Eksperimentasi Pembelajaran Berbasis Masalah- Diskusi Kelas yang Ditinjau dari IQ Siswa

Judul Skripsi : Eksperimentasi Pembelajaran Berbasis Masalah – Diskusi Kelas yang Ditinjau dari IQ Siswa pada Materi Logika pada Siswa SMK Magetan

 

A. Latar Belakang Pembelajaran

Kecerdasan intelektual merupakan salah satu faktor yang cukup penting yang berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Dengan adanya perbedaan tingkat IQ pada siswa maka prestasi belajar siswa akan memperoleh hasil yang berbeda. Siswa yang mempunyai IQ tinggi akan mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai IQ sedang dan IQ rendah. Kecerdasan intelektual (IQ) merupakan karakteristik yang melekat pada setiap siswa, karena IQ merupakan sifat bawaan atau keturunan dari keluarga yang dibawa sejak lahir.

Beberapa macam model pengajaran interaktif diharapkan mampu mengatasi permasalahan dalam pembelajaran matematika. Dua diantaranya adalah Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) dan Classroom Discussion (Diskusi Kelas). Oleh karena itu guru dituntut untuk mendorong siswa agar mereka dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Guru dituntut untuk mendorong siswa belajar secara aktif dan dapat meningkatkan kemampuan dalam memahami suatu konsep dalam matematika.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik, pembelajaran berbasis masalah atau diskusi kelas?
  2. Apakah siswa yang mempunyai IQ tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai IQ sedang, dan siswa yang mempunyai IQ sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai IQ rendah?
  3. Pada IQ tinggi, model pengajaran manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik, pada IQ sedang model pengajaran manakah yang memberikan prestasi belajar yang lebih baik sedangkan pada IQ rendah model pengajaran manakah yang memberikan prestasi yang lebih baik.

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih baik antara pembelajaran Berbasis Masalah dengan Diskusi Kelas.
  2. Untuk mengetahui pengaruh IQ terhadap prestasi belajar matematika siswa.
  3. Untuk mengetahui pada siswa yang mempunyai IQ tinggi model pengajaran mana yang lebih baik, pada siswa yang mempunyai IQ sedang model pengajaran mana yang lebih baik, dan pada siswa yang mempunyai IQ rendah, model pengajaran mana yang lebih baik.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Tidak terdapat perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Diskusi Kelas, karena kedua model pembelajaran tersebut memberikan rataan prestasi belajar yang sama.

2. Siswa yang mempunyai IQ tinggi mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai IQ sedang dan siswa yang mempunyai IQ rendah. Siswa yang mempunyai IQ sedang mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang mempunyai IQ rendah.

3. Pada siswa yang mempunyai IQ tinggi, Pembelajaran berbasis masalah memberikan rataan prestasi belajar matematika yang sama dengan Diskusi Kelas

4. Pada siswa yang mempunyai IQ sedang, Pembelajaran berbasis masalah memberikan rataan prestasi belajar matematika yang sama dengan Diskusi Kelas

5. Pada siswa yang mempunyai IQ rendah, Diskusi Kelas memberikan rataan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari pada Pembelajaran berbasis masalah