Tesis Manajemen: Pengaruh Sistem Bagi Hasil trhdp Keputusan Nasabah Membeli Produk

Judul Tesis : Pengaruh Sistem Bagi Hasil terhadap Keputusan Nasabah Membeli Produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo Tahun 2006

 

A. Latar Belakang

Perubahan dan perkembangan berbagai aspek kehidupan telah membawa implikasi pada perkembangan sistem perbankan yang ada, yaitu munculnya bank Islam atau yang lebih populer dengan istilah bank syariah. Bank syariah dapat diartikan sebagai bank yang kinerjanya berdasarkan pada syariah Islam. Perbedaan antara bank konvensional dengan bank syariah terletak pada prinsip, sistem operasional dan karakteristik produknya. Secara singkat dapat dikatakan bahwa bank konvensional menerapkan sistem bunga, sedangkan bank syariah tidak menggunakan bunga tetapi berdasarkan prinsip bagi hasil (profit and sharing principles) karena dalam pandangan Islam praktek bunga termasuk dalam riba. Oleh karena itu bank syariah merupakan alternatif bagi masyarakat yang tidak puas dengan sistem konvensional yang ada.

Perkembangan bank syariah di Indonesia merupakan suatu fenomena baru dalam industri perbankan di tanah air. Setelah diberlakukannnya undang-undang nomor 10 tahun 1998 sebagai perubahan atas undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang perbankan, bank syariah telah mendapat kesempatan yang lebih luas untuk menyelenggarakan kegiatan usaha, termasuk pemberian kesempatan kepada bank umum konvensional untuk membuka kantor cabang yang khusus melaksanakan kegiatan berdasarkan prinsip syariah atau bahkan mengkonversi secara penuh menjadi bank syariah. Pemberian kesempatan pembukaan kantor cabang syariah ini adalah upaya untuk meningkatkan jaringan perbankan syariah.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah indikator variabel sistem bagi hasil berpengaruh secara parsial terhadap keputusan nasabah membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo?
  2. Apakah indikator variabel sistem bagi hasil berpengaruh secara simultan terhadap keputusan nasabah membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Bank

Menurut kasmir (2000: 11) “Bank dapat diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa bank lainnya”. Sedangkan dalam Undang-undang No.10 tahun 1998 tanggal 10 november 1998 tentang perbankan, disebutkan bahwa, “Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak”. Undang-undang tersebut sebagai perubahan atas Undang-undang No. 7 tahun 1992 yang menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang manghimpun dana dari masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Pengertian Bank Syariah

Menurut Mudrajad Kuncoro dan Suhardjono (2002: 593) “Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah islam yaitu mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang ada dalam Al-Qur’an dan hadist”. Sedangkan pengertian Bank Syariah menurut Muhammad (2002: 13) adalah “Bank yang beroperasi dengan tidak mengandalkan pada bunga.”

 

Pengertian Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan pembelian konsumen. Perilaku konsumen memiliki kepentingan khusus bagi orang yang karena berbagai alasan berhasrat mempengaruhi atau mengubah perilaku itu, termasuk mereka yang kepentingan utamanya adalah pemasaran dan perlindungan konsumen serta kebijakan umum.

 

D. Metode Penelitian

Tempat yang digunakan sebagai tempat penelitian adalah Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo yang berlokasi di jalan Kapten Mulyadi no.87 F, lojiwetan Pasar kliwon solo.

Dalam penelitian ini, waktu penelitian yang direncanakan adalah bulan Juli 2006 sampai dengan bulan Desember tahun 2006 yang meliputi persiapan penelitian sampai penyusunan laporan penelitian.

Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan alasan bahwa metode deskriptif.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo yang masih aktif menabung atau membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo tahun 2006.

Teknik Pengambilan Sampel merupakan cara yang digunakan untuk mengambil sampel dari anggota populasi yang ada.

Dalam penelitian ini digunakan data primer.

 

E. Kesimpulan

  1. Variabel-variabel yang ada dalam sistem bagi hasil (investment rate, nisbah, jumlah dana yang diinvestasikan, revenue Sharing dan kebijakan akunting) secara parsial berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan nasabah dalam membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo tahun 2006. Hal ini dibuktikan dengan masing-masing variabel diperoleh nilai t hitung > t tabel.
  2. Variabel-variabel yang ada dalam sistem bagi hasil (investment rate, nisbah, jumlah dana yang diinvestasikan, revenue sharing dan kebijakan akunting) secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan nasabah dalam membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo tahun 2006. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung > F tabel atau 13,047 > 2,30.
  3. Variabel investment rate memberikan kontribusi yang paling besar terhadap keputusan nasabah dalam membeli produk Bank Muamalat Indonesia Cabang Solo tahun 2006. Hal ini dibuktikan dengan nilai sumbangan efektif sebesar 9,23 %.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Pengaruh Sistem Bagi Hasil terhadap Keputusan Nasabah Membeli Produk Bank
  2. Analisis Anggaran Biaya sebagai Alat Pengendalian Manajemen pada Kantor
  3. Analisis Hubungan Kondisi Kerja dan Persepsi Upah terhadap Persepsi Produktivitas
  4. Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pasca Krisis Di Indonesia
  5. Analisis Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Fungsi Mentoring, dan Stres Kerja (Studi Pada Pt. Danliris Sukoharjo)