Evaluasi Kinerja Bidan Puskesmas dlm Pelayanan Antenatal Care (ANC)

Judul Skripsi : Evaluasi Kinerja Bidan Puskesmas dalam Pelayanan Antenatal Care (ANC) di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta

 

A. Latar Belakang Masalah

Pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh bidan puskesmas salah satunya adalah pemeriksaan antenatal yaitu pemeriksaan kehamilan yang dilakukan untuk memeriksa keadaan ibu dan janin secara berkala, yang diikuti dengan upaya koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan.

Tujuan utama asuhan antenatal adalah untuk memfasilitasi hasil yang sehat dan positif bagi ibu maupun bayinya dengan cara membina hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi komplikasi-komplikasi yang dapat mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran dan memberikan pendidikan. Asuhan antenatal penting untuk menjamin agar proses alamiah tetap berjalan normal selama kehamilan (Pusdiknakes, 2003). Perilaku bidan dalam pelayanan ANC inilah yang menarik minat peneliti untuk melakukan penelitian pada bidan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah kinerja bidan Puskesmas ditinjau dari faktor predisposisi (pengetahuan, sikap dan pelatihan) dalam melakukan Antenatal Care terhadap standar pelayanan kebidanan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ?
  2. Bagaimanakah kinerja bidan Puskesmas ditinjau dari faktor pendukung (ketersediaan sarana medis/non medis) dalam melakukan Antenatal Care terhadap standar pelayanan kebidanan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ?
  3. Bagaimanakah kinerja bidan Puskesmas ditinjau dari faktor pendorong (pembinaan/supervisi dari kepala puskesmas) dalam melakukan Antenatal Care terhadap standar pelayanan kebidanan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta ?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan Umum

untuk mengetahui perilaku bidan dalam melakukan pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care) terhadap standar pelayanan kebidanan serta teknis dalam pemeriksaan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta.

Tujuan Khusus

  1. Mengetahui faktor pedisposisi (pengetahuan, sikap dan pelatihan) bidan dalam pemeriksaan kebidanan ibu hamil terhadap standar pelayanan kebidanan.
  2. Mengetahui faktor pendukung (ketersediaan sarana medis/non medis) bidan dalam pemeriksaan kebidanan ibu hamil terhadap standar pelayanan kebidanan.

 

D. Kesimpulan

1. Faktor Predisposisi Bidan Puskesmas dalam Pelayanan Antenatal Care (ANC) Pengetahuan bidan dan pelatihan yang sudah diikuti bidan tersebut ternyata belum membuat sikap bidan dalam pelaksanaan ANC tersebut benar, hal ini dibuktikan masih terdapat bidan yang belum benar atau belum tepat dalam pemberian pelayanan ANC khususnya dalam menyambut klien dengan ramah, memperkenalkan diri dan berjabat tangan dengan pasien, meminta persetujuan dan kontrak waktu, merespon terhadap reaksi pasien dengan tepat dan komunikasi aktif dengan pasien, sikap bidan untuk sabar dan teliti, tidak tergesa-gesa, percaya diri serta tidak gugup dan dalam memberikan perhatian terhadap setiap pertanyaan klien.

2. Faktor Pendukung dalam Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) Hasil observasi yang dilakukan terhadap pelaksanaan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dari keseluruhan bidan masih terdapat beberapa bidan yang melaksanakan tindakan tetapi kurang tepat. Tindakan yang kurang tepat tersebut diantaranya adalah dalam pemeriksaan fisik, pemeriksaan tanda-tanda vital, pelaksanaan pemeriksaan fisik kepala dan leher, pelaksanaan pemeriksaan dada, pelaksanaan pemeriksaan Palpasi menurut Leopold I, II, III dan IV, pelaksanaan pemeriksaan tangan dan kaki, pelaksanaan pemeriksaan punggung, pelaksanaan promosi dan pelaksanaan promosi kesehatan.

3. Faktor Pendorong Bidan dalam Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) Hasil penelitian tentang pelaksanaan monitoring bidan dalam pelayanan Antenatal Care (ANC) sudah sesuai dengan pedoman kerja. Monitoring dilakukan oleh kepala puskesmas baik secara langsung maupun tidak langsung setiap satu bulan sekali kemudian dilakukan evaluasi program untuk mengetahui hasil pelaksanaan pekerjaan dari bidan.

 

Incoming search terms: