Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TS-TS dan NHT Terhadap Prestasi Belajar

Judul Skripsi : Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS) dan Numbered Heads Together (NHT) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP di Kabupaten Bantul Ditinjau dari Aktivitas Belajar

 

A. Latar Belakang Skripsi

Selain model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS, alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Model pembelajaran ini memberi penekanan struktur tertentu yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. NHT sebagai model pembelajaran pada dasarnya merupakan sebuah variasi diskusi kelompok. Adapun ciri khas dari NHT adalah guru hanya menunjuk seorang siswa yang mewakili kelompoknya. Dalam menunjuk siswa tersebut, guru tanpa memberi tahu terlebih dahulu siapa yang akan mewakili kelompok tersebut.

Menurut Muhammad Nur (2005: 78), dengan cara tersebut akan menjamin keterlibatan total semua siswa dan merupakan upaya yang sangat baik untuk meningkatkan tanggung jawab individual dalam diskusi kelompok. Selain itu model pembelajaran NHT memberi kesempatan kepada siswa untuk membagikan ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat.

 

B. Perumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi, pemilihan dan pembatasan masalah, dapatn dirumuskan permasalahan sebagai berikut:

  1. Manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik, pembelajaran dengan model kooperatif tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS), model kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) atau pembelajaran konvensional?
  2. Manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik, aktivitas belajar tinggi, sedang atau rendah?

 

C. Tujuan Penelitian

Sejalan dengan perumusan masalah yang telah diuraikan, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik di antara pembelajaran dengan model kooperatif tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS), model kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) atau pembelajaran konvensional.
  2. Untuk mengetahui manakah yang memberikan prestasi belajar lebih baik di antara siswa dengan aktivitas belajar tinggi, sedang atau rendah.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan serta mengacu pada perumusan masalah yang telah diuraikan pada Bab I, dapat disimpulkan bahwa pada siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Bantul pada semester gasal tahun pelajaran 2011/2012, khususnya pada materi persamaan garis lurus :

1. Pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay-Two Stray (TS-TS) memberikan prestasi belajar matematika yang sama dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Di sisi lain, prestasi belajar matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS dan kooperatif tipe NHT lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.

2. Siswa dengan aktivitas belajar tinggi mempunyai prestasi belajar paling baik, sedangkan siswa yang mempunyai aktivitas belajar sedang lebih baik prestasinya daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah

 

E. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan implikasi penelitian, maka dapat dikemukakan saran sebagai berikut:

1. Bagi guru matematika

Hendaknya melakukan inovasi pembelajaran melalui model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS dan NHT dalam upaya meningkatkan prestasi belajar matematika siswa khususnya pada materi persamaan garis lurus.

2. Bagi peneliti lain

Dapat melakukan kajian yang lebih mendalam tentang pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe TS-TS, NHT dan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika siswa.

 

Incoming search terms: