Tesis Akutansi: Varians Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan pd RSUD. Kab. Karanganyar

Judul Tesis : Analisis Varians Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan pada RSUD. Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2001-2004

 

A. Latar Belakang

Dalam dunia bisnis yang semakin berkembang pesat, baik persahaan/organisasi yang bersifat profit maupun nonprofit diharapkan untuk selalu memandang dan merencanakan masa depannya. Setiap bagian dari perencanaan harus mencakup evaluasi dan penilaian kembali dari berbagai variabel karena hal tersebut mempunyai dampak yang besar terhadap perencanaan tujuan dan sasaran organisasi. Jika tujuan organisasi telah ditentukan, langkah selanjutnya adalah penentuan tujuan organisasi secara spesifik dalam bentuk sasaran organisasi dan penentuan strategi organisasi yang dioperasikan dalam bentuk anggaran. Anggaran merupakan tahap terinci dari perencanaan yang mengandung gambaran keuangan mengenai hasil yang diinginkan dimasa datang. Anggaran menjadi salah satu komponen yang penting dalam perencanaan karena melalui anggaran rencana-rencana yang disertai langkah-langkah konkret untuk mencapainya ditetapkan.  Anggaran merupakan penentuan terlebih dahulu tentang kegiatan perusahaan diwaktu yang akan datang yang dinyatakan dalam unit moneter.

Anggaran dapat berfungsi sebagai alat manajemen dalam melakukan aktivitas perencanaan, komunikasi dan pengendalian. Sebagai alat manajemen lebih lanjut anggaran diharapkan dapat membantu dalam peningkatan kinerja manajerial. Dengan penyusunan anggaran diharapkan akan memberikan kejelasan mengenai tugas dan target yang harus dicapai sehingga akan mempermudah pencapaian tujuan organisasi. Akan tetapi anggaran yang tidak efektif dan tidak berorientasi pada kinerja akan menggagalkan perencanaan yang sudah disusun karena setiap anggaran berisi informasi mengenai apa yang hendak dilakukan dalam periode yang akan datang.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah target yang telah ditetapkan pada anggaran oleh RSUD. Kabupaten Karanganyar sudah tercapai atau belum?
  2. Apakah terjadi selisih yang menguntungkan atau merugikan pada pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan?
  3. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya selisih yang menguntungkan atau merugikan pada Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan?

 

C. Landasan Teori

Definisi Anggaran

Menurut Munandar (1986:1) “Anggaran yaitu suatu rencana yang disusun secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan, yang dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter yang berlaku untuk jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang”.

Anggaran Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, maka pemerintah daerah perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di RSUD. Kabupaten Karanganyar sebagai satu-satunya rumah sakit daerah di karanganyar, maka dari itu kepala daerah memutuskan tentang Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar No.5 Tahun 2001 tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karanganyar. Retribusi Pelayanan Kesehatan merupakan sumber pendapatan utama sehingga perolehannya harus dioptimalkan, oleh karena itu agar pendapatan yang diperoleh sesuai yang diharapkan maka dibuat Anggaran sebagai dasar pencapaian pendapatan.

 

Analisis Realisasi terhadap Anggaran

Analisis ini digunakan untuk membandingkan antara anggaran dan realisasi sehingga evaluasi pelaksanaan anggaran dilakukan pada akhir tahun anggaran. Hal ini dilakukan agar dapat mengetahui apakah realisasi pendapatan yang terjadi lebih besar dari anggaran yang berarti bahwa target yang dibuat telah tercapai (penyimpangan yang bersifat menguntungkan (favourable)) atau jika realisasi pendapatan yang terjadi lebih kecil dari anggaran yang telah dibuat, hal ini berarti bahwa target tidak tercapai (terjadi penyimpangan yang bersifat merugikan (unfavourable)).

 

D. Kesimpulan

Setelah melihat Analisis data maka dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :

  • Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan pada RSUD Kabupaten Karanganyar selama T.A. 2001-2003 tidak dapat mencapai target tapi pada T.A. 2004 RSUD Kabupaten Karanganyar telah dapat mencapai target. Untuk T.A. 2001 target yang tidak dapat dicapai sebesar 4,04 % dibawah target, T.A. 2002 sebesar 1,27 % dibawah target, T.A. 2003 sebesar 13,90 % dibawah target dan pada T.A. 2004 sebesar 2,77 % diatas target.

Pencapaian target Anggaran juga dapat dilihat per tahun Anggaran.

  • A 2001

Pada T.A 2001 dapat dilihat bahwa Pendapatan yang dapat memenuhi target berasal dari komponen Kamar (1,16 %), Tindakan Medis (44,36 %), Laboratorium (28,91 %), Radiologi (68,43 %), Fisioterapi (48,24 %), Kamar jenazah (365,66 %), Bedah tunggu (16,59 %), Ambulance (109,84 %) dan Askes (21,54 %) .

  • A 2002

Pada T.A 2002 dapat dilihat bahwa pendapatan yang dapat memenuhi target berasal dari komponen Administrasi/Karcis (2,02 %), Kamar (3,88 %), Tindakan Medis (48,34 %), Laboratorium (33,30 %), Radiologi (73,35 %), Fisioterapi (32,92 %), Kamar jenazah (328,53 %), Biaya tunggu (21,53 %), Ambulance (115,74 %) dan Askes (23,89 %).

 

E. Saran

  1. Kabupaten Karanganyar harus tetap menyusun anggaran pendapatan sebagai pedoman dalam pekaksanaan kegiatannya. Anggaran tersebut harus dibuat secara riunci dan efisien dengan memperhitungkan faktor intern dan faktor ekstern sehingga jika terjadi perubahan situasi dan kondisi yang bersifat cepat RSUD. Kabupaten Karanganyar telah mengantisipasinya.
  2. Untuk memantau pelaksanaan anggaran pendapatan RSUD. Kabupaten Karanganyar tetasp melakukan evaluasi pencapaian anggaran tiap akhir bulan, akhir triwulan dan akhir tahunan.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Kabupaten Klaten Periode 1998-2002
  2. Analisis Varians Pendapatan Rawat Inap pada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewar
  3. Analisis Varians Pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan Pada RSUD Kabupaten
  4. Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Pergantian Chief Executive Officer (CEO) Diukur dengan Abnormal Volume
  5. Pengaruh Earnings Management dan Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan