Contoh Tesis Manajemen Komunikasi – Manajemen Komunikasi Program Corporate Social Responsibility Coca-Cola

Contoh Tesis Manajemen KomunikasiJudul Tesis MANAJEMEN KOMUNIKASI PROGRAM CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) CCFI (COCA-COLA FOUNDATION INDONESIA) “RUMAH BELAJAR” di JOGJA STUDY CENTER (JSC) YOGYAKARTA

Pendahulaan Tesis

Di Tanah Air, debut CSR semakin menguat terutama setelah dinyatakan dengan tegas dalam UU PT No. 40 Tahun 2007 yang belum lama disahkan DPR. Disebutkan bahwa PT yang menjalankan usaha di bidang dan/atau bersangkutan dengan sumber daya alan wajib menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (Pasal 74 ayat 1). Peraturan lain yang menyentuh CSR adalah UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Pasal 15 (b) menyatakan bahwa “Setiap penanaman modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan”. Meskipun UU ini telah mengatur sanksi-sanksi secara terperinci terhadap badan usaha perseorangan yang mengabaikan CSR (Pasal 34), UU ini baru mampu menjangkau investor asing dan belum mengatur secara tegas perihal CSR bagi perusahaan nasional. (Majalah Bisnis dan CSR, 2007)

Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) memulai prakarsa program Learning Center dengan memberikan bantuan material maupun teknis untuk mengembangkan dan memberdayakan perpustakaan umum menjadi sebuah ‘Rumah Belajar’ bagi masyarakat sekitarnya.

Sasaran dari program Learning Center ini adalah kelompok anak dan remaja usia 6-8 tahun. Mengingat usia tersebut memerlukan pijakan dan bekal yang kuat untuk dapat memperbaiki kualitas hidupnya dimasa mendatang. CCFI sampai tahun 2009, telah mengembangkan 29 Rumah Belajar yang tersebar di seluruh propinsi di Indonesia dimana salah satunya adalah Jogja Study Center (JSC) yang terletak di Kota Baru, Yogyakarta. (Document CCFI: 2006).

Didasarkan atas hal tersebut, maka penulis memfokuskan penelitian pada Manajemen Komunikasi Program CSR (Corporate Social Responsibility) CCFI (Coca Cola Foundation) “Rumah Belajar” di JSC (Jogja Study Center), Yogyakarta.

Rumusan Masalah

Secara umum, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah

Sedangkan secara khusus ingin melihat:

  1. Bagaimana CCFI selaku komunikan melakukan manajemen komunikasi 
sehubungan dengan program CSR “Rumah Belajar” di JSC, Yogyakarta yang meliputi proses perencanaan (planning), pengorganisasian (Organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (monitoring) dan evaluasi (evaluation).
  2. Bagaimana respon atau tanggapan dari komunikan (pengelola JSC, Bapusda dan Masyarakat) yang memperoleh manfaat dari program CSR “Rumah Belajar” dari CCFI.

Penelitian ini adalah adalah sebuah penelitian dasar deskriptif, bertujuan untuk mengetahui manajemen komunikasi CCFI dalam program CSR “Rumah Belajar” di JSC Yogyakarta yang meliputi proses perencanaan (planning), pengorganisasian (Organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (monitoring) dan evaluasi (evaluation) dan ingin mengetahui respon atau tanggapan dari komunikan (pengelola JSC, Bapusda dan Masyarakat) yang memperoleh manfaat dari program CSR “Rumah Belajar” yang dilaksanakan oleh CCFI di JSC.

Metode Penelitian Tesis

Tesis ini menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor (1975) dalam Moloeng (2002), metodologi kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang dapat diamati. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus merupakan salah satu metode penelitian ilmu sosial. Studi kasus berusaha menyoroti suatu keputusan atau seperangkat keputusan yaitu mengapa suatu keputusan diambil, bagaimana diterapkan dan apakah hasilnya (Frasier, 1998).

Studi kasus intrinsik adalah tipe studi kasus yang akan memahami situasi khusus tetapi tanpa dikaitkan dengan teori. Studi yang dilakukan karena peneliti ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang suatu kasus khusus. Jadi, alasan pilihan atas kasus itu bukan karena ia mewakili kasus-kasus lainnya atau karena ia menggambarkan suatu sifat atau masalah khusus, melainkan karena dengan segala kakhususan dan kebersahajaannya kasus itu dalam dirinya memang menarik (Stake, 1994). Penelitian difokuskan terhadap program CSR “Rumah Belajar” yang dilakukan oleh CCFI PT Coca Cola di JSC (Jogja Study Center).

Metode Pengambilan Data 

Metode yang digunakan dalam tesis ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan.

