Hubungan Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia

Latar Belakang Masalah Peran Keluarga Untuk Lansia

Segala potensi yang dimiliki oleh lansia bisa dijaga, dipelihara, dirawat dan dipertahankan bahkan diaktualisasikan untuk mencapai kualitas hidup lansia yang optimal (Optimum Aging). Kualitas hidup lansia yang optimal bisa diartikan sebagai kondisi fungsional lansia berada pada kondisi maksimum atau optimal, sehingga memungkinkan mereka bisa menikmati masa tuanya dengan penuh makna, membahagiakan, berguna dan berkualitas. (Depsos, 2007).

Bila fungsi keluarga menurun dapat menyebabkan kualitas hidup lansia menurun pula dan akhirnya akan mengakibatkan angka kesakitan pada lansia meningkat dan angka kematiannya meningkat juga.  Sehubungan dengan hal tersebut maka kami ingin meneliti lebih jauh tentang hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lansia yang diharapkan bisa sebagai satu landasan atau dasar untuk sasaran program promosi kesehatan tentang kualitas hidup lansia

Rumusan Masalah

Apakah ada hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lansia?

Tinjauan Pustaka

  1. Pengertian Keluarga

Menurut UU no. 10 tahun 1992 yang disebut dengan keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami istri dan anaknya, atau ayah dengan anaknya, atau ibu dengan anaknya.

  1. Pengertian Lansia

Lansia adalah kelompok orang yang sedang mengalami suatu proses perubahan yang bertahap dalam jangka waktu beberapa dekade. Menurut WHO (1989), dikatakan usia lanjut tergantung dari konteks kebutuhan yang tidak dipisah-pisahkan.

Peranan keluarga dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan setiap anggota keluarga serta dalam menjamin keberhasilan pelayanan keluarga amat penting sekali, karena keluarga memang punya arti dan kedudukan tersendiri dalam masalah kesehatan. (Azwar, 2007)

Metodologi Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian analitik-observasional dengan pendekatan cross sectional.

Sampel sebanyak 41 lansia berusia 60 tahun ke atas dipilih dari Kelompok Jantung Sehat Surya Group Kediri.

Variabel dependen yang diteliti kualitas hidup lansia. Variabel independen yang diteliti fungsi keluarga.

Faktor perancu yang dikontrol meliputi umur, jenis kelamin, bentuk keluarga dan status pekerjaan.Variabel diukur dengan kuesioner yang telah dilakukan tes validitas dan reliabilitas.

Data dianalisis dengan uji chi kuadrat dan model regresi logistik ganda, dengan menggunakan SPSS 17.0.

Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan pada 41 orang lansia yang menjadi anggota Kelompok Jantung sehat Surya Group Kediri dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup lansia, dan lansia yang berasal dari keluarga dengan fungsi keluarga sehat memiliki kemungkinan untuk berkualitas hidup baik 25 kali lebih besar daripada lansia dengan fungsi keluarga tidak sehat.