Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Realistik

Judul Skripsi : Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Realistik Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas V SD di Kecamatan Leuwisari Tasikmalaya

 

A. Latar Belakang Masalah

Keberhasilan belajar matematika, di antaranya gaya belajar matematika. Gaya belajar matematika merupakan cara yang khas dan konsisten dilakukan oleh siswa dalam menyerap informasi. Menurut Deporter dan Hernacki (2000:112–113) gaya belajar matematika dikelompokkan menjadi tiga tipe, yaitu tipe auditorial, tipe visual, dan tipe kinestetik. Orang yang bertipe visual lebih mudah menyerap informasi jika menggunakan indra penglihatan, orang yang bertipe auditorial memiliki ciri – ciri tidak suka membaca dan lebih suka bertanya untuk mendapatkan informasi, sedangkan orang yang bertipe kinestetik selalu ingin bergerak.

Kebanyakan siswa belum mengenal persis gaya belajar yang dimilikinya, sehingga mereka belum dapat menerapkannya secara optimal. Menurut Nurita Putranti gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar siswa. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, siswa dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar.Dengan demikian, pendekatan pembelajaran realistik dan gaya belajar diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa pada soal matematika, yang akhirnya bermuara pada peningkatan prestasi belajar matematika siswa.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Apakah pendekatan realistik dapat menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan dengan pendekatan konvensional?
  2. Apakah terdapat pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika dalam menyelesaikan soal matematika pada pokok bahasan geometri?
  3. Apakah ada interaksi antara penggunaan pendekatan pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada pokok bahasan geometri?

 

C. Tujuan Penelitian Skripsi

  1. Untuk mengetahui apakah penggunaan pendekatan realistik dapat menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pendekatan konvensional (ceramah bervariasi/ ekspositori).
  2. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa.
  3. Untuk mengetahui apakah terdapat interaksi antara penggunaan pendekatan pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika.

 

D. Kesimpulan

1. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan reliastik maupun pendekatan konvensional memberikan pengaruh yang sama terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan geometri, ini tidak sesuai dengan kajian teori yang menyatakan bahwa pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik lebih baik daripada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan konvensional. Hal ini dapat terjadi karena belum terbiasanya siswa dalam kegiatan pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan realistik.

2. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa gaya belajar siswa untuk kategori auditorial, visual, maupun kinestetik memberikan pengaruh yang sama terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan geometri. Hal ini dapat terjadi karena dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan tes angket untuk mengetahui gaya belajar siswa, mungkin dalam pengisian angket tersebut siswa tidak benar-benar mengisi angket dengan keadaan yang sebenarnya.

3. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan geometri.

 

E. Saran

Kepada guru dan calon guru matematika, hendaknya memperhatikan pendekatan pembelajaran yang tepat dan menarik agar siswa lebih mudah memahami matematika sehingga menghasilkan prestasi yang lebih baik. Selain pendekatan pembelajaran yang perlu diperhatikan dalam menyelesaikan soal matematika juga faktor-faktor yang lain yang bisa mempengaruhi prestasi belajar matematika.