Observasi digunakan untuk memperoleh data kualitatif dari manajemen komunikasi program CSR CCFI Rumah Belajar di JSC, sedangkan wawancara mendalam dan dokumen digunakan untuk menggali data kualitatif dari informan. Data hasil observasi dianalisis dengan deskriptif dan dimasukkan dalam beberapa kategori, sedangkan wawancara dan dokumen dideskripsikan dalam kata-kata atau ungkapan dan kemudian dimasukkan dalam kategori tertentu.

Kesimpulan Tesis Manajemen Komunikasi

Setelah melakukan analisis, penulis menarik kesimpulan, semua hal yang berhubungan dengan pelaksanaan sudah direncanakan sebagai program kegiatan dan sudah dikonfirmasikan oleh pihak CCFI. Tim JSC tinggal melaksanakan serangkaian kegiatan yang sudah direncanakan. Pada saat pelaksanaan, pihak JSC senantiasa memberikan informasi kepasa CCFI mengenai kegiatan yang dilaksanakan. Meskipun pihak CCFI tidak selalu bisa datang, tetapi pelaporan dan pemberitahuan selalu diinformasikan. Komunikasi selalu terjalin selainunutuk meminta informasi juga dilakukan untuk memberikan informasi.

Dari hasil kesimpulan, maka sarannya adalah selanjutnya untuk evaluasi dari masyarakat, masyarakat sangat terkesan dari program CSR CCFI “Rumah Belajar”. Bahkan karena keberhasilannya, konsep Rumah Belajar selanjutnya difasilitasi oleh pemerintah daerah sebagai program pembangunan di Kota Yogyakarta untuk dikembangkan di daerah lain, program rumah belajar yang dilaksanakan akan lebih maksimal, keterbatasan akan pengelolaan dan pelaksanaannya sudah terjawab, mereka hanya perlu memaksimalkan dan memberdayakannya sehingga sesuai dengan kebutuhan sebagai rumah belajar dan dikelola secara profesional.

Saran Tesis Manajemen Komunikasi

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut:

  1. Selanjutnya untuk evaluasi dari masyarakat, masyarakat sangat terkesan dari program CSR CCFI “Rumah Belajar”. Bahkan karena keberhasilannya, konsep Rumah Belajar selanjutnya difasilitasi oleh pemerintah daerah sebagai program pembangunan di Kota Yogyakarta untuk dikembangkan di daerah lain.
  2. Program rumah belajar yang dilaksanakan akan lebih maksimal, keterbatasan akan pengelolaan dan pelaksanaannya sudah terjawab, mereka hanya perlu memaksimalkan dan memberdayakannya sehingga sesuai dengan kebutuhan sebagai rumah belajar dan dikelola secara profesional

 

DAFTAR PUSTAKA

Black, 1994, The Essential of Public Relations, Kogan Page, London
Black, A. James and Dean, J. Champion, Metode dan Masalah Penelitian Sosial,

PT. Eresco, Bandung, 1992.

Efendy, 2002, Ilmu Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung : Citra Aditya Bakti.

Frasier, 1998, The Practice of Public Relations, Seventh Edition, Prentice Hall, Upper Saddle River, New Jersey.

Griffin dan ebert, 1996, Bisnis, Prenhalindo, Jakarta.
H.B. Sutopo, Metodologi Penelitian Kualitatif, Sebelas Maret University Press,

Surakarta, 2002.

Hersey, L. And Blanchard, Ken, Manajemen Perilaku Organisasi, Pendayagunaan Sumber Daya Manusia, Terjemahan Agus Dharma, Erlangga, Jakarta, 1990.

Jefkins, Frank, Public Relations, 4th edition, Terjemahan Aris Munandar, Erlangga, Jakarta, 1992.

Karsidi, Ravik, Bahan Perkuliahan Program Komunikasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, 2007.

Kasali, Rhenald, Manajemen Public Relations, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1998.

Kotler, 2005, Corporate Social Responsibility, John Wiley & Sons, Inc; Hoboken, New Jersey.

Kotler, Philip, Marketing Management, Millenium ed. New Jersey: Prentice Hall, Inc., New Jersey, 2000.

L. Wayne Pace, Brent D. Peterson dan M. Dallas Burnett, Techniques for Effective Communication

Manullang, M. Dasar-dasar Manajemen, Ghalia Indonesia, Bogor, 1985.

Matthew, 1992, Analisis Data Kualitatif, UI Press, Jakarta

Mulyana, Deddy, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2003.

Demikian telah kami sajikan Contoh Tesis Manajemen Komunikasi. Contoh tesis lengkap yang tersedia di atas bisa dipesan melalui CS kami.