Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Faktor yg Mempengaruhi Kinerja Keuangan Bank Umum-Syariah

Judul Tesis : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Bank Umum Konvensional dan Syariah di Indonesia

 

A. Latar Belakang Masalah

Dalam kenyataannya, tidak semua teori seperti yang telah dipaparkan (dimana pengaruh CAR dan LDR berbanding lurus terhadap ROA serta pengaruh BOPO dan NPL berbanding terbalik terhadap ROA). Menurut Mawardi (2005), faktor-faktor yang mempengaruhi ROA adalah CAR, NIM, NPL, dan BOPO. Dari penelitiannya menunjukkan bahwa risiko kredit (NPL) berpengaruh negatif terhadap ROA, risiko pasar (NIM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, efisiensi operasi (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, Modal (CAR) tidak berpengaruh terhadap ROA.

Berbeda dengan Mawardi, Mahardian (2008) menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ROA adalah CAR, NIM, NPL, BOPO, dan LDR. CAR, NIM, dan LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA serta BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Sementara untuk variabel NPL memiliki pengaruh negatif terhadap ROA, akan tetapi tidak  signifikan. Sedangkan Yuwono (2010), hasil penelitiannya menunjukkan bahwa CAR, NPL, ROA, dan LDR berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan pada tahun berikutnya. CAR dan LDR tidak berpengaruh signifikan, sedangkan NPL dan ROA memiliki pengaruh negatif dan signifikan untuk memprediksi kinerja keuangan pada tahun berikutnya.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

  1. Bagaimana pengaruh CAR terhadap ROA pada bank umum konvensional dan syariah di Indonesia?
  2. Bagaimana pengaruh NPL/NPF terhadap ROA pada bank umum konvensional dan syariah di Indonesia?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini sesuai dengan rumusan masalah di atas adalah :

  1. Menganalisis pengaruh CAR terhadap ROA pada bank umum konvensional dan syariah di Indonesia.
  2. Menganalisis pengaruh NPL/NPF terhadap ROA pada bank umum konvensional dan syariah di Indonesia.

 

D. Kesimpulan

  1. Faktor – faktor yang mempengaruhi ROA adalah variabel- variabel bebas seperti CAR, NPL, BOPO, dan LDR baik pada bank umum konvensional dan bank umum syariah. Pada bank umum konvensional, CAR, NPL, dan LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA sedangkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA.
  2. Berdasar hasil pengujian hipotesis 1.a menunjukan bahwa pada bank umum konvensional variabel CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel ROA. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,041, sehingga hipotesis 1.a diterima. Menurut pengujian hipotesis 1.b, variabel CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel ROA pada bank umum syariah.

 

E. Saran

Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa rasio-rasio keuangan bank pada bank umum konvensional (CAR, NPL, BOPO, dan LDR) mampu memprediksi ROA pada bank umum konvensional di Indonesia periode 2006–2010. Sedangkan pada bank umum syariah hanya BOPO yang mampu memprediksi ROA. Berdasar hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa manajemen bank umum konvensional berturut-turut perlu memperhatikan besarnya BOPO yang mempunyai pengaruh dominan terhadap ROA kemudian NPL, CAR dan LDR. Bank dengan aset yang besar perlu mengelola assetnya dengan baik dengan terus menjaga besarnya BOPO dan melakukan efisiensi dalam menghasilkan pendapatan bunga bank yang optimal. Pada manajemen bank umum syariah perlu memperhatikan BOPO, karena BOPO merupakan variabel yang paling dominan dan konsisten dalam mempengaruhi ROA.

Incoming search terms: