Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Fasilitas Belajar Dan Minat Masuk Sekolah Kejuruan

Latar Belakang Masalah Kebutuhan Belajar dan Dasar Masuk Sekolah Kejuruan

Untuk minat anak–anak masuk ke sekolah Kejuruan ini dapat dilihat pada setiap siswa khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen, karena sekarang setiap siswa banyak yang menyadari bahwa berperannya sekolah kejuruan khususnya sekolah Menengah Kejuruan yang kurikulumnya mengacu pada kebutuhan dunia Industri, sehingga dengan demikian setiap sekolah kejuruan dituntut untuk dapat menciptakan tenaga kerja -tenaga kerja yang terampil dan siap untuk diterjunkan ke dunia industri.

Fasilitas Belajar Sekolah Kejuruan

Fasilitas Belajar Sekolah Kejuruan

 

Akhirnya dengan adanya minat yang tinggi dari setiap siswa untuk masuk kesekolah kejuruan, maka kemungkinan akan dapat meningkatkan prestasi belajarnya dan dengan sendirinya anak tersebut nantinya menjadi tenaga kerja Yang trampil baik itu teorinya maupun prakteknya.

Atas dasar uraian di atas maka perlu diteli dan dikaji lebih jauh hubungan antara fasilitas belajar dan minat masuk sekolah kejuruan dengan prestasi belajar siswa kelas XI Program Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen tahun ajaran 2010/2011.

Perumusan Masalah

  1. Adakah hubungan positif antara Fasilitas Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011?
  2. Adakah hubungan positif antara Minat Masuk Sekolah Kejuruan dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Program Teknik Pemesinan Tahun 2010/2011?
  3. Adakah hubungan positif antara Fasilitas Belajar dan Minat Masuk Sekolah Kejuruan, secara bersama-sama dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011?

Tujuan Penelitian

  1. Mengetahui hubungan positif antara Fasilitas Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011.
  2. Mengetahui hubungan positif antara Minat Masuk Sekolah Kejuruan dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Program Teknik Pemesinan Tahun 2010/2011.
  3. Mengetahui hubungan positif antara Fasilitas Belajar dan Minat Masuk Sekolah Kejuruan, secara bersama-sama dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011.

Kesimpulan

  1. Ada hubungan positif antara Fasilitas Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011”. Berdasarkan hasil analisis regresi untuk hubungann Fasilitas Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa. (rhitung = 0,464 > rtabel = 0,250)
  2. Ada hubungan positif antara minat masuk sekolah kejuruan dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Program Teknik Pemesinan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Tahun 2010/2011. Berdasarkan hasil analisis regresi untuk hubungan Minat Masuk Sekolah Kejuruan dengan Prestasi Belajar Siswa. (rhitung = 0,380 > rtabel = 0,250).
  3. Ada hubungan positif antara Fasilitas Belajar dan Minat Masuk Sekolah Kejuruan secara bersama-sama dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Sragen Program Teknik Pemesinan Tahun 2010/2011. Berdasarkan hasil analisis regresi untuk hubungan Fasilitas Belajar dan Minat Masuk Sekolah Kejuruan dengan Prestasi Belajar Siswa. (Fhitung = 12,305; signifikansi = 0,000 < 0,05).