Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Efektivitas Program Kemitraan dlm Penyaluran Kerja Bagi Penyandang Cacat

Judul Skripsi : Efektivitas Program Kemitraan dalam Penyaluran Kerja Bagi Penyandang Cacat

 

A. Latar Belakang

Salah satu lembaga pemerintah dibawah Departemen Sosial yang melaksanakan bimbingan ketrampilan melalui rehabilitasi bagi penyandang cacatdalam hal ini penyandang cacat tubuh adalah Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina  Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Di BBRSBD ini program rehabilitasi dimulai dari rekruitmen hingga penyaluran. Dalam rangka penyaluran kerja bagi penyandang cacat BBRSBD Prof.Dr.Soeharso telah melakukan program kemitraan dengan berbagai pihak, antara lain dengan instansi pemerintah yang terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, dengan perusahaan, dengan elemen masyarakat seperti organisasi sosial, tokoh masyarakat dan sebagainya.

Sejauh ini BBRSBD Prof. Dr. Soeharso telah banyak merehabilitasi penyandang cacat, namun yang menjadi persoalan adalah bagaimana tindak lanjutnya yaitu mengusahakan penyalurannya setelah penyandang cacat selesai menerima rehabilitasi. Selama ini kemitraan yang dibina melalui kerjasama oleh lembaga ini dengan lembaga lain maupun dengan masyarakat dan swasta untuk mengusahakan penyaluran kerja penyandang cacat masih belum berjalan seperti yang diharapkan. Berikut ini adalah data tentang Program kemitraan yang telah dilaksanakan BBRSBD dan penyandang cacat yang berhasil disalurkan.

 

B. Perumusan Masalah

  1. Bagaimana efektivitas pelaksanaan program kemitraan dalam penyaluran kerja bagi penyandang cacat di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof.Dr. Soeharso Surakarta ?
  2. Faktor apa yang mendukung dan menghambat pelaksanaan program kemitraan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Prof. Dr. Soeharso Surakarta dalam melaksanakan penyaluran kerja bagi penyandang cacat ?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui efektivitas program kemitraan yang dilaksanakan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof. Dr. Soeharso dalam rangka penyaluran kerja bagi penyandang cacat.
  2. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program kemitraan yang dilaksanakan di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa dalam penyaluran kerja bagi penyandang cacat.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum implementasi program kemitraan dalam penyaluran kerja bagi penyandang cacat belum dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada, meskipun masih banyak ditemukan hambatan hambatan yang berasal dari aspek perilaku pelaksana, komunikasi, sumber daya, dan pengaruh lingkungan ekonomi, lingkungan sosial politik. Demikian pula ditemukan pendukung politis, pendukung strategis dan pendukung teknis. Beberapa hal yang ditemukan dalam penelitian adalah sebagai berikut :

1. Dalam kaitannya input yang dipergunakan dengan output yang dihasilkan pada program kemitraan dalam penyaluran kerja bagi penyandang cacat di BBRSBD Prof.Dr. Soeharso Surakarta dinyatakan belum optimal

2. Sedangkan program kemitraan dalam penyaluran kerja bagi penyandang cacat di BBRSBD apabila dilihat dari output dan outcomenya dapat dinyatakan kurang efektif.

 

E. Saran Skripsi

1. Instansi BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta dengan mitrakerja yang meliputi instansi-instansi terkait, para pengusaha dan elemenelemen masyarakat untuk meningkatkan sosialisasi Undang-Undang Nomer 4 tahun 1997 dan Peraturan Pemerintah Nomer 43 tahun 1998 khususnya yang berkaitan dengan penyaluran tenaga kerja penyandang cacat sehingga makna lebih dimengerti dan disadari sehingga ikut berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan penyaluran tenaga kerja penyandang cacat.

2. Perlu ditingkatkan komunikasi dan koordinasi BBRSBD Prof.Dr.Soeharso Surakarta dengan mitra kerja yang sinergis, selaras, dan saling menguntungkan serta komunikasi yang dua arah.