Tesis Keterkaitan Sektor: Analisa Keterkaitan Sektor dlm Perekonomian Kota Solok

Judul Tesis: Analisa Keterkaitan Sektor dalam Perekonomian Kota Solok

A. Latar Belakang

Pembangunan pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia lebih ditekankan pada Pembangunan Ekonomi karena dengan pembangunan ekonomi dapat mendukung pencapaian tujuan atau dapat mendorong perubahan-perubahan bidang kehidupan lainnya. Pembangunan menurut Todaro (2000) adalah suatu proses multi dimensi yang melibatkan perubahan struktur sosial, kelembagaan nasional, percepatan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pendapatan dan pengentasan kemiskinan yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah Indonesia melaksanakan pembangunan yang dapat mendukung pertumbuhan di segala bidang melalui suatu perencanaan yang berkesinambungan dan berkaitan antara pusat dan daerah.

Pembangunan dilaksanakan dengan memprioritaskan pada bidang perekonomian karena pertumbuhan pada perekonomian akan mempengaruhi pertumbuhan bidang lainnya. Menurut Arsyad (1998:108) perekonomian daerah merupakan suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakatnya mengelola sumber daya-sumber daya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) dalam wilayah tersebut.

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah yang menjadi sektor unggulan dilihat dari saling keterkaitannya dengan sektor lain dalam perekonomian Kota Solok?
  2. Apakah alokasi dana pembangunan Kota Solok tahun 2011-2014 telah sesuai dengan sektor-sektor yang menjadi unggulan dalam perekonomian Kota Solok?
  3. Bagaimana kesesuaian antara Visi dan Misi Kota Solok dalam RPJMD dan Pengalokasian Anggaran dengan pembangunan sektor-sektor unggulan di Kota Solok?

C. Tinjauan Pustaka

Perencanaan Ekonomi

Perencanaan ekonomi bisa diartikan sebagai upaya-upaya yang dilakukan secara sengaja oleh pemerintah untuk mengkoordinasikan segenap proses pembuatan keputusan ekonomi dalam jangka panjang, serta untuk mempengaruhi, mengarahkan dan dalam beberapa kasus tertentu, juga untuk mengendalikan tingkat dan pertumbuhan variable-variabel ekonomi pokok dari suatu negara (pendapatan, konsumsi, penyerapan tenaga kerja, investasi, tabungan, ekpor, impor dan sebagainya) demi tercapainya tujuan-tujuan pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya (Todaro dan Smith, 2004).

Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi mengalami pergeseran paradigma dalam pengembangannya. Pembangunan ekonomi pada tahun 1960-an berpijak pada struktur produksi dan penyerapan tenaga kerja yang dilakukan secara terencana. Fokus pembangunan ditujukan guna menciptakan industrialisasi sehingga pembangunan sektor pertanian dan daerah pedesaan seringkali diabaikan. Indikator keberhasilan pembangunan yang digunakan adalah indikator ekonomi seperti peningkatan PDB, pendapatan perkapita serta indikator non ekonomi seperti tingkat melek huruf, tingkat pendidikan, kondisi dan kualitas pelayanan kesehatan, kecukupan kebutuhan akan perumahan dan sebagainya.

Struktur Ekonomi

Proses pembangunan ekonomi pada dasarnya merupakan proses pertumbuhan ekonomi yang disertai dengan perubahan struktur. Bagi pengambil keputusan, mengetahui arah perubahan struktural menjadi agenda penting karena arah dan prioritas pembangunan harus disusun berdasarkan arah dari perubahan struktur ekonomi. Transformasi struktur produksi, permintaan domestik dan luar negeri serta proses distribusi pendapatan selama pertumbuhan ekonomi berlangsung, pada hakekatnya disebabkan karena terjadi perbedaan laju pertumbuhan antar sektor produksi dan komponen permintaan agregat.

D. Metodologi Penelitian

Dalam penetapan rencana pembangunannya, Kota Solok harus dapat merumuskan kebijakan dan target pembangunan yang sesuai dengan struktur perekonomiannya dan kebijakan anggaran yang sesuai dengan sektor yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Kota Solok.

E. Kesimpulan

1. Analisa dampak dengan menggunakan model input output dimaksudkan untuk melihat keterkaitan antar sektor dalam perekonomian Kota Solok. Model input output yang disusun, menggunakan data PDRB Kota Solok pada tahun 2010 yang dibagi dalam 21 sektor ekonomi. Adapun hasil analisa dampak menggunakan model input output tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sektor kunci perekonomian Kota Solok merupakan sektor yang sangat berperan dalam mempengaruhi sektor lainnya dalam perekonomian Kota Solok. Sektor-sektor tersebut adalah Sektor Industri Non Migas, Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih, Sektor Perdagangan, Sektor Pengangkutan dan Sektor Sewa Bangunan/Jasa Perusahaan.
  2. Sektor yang memiliki dampak terbesar bagi peningkatan output sektor lain adalah Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih, Sektor Pengangkutan, Sektor Bangunan/Konstruksi, Sektor Hotel dan Sektor Perdagangan.

2. Untuk melihat efektivitas kebijakan anggaran Pemerintah Kota Solok, maka dilakukan simulasi atas alokasi dana APBD Kota Solok tahun 2011-2014 menggunakan model input output Kota Solok yang telah disusun. Hasil dari simulasi tersebut, terlihat masih terdapat alokasi dana APBD Kota Solok yang tidak tepat sasaran. Hal ini dapat dilihat dari beberapa sektor yang memiliki efek pengganda besar namun tidak mendapatkan alokasi dana pembangunan sehingga hasil dari dana pembangunan tersebut belum maksimal baik dari segi output, pendapatan dan penyerapan tenaga kerja dalam Perekonomian Kota Solok. Adapun hasil analisa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sektor pengangkutan tidak mendapatkan alokasi dana APBD namun mampu meningkatkan output perekonomian lebih besar dari pada sektor hiburan dan rekreasi yang mendapatkan alokasi dana APBD.
  2. Sektor restoran dan sektor keuangan tidak mendapatkan alokasi dana APBD namun dapat meningkatkan pendapatan dalam perekonomian Kota Solok.

3. Analisa atas visi dan misi Pemerintah Kota Solok yang disandingkan dengan pemberian alokasi dana APBD terhadap sektor-sektor dalam perekonomian dengan melihat sektor kunci maupun sektor yang memiliki pengganda output, pendapatan dan tenaga kerja terbesar menggunakan model input output, menghasilkan kesimpulan sebagai berikut:

  1. Sektor yang masuk dalam misi Pemerintah Kota Solok, merupakan sektor kunci atau sektor yang memiliki dampak pengganda serta diberikan alokasi dana APBD adalah sektor perdagangan, sektor industri non migas, sektor pemerintahan umum, sektor listrik, gas dan air bersih serta sektor bangunan/konstruksi.
  2. Sektor yang termasuk dalam misi Pemerintah Kota Solok, diberikan alokasi dana APBD yang besar namun bukan merupakan sektor kunci, maupun sektor yang memiliki dampak pengganda adalah sektor Hiburan dan Rekreasi.

Contoh Tesis Keterkaitan Sektor

  1. Analisa Keterkaitan Sektor dalam Perekonomian Kota Solok