Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Risk Disclosure dgn Pendekatan Stakeholder Theory

Judul Skripsi : Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risk Disclosure dengan Pendekatan Stakeholder Theory pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia

 

A. Latar Belakang Masalah

Berdasarkan gap penelitian diatas maka studi ini akan melakukan penelitian dengan menggunakan replikasi dari peneliti Amran (2009), dengan menggunakan faktor-faktor yang mempengaruhi risk disclosure yaitu leverage, kepemilikan saham institusional, kemampuan menghasilkan laba dan proporsi pembayaran pajak dengan pendekatan stakeholder theory. Stakeholder berperan penting dalam perusahaan untuk kinerja usaha yang dijalankan dalam suatu periode tertentu. Kesalahan informasi yang diperoleh stakeholder akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan dimasa yang akan datang, oleh karena itu pengungkapan risiko ini akan memberikan pertimbangan bagi stakeholder dalam pengambilan keputusan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi stakeholder di Indonesia dalam pengambilan keputusan. Adapun stakeholder tersebut antara lain pemegang saham, calon investor, kreditor, pemilik  maupun pemerintah. Informasi yang dihasilkan diharapkan dapat memberikan acuan dalam pengambilan keputusan dimasa yang akan datang. Kesalahan pengungkapan risiko berdampak pada kesalahan stakeholder dalam pengambilan keputusan.

 

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan hasil Amran (2009) bisa diinvertigasi lebih lanjut yaitu terdapat Dua hal yang tidak dipertimbangkan yaitu kemampuan menghasilkan laba dan proporsi pembayaran pajak. Kedua hal tersebut akan berperan bagi calon investor dan pemerintah.

 

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah diatas, penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi risk disclosure (leverage, kepemilikan saham institusional, kemampuan menghasilkan laba, proporsi pembayaran pajak) dengan pendekatan stakeholder theory dengan variabel kontrol profil perusahaan, ukuran perusahaan dan umur perusahaan.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Berdasarkan jumlah sampel yaitu 130 laporan keuangan perusahaan manufaktur pada tahun 2008 -2009 melakukan pengungkapan yang terdiri dari risiko keuangan, risiko integritas, risiko lingkungan, risiko strategis, risiko operasional, dan risiko informasi dan teknologi. Rerata pengungkapan risiko sebesar 44%.

2. Variabel leverage berpengaruh secara negatif terhadap pengungkapan risiko pada signifikasi 0,05. Variabel kepemilikan saham institusional, kemampuan menghasilkan laba, proporsi pembayaran pajak tidak berpengaruh terhadap pengungkapan risiko

3. Variabel kontrol yang berpengaruh negatif terhadap pengungkapan risiko adalah ukuran perusahaan sedangkan profil dan umur perusahaan tidak mempunyai pengaruh.

 

E. Saran

1. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah periode pengamatan

2. Penelitian selanjutnya dapat ditambahkan variabel risiko yang lain karena pengungkapan risiko pada perusahaan manufaktur masih bersifat sukarela