Tesis Komunikasi: Mekanisme Peran Videojurnalis dlm Peliputan Berita

Judul Tesis : Mekanisme Peran Videojurnalis dalam Peliputan Berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia

 

A. Latar Belakang

Televisi yang memiliki karakteristik audio visual, serta kemampuan persuasif dalam perannnya dalam kehidupan manusia, memiliki efek langsung untuk membentuk pola pikir dan perilaku masyarakat. Untuk itu dalam penyajian gambar berita atau lazim disebut Image Visual, yang didapat seorang Vj harus jelas (sudut pengambilan tepat, fokus gambar tajam, gambar tidak goyang), materi visual cukup, penjelasan narasi atau laporan verbal tidak bertele-tele, sederhana dan tepat.

Hal ini dapat menimbulkan kesan mendalam pada audience dan memudahkan proses penyerapan informasi.yang kemudian menjadi daya tarik pemikat pemirsa, untuk tetap setia berada di depan televisi.

 

B. Rumusan Masalah

Bagaimana mekanisme peran videojournalist dalam peliputan berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Jurnalistik

Menurut Webster Dictionary, journalism (jurnalisme) adalah kegiatan mengumpulkan berita atau memproduksi sebuah surat kabar. Dengan kata lain, jurnalisme adalah kegiatan yang dilakukan oleh seorang wartawan, sedangkan jurnalistik merupakan kata sifat (ajektif) dari jurnalisme.

Pengertian Berita Televisi

Berita memiliki pengertian yang amat sukar untuk dijawab dalam sebuah definisi atau pengertian. Dalam hal ini berkaitan dengan ruang lingkup berita yang amat luas.

Nilai Berita

Walaupun banyak berita yang terhimpun, namun pada prakteknya tidak semua berita layak untuk ditayangkan. Kriteria sebuah berita untuk dapat patut ditayangkan ke masyarakat adalah, sebuah berita tersebut harus memiliki nilai berita. Nilai berita sendiri, menurut Julian Harriss, Kelly Leiter dan Stanley Johnson, mengandung delapan unsur, yaitu: konflik, kemajuan, penting, dekat, aktual, unik, manusiawi, dan berpengaruh (Harriss, Leiter dan Johnson 1981:29- 33).

 

D. Kesimpulan

  1. Mengetahui kekurangan penulis saat penerapan ilmu sehingga, penulis dapat mengerti hal-hal yang harus diperdalam setelah proses magang.
  2. Memahami potensi serta standarisasi kemampuan yang harus dimiliki dalam bidang jurnalistik televisi.
  3. Televisi sebagai salah satu hasil teknologi komunikasi yang berperan sebagai media komunikasi dan informasi, merupakan media yang paling banyak memiliki pengaruh langsung kepada masyarakat, sesuai dengan karakteristiknya yang bersifat audiovisual.

 

E. Saran

  1. Diperlukan adanya pengoptimalan kerja tim, sehingga nantinya stasiun televisi RCTI, mampu menjadi stasiun televisi dengan tayangan berita yang paling baik.
  2. Penempatan berita yang semi fleksibel, terkadang dirasa kurang efektif. Pemirsa hanya akan menyaksikan tayangan berita yang ingin ditayangkan saat berita itu disiarkan. Perpindahan channel televisi, sering kali dilakukan pemirsa, oleh karena itu stasiun tv harus membuat tayangan yang lebih menarik dan informatif.

 

Contoh Tesis Komunikasi

  1. Produksi Segmen Feature dalam Program Berita Jogja di LPP TVRI Yogyakarta
  2. Jurnalistik Di Majalah Olga
  3. Mekanisme Peran Videojurnalis dalam Peliputan Berita di Rajawali Citra Televisi Indonesia
  4. Efektifitas Kinerja Public Relations dalam Hal Menjaga Interaksi Hubungan Komunikasi
  5. Peran Reporter dalam Produksi Berita Seputar Jogja di Jogja Tv – Yogyakarta