Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Dampak Privatisasi dan Corporate Governance pada Kinerja Keuangan BUMN di Indonesia

Judul Skripsi : Dampak Privatisasi dan Corporate Governance pada Kinerja Keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia

 

A. Latar Belakang Skripsi

Manfaat penerapan CG menurut Tjager (2003) adalah

(1) untuk meminimalkan agency cost atau biaya yang timbul sebagai akibat dari pendelegasian kewenangan kepada manajemen termasuk biaya penggunaan sumber daya perseroan untuk kepentingan pribadi maupun dalam rangka pengawasan terhadap perilaku manajemen sendiri

(2) untuk meminimalkan cost of capital yang harus ditanggung bila perusahaan mengajukan pinjaman kepada kreditur

(3) untuk meningkatkan nilai saham perusahaan

(4) untuk meningkatkan citra perusahaan.

Pengendalian biaya di dalam penerapan tersebut berakibat pada suatu kepercayaan masyarakat tentang efisiensi yang diterapkan oleh perusahaan. CG merupakan serangkaian mekanisme yang dapat melindungi pihak-pihak minoritas dari perilaku kurang baik yang dilakukan oleh para manajer dan pemegang saham pengendali dengan penekanan pada mekanisme legal (Shleiver dan Vishny, 1997).

Peneliti menggunakan sampel BUMN di Indonesia yang telah melakukan privatisasi tanpa membuat sub-sampel kemudian melihat dan membandingkan perubahan kinerja yang terjadi sebelum dan setelah privatisasi. Penelitian ini juga meneliti hubungan antara CG dan kinerja keuangan perusahaan BUMN. Kajian  mengenai CG yang sudah banyak diteliti adalah dewan komisaris dan komite audit. Penelitian terdahulu belum banyak mengkaitkan latar belakang pendidikan dewan komisaris utama (Ahmed et al., 1994) dan latar belakang pendidikan komite audit (Anggitarani, 2008). Oleh karena itu, penulis menyimpulkan judul yang sesuai dengan penelitian ini adalah “Dampak Privatisasi dan Corporate Governance Pada Kinerja Keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Di Indonesia”.

 

B. Perumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penilitian adalah:

  1. Apakah terdapat perbedaan antara kinerja keuangan BUMN tiga tahun sebelum privatisasi dan tiga tahun sesudah privatisasi?
  2. Apakah terdapat pengaruh CG terhadap kinerja keuangan BUMN setelah privatisasi dari tahun 2007-2011?
  3. Tujuan Penelitian

 

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan penelitian di atas, penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Menguji apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan BUMN sebelum privatisasi dengan kinerja keuangan sesudah privatiasi.
  2. Menguji pengaruh CG terhadap kinerja keuangan BUMN.

 

D. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Hasil uji beda mean menunjukkan tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan pada perusahaan BUMN tiga tahun sebelum dan tiga tahun sesudah privatisasi. Jadi dengan diterapkannya privatisasi maka tidak mampu meningkatkan keuntungan perusahaan dari modal yang dimiliki dan tidak mampu meningkatkan keuntungan dari aset yang dimilikinya.

2. Semakin banyak jumlah komite audit, proporsi komite audit independen, dan jumlah rapat komite audit maka semakin baik pula kinerja keuangan bperusahaan BUMN, sedangkan semakin banyak jumlah dewan komisaris, proporsi komisaris independen, jumlah rapat dewan komisaris, proporsi latar belakang pendidikan dewan komisaris, proporsi komite audit independen, proporsi latar belakang pendidikan komite audit akan menurunkan kinerja keuangan perusahaan BUMN.

 

E. Saran

Berdasarkan kesimpulan dan keterbatasan penelitian yang telah dilakukan di atas, sehingga saran-saran yang dapat penulis berikan:

1. Pengukuran kinerja dapat menggunakan pengukuran yang lainnya yang mungkin hasil akan berbeda pula.

2. Sampel perusahaan tidak terbatas hanya BUMN di Indonesia, tetapi dapat dibandingkan dengan sampel BUMN di Negara lain yang melakukann privatisasi.

3. Jumlah variabel yang diteliti sebaiknya dievaluasi, karena masih banyak variabel independen yang tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan.