Skripsi Pendidikan: Penilaian Hasil Belajar Siswa brdsrkn KBK pd Mata Pelajaran Ekonomi

Judul Skripsi : Penilaian Hasil Belajar Siswa Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK ) pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Subah Kabupaten Batang

 

A. Latar Belakang

Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sumberdaya manusia sementara itu kualitas sumberdaya manusia tergantung pada kualitas pendidikan. Pendidikan merupakan elemen yang sangat penting untuk menciptakan sumberdaya yang berkualitas, cerdas, damai terbuka, demokratis, dan mampu bersaing serta dapat meningkatkan kesejahteraan semua warga negara Indonesia. Untuk itu pembaharuan pendidikan di Indonesia perlu trus dilakukan untuk menciptakan dunia pendidikan yang adaptif terhadap perubahan jaman. Kurikulum hanya sebuah alat untuk mencapai tujuan pendidikan, Sebuah kurikulum yang tidak memadai lagi perlu disempurnakan.

Guna menjawab permasalahan kehidupan tersebut, maka Puskur – Balitbang Depdiknas mengadakan perubahan kurikulum menjadi Kurikulum 2004 atau yang lazim disebut Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK ). Kurikulum ini memberi peluang bagi kepala sekolah, guru, dan peserta didik untuk melakukan inovasi dan improvisasi di sekolah, berkaitan dengan masalah kurikulum, pembelajaran, manajerial dan lain sebagainya yang tumbuh dari aktifitas, kreaatifitas, dan profesionalisme yang dimiliki. Pelibatan masyarakat dalam pembangunan kurikulum mendorong sekolah untuk lebih terbuka, demokratis, dan bertanggungjawab. Pemberian kebebasan yang lebih luas memberi kemungkinan kepada sekolah untuk dapat menemukan jaati dirinya dalam membina peserta didik, guru, dan petugas lainya yang ada di lingkungan sekolah. Dengan demikian, sekolah diharapkan dapat melakukan proses pembelajaran yang efektif, dapat mencapai tujuan yang diharapkan, materi yang diajarkan relevan dengan kebutuhan masyarakat, berorientasi pada hasil (output), dan dampak (outcome), serta melakukan penilaian, pengawasan, dan pemantauan berbasis sekolah secara terus menerus dan berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan terutama untuk menjamin mutu secara menyeluruh (total quality), dan menciptakan proses perbaikan yang berkesinambungan (continues improvement), karena perbaikan tak kenal kata berhenti (Depdiknas, 2004:2).

 

B. Tujuan

  1. Mendiskripsikan persiapan yang dilakukan guru dalam menilai hasil
  2. Mendiskripsikan penetapan indikator keberhasilan siswa oleh guru.
  3. Mendiskripsikan pertimbangan guru dalam menentukan alat penilaian.

 

C. Landasan Teori Skripsi

Landasan Kurikulum Berbasis Kompetensi

Penyempurnaan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) dilandasi oleh kebijakan – kebijakan yang dituangkan dalam peraturan perundang – undangan antara lain : (a) UUD 1945 dan perubahannya; (b) Tap MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN; (c) UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; (4) UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah; (5) Peraturan Pemerintah No. 25 tahun 2000 tentang kewenangan Pemerintah dan Kewenangaan Propinsi sebagai Daerah Otonom.

 

Pengertian Penilaian

Penilaian adalah hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar, sementara evaluasi adalah penentuan nilai suatu program dan penentuan pencapaian tujuan suatu program. Adapun tujuan penilaian meliputi:

  1. Menilai kemampuan individual melalui tugas tertentu.
  2. Menentukan kebutuhan pembelajaran
  3. Membantu dan mendorong siswa
  4. Membantu dan mendorong guru untuk mengajar yang lebih baik
  5. Menentukan strategi pembelajaran
  6. Akuntabilitas lembaga
  7. Meningkatakan kualitas pendidikan

 

Jenis Penilaian

Penilaian kompetensi dasar dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapain kompetensi yang memuat satu ranah atau lebih (kognitif, afektif, dan psikomotorik).

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Subah Kabupaten Batang . Alat pengumpul data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data diuji dengan teknik triangulasi, yang kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.

 

E. Kesimpulan

  1. Bahwa pelaksanaan penilaian hasil belajar siswa berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) di SMA Negeri 1 Subah Kabupaten Batang diawali dari berbagai tahap dimana setiap tahap saling berhubungan untuk menghasilkan penilaian yang mendekati sempurna.
  2. Tahap persiapan yang dilakukan oleh guru dalam menilai hasil belajar yaitu menilai tingkat kesukaran kompetensi siswa, menentukan nilai SKBM, dan menentukan alat penilain yang dipakai.
  3. Guru menentukan indikator keberhasilan siswa berdasarkan dari hasil tes tiap

 

Contoh Skripsi Pendidikan

  1. Penilaian Hasil Belajar Siswa Berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK )
  2. Analisis Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad dan Pengaruhnya Terhadap Upaya Peningkatan Hasil Belajar Akuntansi Dalam Pokok Bahasan Pencatatan Transaksi Perusahaan Dagang Mata Pelajaran Akuntansi pada Siswa Kelas II Semester I SMU Negeri 7 Purworejo
  3. Analisis Motivasi Belajar Akuntansi dan Orientasi Pasca Lulus Serta Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada Siswa Kelas III Jurusan Akuntansi SMK Bisnis dan Manajemen Se-Kota Tegal Tahun Ajaran 2004/2005
  4. Penerapan Student Team Achievement Division (STAD) Sebagai Metode Pembelajaran pada Mata Pelajaran Ekonomi Pokok Bahasan Kebijakan Fiskal dan Moneter pada Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Boja Tahun Pengajaran 2006/2007
  5. Pengaruh Penggunaan Metode Belajar Aktif Tipe Quiz Team terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar

Incoming search terms: