Tesis Manajemen: Peranan Public Relations dlm Memberikan Pelayanan Prima

Judul Tesis : Peranan Public Relations dalam Memberikan Pelayanan Prima di PT. Telkom Kandatel Solo

 

A. Latar Belakang Tesis 

Program pelayanan kepada pelanggan bertitik tolak dari konsep kepedulian konsumen terus dikembangkan sedemikian rupa sehingga sekarang ini program layanan atau pelayanan telah menjadi salah satu alat utama dalam melaksanakan strategi pemasaran dan memenangkan persaingan. Kepedulian perusahaan disebut sebagai pelayanan unggul atau pelayanan prima (service excellence). Pelayanan prima ( service excellence ) merupakan jenis pelayanan yang dilaksanakan oleh perusahaan dalam upaya untuk memberikan jasa kepuasan dan menumbuhkan kepercayaan terhadap pihak pelanggan atau konsumen, sehingga konsumen merasa dirinya diperhatikan dengan baik dan wajar.

Setiap perusahaan berupaya meningkatkan kemampuan personil perusahaan yang bersangkutan agar dapat menumbuhkan dedikasi dan memberikan pelayanan prima kepada pihak pelanggannya sehingga diharapkan mampu mempertahankan loyalitas atau kepercayaan konsumen untuk tetap menggunakan produk barang atau jasa perusahaan yang ditawarkan tersebut tanpa melirik produk lain atau menjadi pelanggan yang potensial.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pelaksanaan fungsi Public Relations di PT. Telkom Kandatel Solo?
  2. Bagaimana peranan Public Relations dalam memberikan pelayanan prima di PT Telkom Kandatel Solo?
  3. Usaha apa saja yang dilakukan PT. Telkom Kandatel Solo dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan?

 

C. Landasan Teori

Tinjauan tentang Public Relations

Public Relations atau Hubungan Masyarakat (humas) timbul karena adanya tuntutan kebutuhan bagi setiap organisasi, baik itu organisasi komersial (perusahaan) maupun organisasi nonkomersial, karena Public relations atau humas merupakan perantara antara organisasi atau perusahaan dengan publiknya, baik publik internal maupun ekternal. Dalam hal ini publik internal meliputi pihak-pihak yang berada dalam lingkungan organisasi atau perusahaan yaitu para karyawan. Sedangkan untuk publik ekstenal yaitu pihak-pihak yang berada di luar perusahaan yang mempunyai hubungan dengan perusahaan misalnya para pelanggan, investor, pemerintah, masyarakat umum, dan sebagainya.

 

Tinjauan tentang pelayanan prima

Pelayanan pada pelanggan merupakan dasar dari pendirian sebuah bisnis. Kualitas pelayanan yang diberikan perusahaan kepada pelanggan merupakan titik pembeda antara sebuah perusahaan pemenang dengan perusahaan pesaing. Perusahaan berupaya dengan berbagai strategi agar barang atau jasa yang dihasilkan digunakan atau dibeli oleh pelanggan. Untuk mencapai tujuan bisnis tersebut, pihak perusahaan harus memberikan perhatian atau care kepada pelanggan. Dalam kaitannya dengan pelayanan kepada pelanggan, semua pihak yang bergerak dalam bidang pemberian pelayanan yang bersifat komersial maupun non-komersial harus menyadari bahwa keberadaan konsumen yang setia (loyal) merupakan pendukung untuk kesuksesan bagi perusahaan maupun organisasi lainnya. Program pelayanan kepada pelanggan dengan bertitik tolak dari konsep kepedulian kepada konsumen atau pelanggan terus dikembangkan sedemikian rupa sehingga sekarang ini program pelayanan telah menjadi salah satu alat utama dalam melaksanakan strategi pemasaran untuk memenangkan persaingan. Kepedulian kepada pelanggan dalam manajemen telah dikembangkan menjadi salah satu pola pelayanan terbaik yang disebut sebagai layanan prima. Memenangkan strategi persaingan dalam bisnis jasa pelayanan melalui kiat pelayanan prima tersebut, tidaklah cukup hanya melakukan suatu proses administrasi dengan cepat tetapi cara memperlakukan para pelanggan yang sedemikian rupa sehingga memperlihatkan cara perusahaan dapat melayani dengan sebaik mungkin serta menumbuhkan kesan atau persepsi yang positif dari pihak pelanggannya (customer oriented).

 

Pengertian pelanggan

Menurut Suyetty dan Gita Kurniawan (2005:54) mengatakan “Pelanggan adalah orang atau instansi/ lembaga yang membeli barang atau jasa secara rutin atau berulang-ulang, karena barang/ jasa yang dibeli mempunyai manfaat.

 

D. Metode Penelitian

Sifat ilmiah menitikberatkan kegiatan penelitian sebagai usaha menemukan kebenaran yang objektif.

Penelitian memerlukan tempat penelitian yang akan dijadikan objek untuk memperoleh data yang berguna untuk mendukung tercapainya tujuan penelitian .

Waktu penelitian dilaksanakan selama 8 bulan terhitung sejak disetujuinya proposal skripsi oleh pembimbing sampai dengan penulisan hasil penelitian yaitu mulai bulan April sampai dengan Nopember 2006.

Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis data yang sudah diperoleh dengan menggunakan pendekatan deskriptif.

Dalam melakukan penelitian ini ada beberapa metode atau tehnik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi dan data yang diperlukan.

 

E. Kesimpulan

  1. Pelaksanaan fungsi Public Relations di PT. Telkom Kandatel Solo meliputi:
  2. Kedudukan Public Relations Telkom Kandatel Solo berada dalam jajaran Sekretariat Kandatel yang berperan dalam menjaga hubungan dengan berbagai pihak baik intern maupun ekstern.
  3. Kegiatan Public Relations di PT. Telkom Kandatel Solo meliputi melakukan/ membuat press release, publikasi di media massa, press conference, wawancara tertulis, pemasangan iklan corporate image.
  4. Sasaran Public Relations di PT. Telkom Kandatel Solo yaitu publik intern perusahaan dan publik ekstern perusahaan.
  5. Peranan Public Relations dalam memberikan pelayanan prima di PT. Telkom Kandatel Solo diimplementasikan dengan menjalankan perannya sebagai Public Relations. Adapun peranan-peranan Public Relations di PT. Telkom Kandatel Solo adalah sebagai berikut:
    1. Public Relations berperan dalam memberikan pelayanan kepada publiknya baik internal maupun eksternal Public Relations PT. Telkom Kandatel Solo terus berupaya memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan baik itu pelanggan intern maupun ekstern yang didukung oleh unit-unit yang terkait dengan berbagai macam usaha untuk mencapai profit oriented dan memperoleh kepuasan dari para pelanggan.
    2. Public Relations berperan dalam membangun dan membina hubungan yang positif dengan pihak pelanggan Sasaran dari kegiatan Public Relations adalah publik baik publik intern maupun ekstern. Agar para publik tetap setia dan menjadi pelanggan potensial maka suatu perusahaan perlu membangun dan membina hubungan yang positif dengan publik. Hubungan yang positif dapat dibentuk dengan pemberian pelayanan yang prima kepada pelanggan sehingga pelanggan merasa terpuaskan dengan pelayanan yang telah diberikan.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pasca Krisis di Indonesia
  2. Analisis Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Fungsi Mentoring, dan Stres Kerja (Studi pada PT. Danliris Sukoharjo)
  3. Penerapan Bauran Promosi ( Promotional Mix ) Dalam Usaha Meningkatkan Jumlah Pelanggan Kartu Flexi pada PT. Telkom Kandatel Solo
  4. Strategi Promosi PT. Telkom Kandatel Solo Dalam Meningkatkan Volume
  5. Peranan Public Relations dalam Memberikan Pelayanan Prima di Pt. Telkom

 

 

Incoming search terms:

Tesis Komunikasi : Laporan Kuliah Kerja Media Halo Surakarta & Citra PT TELKOM

Judul Tesis: Laporan Kuliah Kerja Media Halo Surakarta dan Citra PT TELKOM

 

A. Latar Belakang

PT Telkom adalah suatu perusahaan yang berjalan di bidang telekomunikasi. Sebagai perusahaan yang telah menjalani bisnis selama puluhan tahun, tentu mengalami pasang surut sesuai dengan perubahan jaman. Pada pencapaian target tidak mungkin terhindar dari kurang puasnya pelanggan atau kurangnya informasi akan produk dari Telkom. PR PT Telkom menganggap perlu diadakannya suatu kegiatan yang dapat dijadikan sarana berkomunikasi dengan pelanggan sekaligus mampu menciptakan citra positif PT Telkom.

Dari semua media yang ada pada saat ini, dipilih radio sebagai sarana media komunikasi. Sebab selain seorang PR harus mampu menguasai prinsip-prisnsip kehumasan, tapi juga press relations yang baik. Menurut seorang pakar dan praktisi kehumasan Frank Jeffkins (1990), hubungan press (press ralations) adalah upaya untuk mempublikasikan suatu pesan atau informasi yang maksimum untuk menciptakan pengetahuan dan pemahaman bagi khalayak yang dilakukan oleh organisasi atau perusahaan. Melalui kerjasama dengan pihak radio PTPN, pihak PT Telkom membuat suatu acara yaitu Halo Surakarta. Ini sebuah acara yang memungkinkan pelanggan untuk berinteraktif secara langsung dengan PT Telkom.

