Faktor-Faktor yg Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah

Judul Skripsi : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Madiun Tahun 1991-2010

 

A. Latar Belakang Masalah

Penghitungan nilai PDRB akan diperoleh Pendapatan Regional suatu wilayah. Jika pendapatan regional ini dibagi dengan jumlah penduduk akan mencerminkan tingkat pendapatan per kapita yang digunakan sebagai indikator untuk membandingkan tingkat kemakmuran materiil suatu daerah terhadap daerah lain. PDRB dalam hal ini berfungsi sebagai:

(a) Indikator tingkat pertumbuhan ekonomi

(b) Indikator pertumbuhan regional income per kapita

(c) Indikator tingkat kemakmuran

(d) Indikator tingkat inflasi

(e) Indikator struktur perekonomian

(f) Indikator hubungan antar sektor (PDRB Kab. Madiun,2009).

Salah satu komponen dalam permintaan agregat (aggregate demand) adalah pengeluaran pemerintah. Secara teori dinyatakan bahwa jika pengeluaran pemerintah meningkat maka permintaan agregat akan meningkat. Selain itu, peranan pengeluaran pemerintah di negara sedang berkembang masih besar, mengingat kemampuan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomirelatif terbatas sehingga diperlukan peranan pemerintah. Peningkatan permintaan agregat berarti terjadi pertumbuhan ekonomi, karena pertumbuhan ekonomi diukur dari Produk Domestik Bruto (PDB). Peningkatan PDB berarti peningkatan pendapatan. Peningkatan pendapatan berarti peningkatan kemampuan masyarakat untuk membayar pajak.

 

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah.

  1. Apakah Jumlah Penduduk berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991-2010?
  2. Apakah PDRB berpengaruh terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991- 2010?
  3. Apakah Pengeluaran Pemerintah berpengaruh terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991-2010?

 

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah diatas, maka penelitian ini ditujukan untuk mengetahui,

  1. Pengaruh Jumlah Penduduk terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991- 2010.
  2. Pengaruh PDRB terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991-2010.
  3. Pengaruh Pengeluaran Pemerintah terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun tahun 1991-2010.

 

D. Kesimpulan

Hasil analisis data dan pengujian hipotesis menunjukkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Madiun dipengaruhi oleh Jumlah Penduduk, PDRB dan Pengeluaran Pemerintah. Hal ini telah dibuktikan melalui uji F dan Uji t yang menolak hipotesis nol dan menerima hipotesis alternatif, yang berarti baik secara bersama-sama maupun individual ketiga variabel bebas tersebut mempunyai pengaruh signifikan secara statistik. Nilaikoefisien determinasi yang tinggi mendukung hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini.
  2. Variabel Jumlah Penduduk di Kabupaten Madiun berpengaruh positif dan signifikan terhadapPendapatan Asli Daerah (PAD). Itu berarti dengan semakin banyaknya jumlah penduduk maka jumlahPendapatan Asli Daerah (PAD) akan meningkat. Hal ini tercapai jika penambahan penduduk diikuti dengan peningkatan kualitas SDM dengan pendidikan dan pelatihan ketrampilan kerja sehingga produktivitas meningkat. Peningkatan produktivitas akan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

 

 

E. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah dibuat, maka perlu diambil tindak lanjut dari berbagai pihak terkait masalahPendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Madiun yaitu:

1. Pemerintah Kabupaten Madiun

Pengeluaran pemerintah diutamakan untuk kepentingan publik, utamanya dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana misalnya jalan, jembatan dan pasar dan investasi peningkatan SDM dalam bentuk pendidikan dan pelatihan ketrampilan tenaga kerja, sehingga kegiatan pembangunan dapat dilakukan untuk menciptakan kesejahteraan rakyat.

2. Dunia usaha

Meningkatnya sarana dan prasarana yang dibangun oleh Pemda (misalnya jalan, jembatan dan pasar) harus dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha dalamkegiatan ekonomi dengan meningkatkaan produksi barang dan jasa. Peningkatan jumlah produksi barang dan jasa ini akan meningkatkan PDRB.

 

Incoming search terms: