Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Durabilitas Beton yg Mengandung Fly Ash utk Perkerasan Kaku yg Tahan Terhadap Air Laut

Judul Skripsi : Durabilitas Beton yang Mengandung Fly Ash untuk Perkerasan Kaku ( Rigid Pavement ) yang Tahan Terhadap Air Laut

 

A. Latar Belakang

Abu terbang, yang merupakan limbah selama ini belum termanfaatkan secara optimal, sehingga tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan masalah lingkungan karena abu terbang ,mengandung limbah B3, yaitu unsur As, Cd, dan Pb; juga karena penumpukannya Oleh karena itu perlu upaya pemanfaatan limbah abu. terbang, yang dalam penelitian ini dimanfaatkan sebagai bahan tambah pada beton, yaitu untuk mengurangi jumlah pemakaian semen pada adukan beton tanpa mengurangi mutu beton (kuat tekan beton) dan untuk menambah kekedapan beton terhadap air Tingkat pemanfaatan abu terbang (fly ash) dalam produksi semen saat ini masih tergolong amat rendah. Cina memanfaatkan sekitar 15 persen, India kurang dari lima persen, untuk memanfaatkan abu terbang dalam pembuatan beton ( Rony Ardiansyah, IP-U Dosen Teknik sipil UIR, 2010 ).

Abu terbang ( fly ash ) itu sendiri, kalau tidak dimanfaatkan juga bisa menjadi ancaman bagi lingkungan. Karenanya dapat dikatakan, pemanfaatan abu terbang akan mendatangkan efek ganda pada tindak penyelamatan lingkungan, yaitu penggunaan abu terbang akan memangkas dampak negatif kalau bahan sisa ini dibuang begitu saja dan sekaligus mengurangi penggunaan semen Portland dalam pembuatan beton.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Sejauh manakah design job mix formula beton yang mengandung fly ash dapat digunakan untuk perbaikan jalan?
  2. Bagaimanakah kinerja kekuatan dan durabilitas beton dengan fly ash sebagai bahan perbaikan jalan yang terendam air laut?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui job mix formula beton yang mengandung fly ash sebagai bahan perbaikan jalan beton yang tahan terhadap air laut.
  2. Untuk mengetahui kekuatan dan durabilitas beton yang mengandung fly ash sebagai bahan perbaikan jalan yang tahan terhadap air laut.

 

D. Kesimpulan

1. Design job mix formula beton dengan kadar fly ash 0% dan 10% untuk kondisi yang tidak terendam air laut bisa digunakan untuk perbaikan jalan karena sesuai dengan parameter yang disyaratkan Bina Marga dan SNI dalam perencanaan perkerasan kaku (rigid pavement)

2. Kinerja kekuatan dan durabilitas beton dengan kadar fly ash 0%, 10%, bisa memenuhi nilai kuat tekan beton yang disyaratkan Bina Marga sebagai bahan perbaikan jalan yang tahan terhadap air laut tetapi tidak bisa memenuhi parameter yang disyaratkan SNI dalam perencanaan perkerasan kaku (rigid pavement).

 

E. Saran

1. Penggunaan beton fly ash lebih tepat untuk pembangunan jalan beton yangbaru, dikarenakan penggunaan beton fly ash diperlukan waktu yang lama untuk mencapai kekuatan maksimum yang disebabkan reaksi pozzolan lebih lambat daripada semen.

2. Dari hasil penelitian, beton K350 dengan kadar fly ash optimum sebesar 10% tidak bisa mencapai parameter yang disyaratkan jika terkena pengaruh dari air laut. Diperkirakan dengan peningkatan mutu beton dan lama umur beton akan mempengaruhi dan meningkatkan kekuatan beton sehingga bisa tahan terhadap pengaruh air laut.

3. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kadar penambahan fly ash dan umur optimum beton fly ash yang tahan terhadap pengaruh air laut.