MGMP agar peristiwa MMC dapat menjadi materi mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui apakah guru sudah memanfaatkan peristiwa MMC dalam pembelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali?
  2. Untuk mengetahui tanggapan MGMP Sejarah SMA Kabupaten Boyolali dengan usulan memanfaatkan peristiwa MMC sebagai materi alternatif dalam pembelajaran sejarah?
  3. Untuk mengetahui tindak lanjut yang dilakukan MGMP agar peristiwa MMC dapat menjadi materi mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali?

 

D. Simpulan

Berdasarkan pada sajian data, pokok temuan, dan pembahasan dapat disimpulkan. Meteri sejarah lokal Boyolali khususnya sejarah gerakan MMC sampai saat ini belum dimasukkan sebagai materi mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali dikarenakan beberapa alasan antara lain alokasi waktu yang sangat terbatas, kemampuan guru dan tidak tersedianya bahan ajar. Tanggapan dari MGMP sangat menyambut baik dengan usulan, membutuhkan waktu untuk merealisasikannya. Upaya untuk memasukkan sejarah tentang peristiwa MMC mendapat tanggapan yang positif dari para guru mata pelajaran sejarah di SMA Kabupaten Boyolali, karena banyak nilai bisa dipetik diantaranya nilai kemanusiaan.

Tindak lanjut untuk usaha memasukkan sejarah tentang gerakan MMC sebagai materi mata pelajaran sejarah yang di usulkakan MGMP Sejarah Kabupaten Boyolali adalah dengan membawa usulan materi alternatif yang memasukkan peristiwa MMC ke dalam rapat MGMP sejarah SMA Kabupaten Boyolali.

 

E. Saran

1. Saran untuk Siswa

Hendaknya siswa lebih bisa untuk mengambil tujuan dari mempelajari sejarah, menjauhkan dari kesan bahwa mata pelajaran sejarah sebagai mata pelajaran hafalan. Jika hal tersebut terjadi maka mata pelajaran ini akan menjadi beban bagi siswa.

2. Saran untuk guru mata pelajaran sejarah

Peristiwa-peristiwa sejarah ditingkat lokal yang mempunyai keterkaitan dengan materi pokok seharusnya bisa dimanfaatkan dan dimasukkan sebagai materi mata pelajaran sejarah.