Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT dan STAD dari Keingintahuan dan Gaya Kognitif

Judul Skripsi : Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Student Teams Achievement Divisions (STAD) Ditinjau dari Keingintahuan dan Gaya Kognitif Peserta Didik

 

A. Latar Belakang

Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran kelompok yang menghendaki adanya kerja sama antar anggota kelompok dalam memahami suatu konsep. Melalui model pembelajaran kooperatif, peserta didik secara aktif mengkonstruksi pemahamannya secara berkelompok. Peserta didik secara kooperatif mengkonsultasikan kesulitan yang dialaminya kepada peserta didik lain sehingga melalui model pembelajaran kooperatif sangat dimungkinkan bagi peserta didik untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami. Rendahnya prestasi belajar matematika peserta didik dimungkinkan tidak hanya dipengaruhi oleh model pembelajaran yang diterapkan di dalam kelas. Terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar matematika yang juga perlu mendapat perhatian dari guru. Faktor-faktor tersebut antara lain keingintahuan dan gaya kognitif peserta didik. Setiap peserta didik mempunyai kategori keingintahuan dan karakteristik gaya kognitif yang berbeda-beda.

Dalam  mempelajari matematika pun demikan, setiap peserta didik memiliki kategori keingintahuan yang berbeda-beda terhadap suatu konsep matematika. Ada peserta didik yang sangat antusias ingin mengetahui dan memahami suatu konsep matematika, namun ada pula peserta didik yang menganggap bahwa suatu konsep matematika itu tidak penting. Begitu juga untuk gaya kognitif, ada peserta didik yang terampil dalam menguraikan suatu hal-hal yang kompleks dan ada pula peserta didik yang lebih tertarik terhadap mata pelajaran sosial dibandingkan mata pelajaran matematika.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, peserta didik yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe NHT atau STAD?
  2. Manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, peserta didik yang memiliki keingintahuan tinggi, sedang, atau rendah?
  3. Manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent atau field independent?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, peserta didik yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe NHT atau STAD.
  2. Untuk mengetahui manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik, peserta didik yang memiliki keingintahuan tinggi, sedang, atau rendah.
  3. Untuk mengetahui manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik, peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent atau field independent.

 

D. Simpulan

1. Prestasi belajar matematika peserta didik yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe NHT lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika peserta didik yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe STAD.

2. Prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki keingintahuan tinggi lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki keingintahuan sedang maupun rendah, dan prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki keingintahuan sedang lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki keingintahuan rendah.

3. Prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki gaya kognitif field independent lebih baik dibandingkan prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki gaya kognitif field dependent.