Skripsi Manajemen: Analisis Portofolio Saham yang Optimal di BEJ dengan Menggunakan Indeks Beta

Judul: Analisis Portofolio Saham yang Optimal di BEJ dengan Menggunakan Indeks Beta

 

A. Latar Belakang

Pada dasarnya investor mengharapkan investasi yang ditanamkan akan menghasilkan tingkat pengembalian yang maksimal dengan risiko yang seminimal mungkin. Pembentukan portofolio berangkat dari usaha diversifikasi investasi guna mengurangi risiko. Terbukti bahwa semakin banyak jenis efek yang dikumpulkan dalam keranjang portofolio, maka risiko kerugian saham yang satu dapat dinetralisir oleh keuntungan dari saham lain. Tetapi diversifikasi bukanlah suatu jaminan dalam mengusahakan risiko yang minimum dengan keuntungan maksimum sekaligus. Sehingga para investor yang rasional perlu mengadakan analisis sebelum melakukan investasi agar risiko dapat diminimalisasi sekecil mungkin. Investor melakukan diversifikasi dalam berbagai portofolio dikarenakan hasil yang diharapkan dari tiap jenis sekuritas dapat saling menutup.

Sedangkan kenyataannya adalah tiap-tiap investor mempunyai tanggapan risiko yang mungkin berbeda. Untuk itu para investor perlu mendiversifikasikan sahamnya agar investor dapat memilih portofolio yang efisien dan memilih risiko yang terkecil berbeda, kadang ada investor yang memilih risiko yang lebih besar dengan kompensasi return ekspektasi yang lebih besar juga dan ada investor yang tidak menyukai risiko. Pemodal mencoba meramal return yang diharapkan dengan memakai batas kemungkinan bahwa hasil tidak dapat dicapai. Investor dihadapkan pada beberapa alternatif sekuritas yang beberapa diantaranya dapat dipilih. Apa yang dibutuhkan pemodal adalah kemampuan untuk menyusun pilihannya dari tiap kombinasi kepuasan paling sedikit sampai kepuasan tertinggi. Investor yang rasional hanya tertarik dengan portofolio yang optimal. Hal tersebut menjadi landasan peneliti untuk mengambil judul “Analisis Portofolio Saham Yang Optimal di Bej dengan Menggunakan Indeks Beta”

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah tingkat keuntungan (return) dan tingkat risiko sekuritas individual saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta?
  2. Bagaimanakah tingkat keuntungan (return) dan tingkat risiko portofolio saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta?
  3. Bagaimanakah pembentukan potofolio yang optimal di BEJ dengan menggunakan indeks beta?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Investasi

Menurut Halim(2003: 2) investasi adalah penempatan sejumlah dana pada saat ini dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang.

 

Pengertian Saham

Menurut Thian Hin (2001: 13). Saham yaitu surat berharga yang merupakan bukti kepemilikan seseorang atau badan terhadap suatu perusahaan.

 

Jenis Saham antara lain:

1. Saham Biasa

Saham biasa adalah saham yang tidak memperoleh hak istimewa. Pemegang saham biasanya memperoleh hak untuk memperoleh deviden sepanjang perseroan memperoleh keuntungan (Gitosudarmo:1999:265).

2. Saham Preferen

Saham preferen merupakan saham yang mempunyai sifat gabungan antara obligasi dan saham biasa (Jogiyanto; 2003:67), saham preferen adalah saham yang memberikan hak deviden dan atau bagian kekayaan pada saat perubahan lebih dahulu dari saham biasa, dan disamping itu mempunyai preferen untuk digunakan dalam mengajukan pencalonan direksi/ komisaris (Gitosudarmo, 1999:266).

3. Saham Treasury ( Treasury stock )

Saham treasury adalah saham milik perusahaan yang sudah pernah dikeluarkan dan beredar yang kemudian dibeli kembali oleh perusahaan untuk dipensiunkan tetapi disimpan sebaagai treasuri (Jogiyanto, 2003: 74).

 

Pengertian Portofolio

Menurut Ardiyos (dalam skripsi Aminah, 2004: 23) tujuan portofolio adalah mengurangi risiko dengan penganekaragaman kepemilikan efek.

Teori pemilihan portofolio pertama kali dikembangkan oleh Markowitz dengan beberapa asumsi sebagai berikut:

  1. Seorang pemodal mempunyai sejumlah uang tertentu.
  2. Sejumlah uang tersebut di investasikan untuk jangka waktu tertentu disebut holding period.
  3. Pada akhir masa tertentu (Holding Period) pemodal akan menjual sahamnya.
  4. Pemodal akan selalu mencoba menghindari risiko (Risk Averse)
  5. Untuk menghindari risiko, pemodal mencoba melakukan diversifikasi investasi
  6. Pemodal menghadapi babarapa portofolio dimana harga sudah pasti. Masalahnya adalah bagaimana mengalokasikan uang mereka diantara berbagai portofolio untuk memaksimalkan hasil yang dharapkan.
  7. Semua portofolio secara sempurna dapat dibagi
  8. Pilihan investasi tidak tergantung pemodal lain(Sunaryah,2004: 194).

 

Beta

Beta merupakan konsep statistik untuk mengukur sensivitas perolehan suatu sekuritas terhadap perubahan pasar. Beta juga merupakan ukuran tingkat risiko. Beta bisa bernilai negatif, berarti kenaikan perolehan pasar menyebabkan penurunan perolehan aset atau saham (arah perolehan saham atau asat berlawanan dengan arah perolehan pasar), seperti halnya suatu asset mempunyai beta, portofolio yang terdiri dari beberapa aset juga mempunyai beta. Koefisien beta bagi suatu portofolio tidak hanya tergantung pada beta setiap aset yang membentuk portofolio tetapi juga besarnya proporsi masing-masing asset dalam portofolio.

 

Metode Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di BEJ sebanyak 350 perusahaan pada periode januari 2004 sampai desember 2005.

Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan slovin dengan persen kelonggaran 5% yaitu sebesar 187 perusahaan.

Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi yaitu Indonesian Capital Directory dan Jakarta Stock Exchange.

 

Kesimpulan

  1. Tingkat keuntungan (return) dapat diperoleh dengan cara menggunakan beta sekuritas dengan hasil return yang diperoleh rata-rata 2,54948984 dan risiko sekuritas individual 0,000429 yang berarti pasar cukup bergairah.
  2. Tingkat keuntungan (return) portofolio yang optimal dapat dilakukan dengan mencari beta portofolio dengan menggunakan indeks tunggal yaitu sebesar 0,115579866 dan risiko sekuritas saham individual sebesar -1.97555871.
  3. Portofolio yang optimal dapat dilakukan dengan menggunakan indeks tunggal karena dapat digunakan untuk menghitung return ekspektasi dan risiko portofolio yang didasarkan pada pengamatan bahwa harga dari suatu sekuritas berfluktuasi searah dengan indeks harga pasar.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Portofolio Saham yang Optimal di BEJ dengan Menggunakan Indeks Beta
  2. Analisis Tingkat Kebangkrutan Model Altman dan Foster pada Perusahaan Textile dan Garment Go-Public di Bursa Efek Jakarta
  3. Hubungan Kredit Usaha Baitul Maal Wattamwil (BMT) dengan Pendapatan Usaha Mikro di Kabupaten Tegal
  4. Prosedur Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar pada Kantor Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah
  5. Sistem Perawatan Arsip Tekstual di Badan Arsip Daerah Provinsi Jawa Tengah