Tesis Manajemen: Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Fngsi Mentoring & Stres Kerja

Judul Tesis : Analisis Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Fungsi Mentoring, dan Stres Kerja (Studi pada PT. Danliris Sukoharjo)

 

A. Latar Belakang

Seorang pemimpin akan menjalankan gaya kepemimpinan yang berbeda. Dalam menjalankan gaya kepemimpinannya akan mempengaruhi tingkat konflik, stres peran, kepanikan dan gangguan terhadap karyawan dalam organisasi (Sosik dan Godshalk:2000). Robbins (2002:27) menyatakan bahwa gaya kepepemimpinan akan mengilhami dan memberikan efek yang luar biasa pada pengikutnya. Salah satu gaya kepemimpinan yang sering dibahas saat ini adalah gaya kepemimpinan transformasional. Gaya kepemimpinan ini dinilai memiliki keunggulan jika dibanding kan gaya kepemimpinan transaksional. Bukti- bukti menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional lebih erat dengan tingkat keluar karyawan yang rendah, produktivitas yang tinggi, dan kepuasan karyawan yang tinggi.(Robins, 2002:27)

Selain faktor kepemimpinan, adanya dukungan sosial dapat menyangga dampak stres, dukungan sosial dapat merupakan hubungan dengan rekan sekerja atau supervisor. Hal ini didasari bahwa dukungan sosial bertindak sebagai pereda yang mengurangi efek negatif bahkan untuk pekerjaan yang mempunyai tingkat ketegangan tinggi (Robbins, 2002 : 308). Mentoring merupakan bentuk dari dukungan sosial yang mampu menekan stres kerja para anggotanya. Mentoring adalah fungsi hubungan antara anggota organisasi yang mempunyai pengalaman dan keahlian lebih dengan anggota organisasi yang kurang memiliki pengalaman dan keahlian (Sosik dan Godshalk, 2000).

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah gaya kepemimpinan transformasional atasan memiliki hubungan positif dengan fungsi mentoring yang diterima bawahan ?
  2. Apakah gaya kepemimpinan transformasional atasan memiliki hubungan negatif dengan stres kerja bawahan?
  3. Apakah fungsi mentoring yang diterima bawahan memiliki hubungan negatif dengan stres kerja bawahan?

 

C. Landasan Teori

Definisi Kepemimpinan

Dalam studi perilaku organisasi, banyak ahli yang telah mendefinisikan konsep kepemimpinan, bahkan jumlah definisi kepemimpinan, hampir sama banyaknya dengan orang yang mencoba mendefinisikannya (Yukl, dalam Handoko dan Tjiptono, 1996).

Gaya Kepemimpinan Transformasional

Gaya kepemimpinan Transformasional merupakan gaya kepemimpinan yang paling efektif jika dibandingkan dengan gaya kepemimpinan transaksional maupun Laissez-Faire (Sosik dan Godshalk, 2000). Model Kepemimpinan Transformasional berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Model ini didasarkan pada upaya pemimpin untuk mengubah berbagai nilai, keyakinan dan kebutuhan para bawahan (Handoko dan Tjiptono, 1996). Bass (dalam Howel dan Merenda, 1999) menyatakan bahwa kepemimpinan Transformasional memungkinkan bawahan untuk meningkatkan ketertarikan diri dalam mencapai tujuan, misi dan visi kolektif yang lebih tinggi.

Definisi Mentoring

Murray (dalam Sosik dan Godshalk, 2000) mendefinisikan mentoring sebagai hubungan antara sesorang yang memiliki keahlian dan pengalaman lebih dengan seseorang yang kurang mempunyai keahlian dan pengalaman, dengan tujuan agar orang yang kurang berpengalaman tersebut berkembang dan mengembangkan kompetensi spesifiknya.

 

D. Metode Penelitian Tesis 

Obyek penelitian ini adalah PT. Danliris Sukoharjo, yang bergerak di bidang textile dan garmen. Penelitian ini diterapkan pada 233 karyawan semua bidang PT. Danliris Sukoharjo sebagai sample.

Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Modelling (SEM).

Dalam penelitian ini menggunakan dasar survey.

Dalam penelitian ini menggunakan 2 kategori sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder.

 

E. Kesimpulan

  1. Dari hasil pengumpulan data dapat diketahui bahwa deskripsi tanggapan responden pada variabel gaya kepemimpinan transformasional, menunjukan bahwa gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh atasan pada PT. DANLIRIS Sukoharjo adalah sedang.
  2. Hasil tanggapan responden terhadap variabel fungsi mentoring yang diterima bawahan menunjukan bahwa karyawan menerima fungsi mentoring yang tinggi.
  3. Tanggapan responden terhadap variabel stres kerja menunjukan hasil stres kerja karyawan PT. DANLIRIS adalah berada pada tingkat rendah.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Pengaruh Kebijakan Moneter terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pasca Krisis di Indonesia
  2. Analisis Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional, Fungsi Mentoring, dan Stres Kerja (Studi pada PT. Danliris Sukoharjo)
  3. Penerapan Bauran Promosi ( Promotional Mix ) Dalam Usaha Meningkatkan Jumlah Pelanggan Kartu Flexi pada PT. Telkom Kandatel Solo
  4. Strategi Promosi PT. Telkom Kandatel Solo Dalam Meningkatkan Volume
  5. Peranan Public Relations dalam Memberikan Pelayanan Prima di Pt. Telkom