Efek Pemberian Jus Avokad terhadap Kadar Kolesterol HDL dan LDL Tikus Putih

Judul Skripsi : Efek Pemberian Jus Avokad terhadap Kadar Kolesterol HDL  dan LDL Tikus Putih

 

A. Latar Belakang Masalah

Karakteristik diet “mediterania” adalah tingginya konsumsi sayuran, polong -polongan, buah-buahan dan kacang-kacangan, unrefined sereal, dan minyak zaitun, konsumsi rendah lemak jenuh, konsumsi sedang produk ikan, konsumsi rendah-sedang produk daging dan hewan unggas, konsumsi rendahsedang produk susu, dan konsumsi sedang alkohol (Trichopoulos dan Lagiou., 2004 ). Makanan yang memiliki kadar MUFA tinggi di antaranya adalah kacang, avokad, minyak zaitun, wijen, dan tahini (pasta dari biji wijen yang dipanggang). Diet tinggi MUFA dapat menyebabkan hipotrigliseridemia melalui mekanisme yang belum jelas. Diet tinggi MUFA dan PUFA juga disebutkan dapat menurunkan sistesis VLDL (Etherton., 1999).Dari antara bermacam-macam makanan yang disebutkan di atas, avokad adalah buah yang cukup populer di Indonesia dan bisa ditemukan baik di supermarket maupun di pasar-pasar tradisional sehingga penyusunan menu diet mudah untuk dilakukan. Avokad dikenal sebagai buah yang tinggi lemak sehingga masyarakat takut mengonsumsinya, terutama wanita, karena anggapan bahwa konsumsi avokad dapat meningkatkan berat badan. Akan tetapi sebaliknya lemak yang terkandung dalam avokad adalah lemak yang baik yang sebagian besar terdiri dari asam lemak tak jenuh tunggal/MUFA yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan memproteksi kerusakan arteri (Harmini., 2010).

Peningkatan berat badan karena konsumsi MUFA yang tinggi secara ilmiah belum pernah dilaporkan (Ros., 2003). Buah avokad selain sebagai sumber asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda (MUFA dan PUFA) juga merupakan sumber phytosterol, zat ini adalah analog kolesterol pada tanaman. Zat ini berfungsi untuk mencegah penyerapan kolesterol di usus halus dan mengurangi sintesis kolesterol di hati (Duester., 2001). Berdasarkan fakta ini, penulis menjadi tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pengaruh pemberian jus avokad terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL pada hewan coba tikus putih.

 

B. Rumusan Masalah

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah :”Adakah pengaruh pemberian jus Avokad (Persea americanaP.Mill) terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL pada tikus putih (Rattus norvegicus)?”

 

C. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian jus Avokad (Persea americana P.Mill) terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL pada tikus putih (Rattus norvegicus)

 

D. Simpulan

1. Rerata kadar HDL kelompok I-V berturut-turut adalah 54,78 ; 50,36 ; 53,34 ; 50,40 ; dan 58,92 mg/dl, sedangkan rerata kadar LDL kelompok I-V berturut-turut adalah 25,54 ; 37,47 ; 14,98 ; 19,06 ; dan 22,78 mg/dl.

2. Pemberian jus Avokad (Persea americana P.Mill) berbagai dosis pada tikus putih (Rattus norvegicus) kelompok III, IV, dan V, terbukti dapat berpengaruh terhadap rerata kadar kolesterol LDL secara signifikan (p<0,05) dan tidak berpengaruh terhadap rerata kadar kolesterol HDL (p>0,05).

 

E. Saran

1. Perlu dilakukan penelitian dengan subyek yang berbeda, misalnya dengan hewan yang lebih besar, untuk mengetahui secara lebih dalam lagi mengenai pengaruh pemberian jus avokad terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL.

2. Penelitian dengan subyek manusia sangat penting dilakukan untuk menentukan dosis Avokad yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL manusia.