 

B. Tujuan Umum

  1. Agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang berguna dengan mengenali kegiatan – kegiatan di lapangan atau lokasi kuliah kerja media yang berhubungan dengan PR.
  2. Meningkatkan pemahaman kepada para mahasiswa mengenai hubungan teori dengan penerapannya.
  3. Agar Mahasiswa memperoleh ketrampilan dan pengalaman kerja secara langsung.

 

C. Tinjauan Pustaka

Pengertian PR

PR dalam suatu lembaga atau perusahaan adalah komponen penting yang mampu menumbuhkan hubungan baik antara intern dan eksternal perusahaan. Menurut J.C. Seidel, PR adalah proses yang kontinyu dari usaha-usaha manajemen untuk memperoleh goodwill (kemauan baik) dan pengertian dari pelanggan, pegawai dan publik yang lebih luas. Ke dalam mengadakan analisis dan perbaikan diri sendiri, sedangkan keluar memberikan pernyataan-pernyataan (diadopsi dari Abdurachman, 2001:24)

Fungsi PR dan Peran PR

Pada dasarnya, setiap organisasi atau perusahaan menganggap fungsi PR dalam manajemen sebagai hal mutlak. Maksudnya PR secara mendasar menjadi tanggung jawab dari pimpinan puncak. Fungsi PR dapat diharapkan sebagai mata, telinga dan tangan kanan pimpinan puncak perusahaan. Bertujuan membentuk goodwill.

Citra

Sekarang ini banyak sekali perusahaan yang memahami perlunya memberikan perhatian yang cukup untuk membangun suatu citra yang menguntungkan bagi perusahaan. Menurut Bill Canton dalam Sukandetel (1990) mengatakan bahwa citra adalah kesan, perasaan, gambaran diri publik terhadap perusahaan; kesan yang sengaja diciptakan dari suatu objek, orang atau organisasi. Citra itu merupakan salah satu aset penting dari suatu perusahaan. Jadi, ungkap Sukatendel, citra itu dengan sengaja perlu diciptakan agar bernilai positif.

 

D. Kesimpulan

  1. Banyak kegiatan yang dapat dikenali sebagai kegiatan PR antara lain melalui Acara Halo Surakarta, mngeluarkan press release dan acara On Line di Stasiun TA TV untuk berkomunikasi dengan publik untuk menciptakan citra yang positif.
  2. Berdasarkan Keputusan Bapepam No.Kep 63/1993 Tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan devisi PR PT Telkom dirangkap oleh seorang corporate secretary.
  3. PR dalam Telkom berfungsi dengan cukup baik dilihat dapat terciptanya hubungan dengan berbagai pihak secara harmonis.

 

E. Saran

  1. Mahasiswa lebih dilibatkan untuk menjalankan tugas-tugas PR di PT Telkom.
  2. Batas tugas PR dan kewenangannya lebih diperjelas.
  3. Penanganan dalam penanganan keluhan pelanggan lebih diperhatikan.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Media Relations dan Customer Relations PT. INDOSIAR VISUAL MANDIRI
  2. Peranan Customer Relation dalam Video Production
  3. Laporan Kuliah Kerja Media Halo Surakarta dan Citra PT Telkom
  4. Peran PR INNA Garuda dalam Menjalin Kerjasama dengan Pers (Media Massa)
  5. Kegiatan Promosi Forum Rembug Ide Lembaga Studi Desain (Lestude) Surakarta

 

 

Tesis Komunikasi: Efektifitas Kinerja PR dlm Menjaga Interaksi Hub. Komunikasi Personal

Judul Tesis : Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi Antar Personal Perusahaan di Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) Pusat Jakarta

 

A. Latar Belakang

Praktek Kerja Lapangan ini penting dilakukan oleh calon Public Officer yang sebagaimana penulis akan menjadi Public Officer nantinya agar ia dapat lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya dikemudian hari, maka diperlukan pelatihan atau Kuliah Kerja Media seperti ini. Penulis melakukan Kuliah Kerja Media di Lembaga Penyiaran Public (LPP) – TVRl ini dengan alasan bahwa penulis ini mempunyai hubungan komunikasi Humas yang erat dangan media massa maupun masyarakat.

Kehumasan adalah salah satu bidang ilmu komunikasi praktis, yaitu penerapan llmu Komunikasi pada suatu organisasi atau perusahaan dalam melaksanakan fungsi manajemen. Secara struktural, humas merupakan bagian integral dari suatu kelembagaan dan bukan merupakan suatu fungsi atau bagian yang berdiri sendiri. Humas adalah : penyelenggara komunikasi timbal balik antara suatu organisasi atau lembaga dengan publik yang mempengaruhi sukses tidaknya organisasi ( Lembaga ) tersebut baik secara eksternal maupun internal. Komunikasi ditujukan untuk menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi tercapainya tujuan yang ditetapkan.

