Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Contextual Teaching And Learning dgn Memasukkan Unsur – Unsur Quantum Learning

Judul Skripsi : Eksperimentasi Pembelajaran Pendekatan Contextual Teaching And Learning dengan Memasukkan Unsur – Unsur Quantum Learning

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Adanya pandangan negatif tersebut membuat banyak siswa yang kurang mempunyai motivasi dalam belajar. Dengan permasalahan tersebut, diharapkan guru dalam mengajarkan materi pelajaran matematika dikaitkan dengan kehidupan sehari –sehari, mungkin salah satunya dengan menggunakan pendekatan CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning supaya dalam proses pembelajaran ada kebermaknaan dan termotivasi karena ketertarikan terhadap kegunaan atau manfaat meteri dalam kehidupan sehari- hari dan didukung dengan lingkungan belajar yang didesain sedemikian rupa sehingga siswa merasa penting, nyaman dan menyenangkan.

Motivasi pada diri seseorang merupakan daya pendorong untuk melakukan suatu aktivitas. Aktivitas belajar seorang siswa akan ditentukan oleh motivasi belajarnya dan motivasi belajar antara siswa yang satu pasti berbeda dengan siswa lainnya. Ada kecenderungan siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi maka prestasinya akan baik pula, demikian pula siswa yang motivasinya rendah prestasinya juga kurang menggembirakan.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Manakah yang menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik, antara pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning, pembelajaran CTL atau dengan pembelajaran konvensional pada konsep Bangun Ruang Sisi Datar?
  2. Manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan motivasi belajar tinggi, sedang atau rendah?
  3. Pada pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning, manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan motivasi tinggi, sedang atau rendah?
  4. Pada pembelajaran CTL, manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan motivasi tinggi, sedang atau rendah?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui yang menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik, antara pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning, pembelajaran CTL atau dengan pembelajaran konvensional pada konsep Bangun Ruang Sisi Datar.
  2. Untuk mengetahui manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan motivasi belajar tinggi, sedang atau rendah.
  3. Untuk mengetahui pada pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning, manakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik antara siswa dengan motivasi tinggi, sedang atau rendah.

 

D. Simpulan

1. Siswa dengan pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik daripada siswa-siswa dengan pembelajaran CTL maupun konvensional. Begitu juga pada penggunaan pendekatan pembelajaran CTL lebih baik prestasinya daripada pembelajaran konvensional.

2. Prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai motivasi tinggi lebih baik daripada prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai motivasi sedang maupun rendah. Begitu juga pada siswa yang memiliki motivasi sedang lebih baik prestasinya daripada siswa dengan motivasi rendah.

3. Pada pembelajaran CTL dengan memasukkan unsur – unsur Quantum Learning, ketiga motivasi belajar (tinggi, sedang dan rendah) memberikan prestasi yang sama.

4. Pada pembelajaran CTL, prestasi belajar matematika siswa yang memiliki motivasi tinggi lebih baik prestasinya dengan siswa yang memiliki motivasi rendah. Demikian juga pada siswa dengan motivasi sedang lebih baik prestasinya dibandingkan dengan siswa motivasi rendah. Tetapi pada siswa yang memiliki motivasi tinggi sama prestasi belajar matematika dengan siswa yang memiliki motivasi sedang.