 

B. Tujuan Umum

  1. Menghasilkan mahasiswa Universitas Sebelas Maret khususnya Mahasiswa Ilmu Sosial dan Politik Jurusan Public Relation yang berkualitas, terdidik terlatih, dan terampil serta msrniliki wawasan dibidang kehumasan baik teori maupun praktek secara nyata dan mampu beradaptasi dan bersosialisasi dengan lingkungan kerja baik pada praktek kerja humasnya dan sesama karyawan maupun masyarakat.
  2. Guna memenuhi persyaratan kelulusan program Diploma III Komunikasi Terapan Studi Public Relations Fakultas llmu Sosial dan, Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

 

C. Landasan Teori

Definisi Public Relation

Public Relation (PR) menyangkut kepentingan setiap organisasi, baik itu organisasi yang bersifat komersil maupun yang non komersil, kehadirannya tidak bisa dicegal, terlepas dari kita menyukainya atau tidak. Humas yang merupakan terjemahan dari istilah Public Isolations merupakan bentuk komunikasi yang terselenggara antara organisasi yang bersangkutan dengan siapa saja yang berkepentingan dengan dengannya.

Fungsi Media Massa

Televisi adalah salah satu bentuk dari media massa, melalui program programnya televisi mampu mempengaruhi publiknya, karena televisi adalah sebuah media yang mampunyai mempengaruhi kehidupan manusia. Dengan kekuatan audio visual, televisi berkembang ke dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari sosial, politik, budaya, hiburan, dan lain – lain. Garin Nugroho (1995:21) mengatakan bahwa televisi dan biasanya telah ikut membentuk pemahaman publik atas semua topik kehidupan masyarakat.

 

Tugas Public Relation

Public Relations mempunyai arti yang sangat penting bagi manajemen, karena Public Relations merupakan suatu fungsi strategi dalam menejemen yang melakukan komunikasi untuk menimbulkan pemahaman dan penerimaan dari publik ( Stakeholders ). Dalam hal ini tugas dan fungsi Public Relations menurut Ali Novel ( 1986 ) adalah: Tugas Public Relations :

  • Menyampaikan infonnasi yang objektif tentang lembaga yang diwakilinya kepada publik.
  • Menilai sikap dan pendapat umum mengenai lembaga yang diwakilinya.
  • Mengembangkan kreasi perencanaan dan pelaksanaan.

 

D. Kesimpulan

  1. Hasil dari laporan praktek kerja di lapangan khususnya pada bagian Humas, dapat diketahui dengan jelas yaitu ternyata tingkat disiplin kerja karyawan masih kurang baik. Karyawan terlalu santai dalam menghadapi pekerjaannya sehingga sering kali pekerjaan kurang dapat terselesaikan dalam satu hari.
  2. Hasil dari pengamatan penulis yang mengikuti praktek kerja lapangan di bagian Humas, ternyata untuk sarana dan prasarana kehumasan masih kurang memadai seperti perangkat telepon untuk fax yang kurang, komputer yang terbatas jumlahnya, dan lain sebagainya. Sehingga karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan rnenjadi kurang efektif dan efisien.

 

E. Saran Tesis 

  1. Sebaiknya pimpinan lebih tegas lagi dalam menerapkan gaya komunikasinya kepada karyawan untuk memacu motivasi kerja karyawan yang lebih tinggi lagi. Karena selama penulis menjalankan praktek kerja lapangan di bagian Humas, masih terdapat karyawan kurang disiplin dalam masuk kerja sehingga pekerjaannya terkadang tidak dapat terselesaikan dalam satu hari ini. Bila pimpinan tegas dalam menerapkan gaya kepemimpinannya dalam memberikan peringatan kepada bawahannya, maka tidak tertutup kemungkinan karyawan menjadi disiplin dalam bekerja dan memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap wewenang pekerjaannya. Untuk dapat disiplin, pimpinan perlu juga menyediakan timer sebagai absensi karyawan masuk.
  2. Sebaiknya pimpinan juga memperhatikan kembali sarana dan prasarana kehumasan seperti komputer, alat fax, internet, dan lain sebagainya, hal ini penting sekali untuk memperlancar keefektifan dan keefisienan tugas dari pekerjaan humas itu sendiri.
  3. Sebaiknya bagian humas perlu mengadakan family gathering kepada seluruh karyawan untuk dapat meningkatkan jalinan komunikasi antar karyawan yang lebih baik lagi dan membangkitkan motivasi kerja karyawan juga.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Produksi Segmen Feature dalam Program Berita Jogja di LPP TVRI Yogyakarta
  2. Jurnalistik Di Majalah Olga
  3. Mekanisme Peran Videojurnalis dalam Peliputan Berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia
  4. Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi
  5. Peran Reporter dalam Produksi Berita Seputar Jogja di Jogja Tv – Yogyakarta