Skripsi Akutansi: Pengaruh Total Asset, Devidend Payout Ratio trhdp Price Earning Ratio

Skripsi Akutansi: Pengaruh Total Asset, Net Income, Debt Equity Ratio, Return on Equity,dan Devidend Payout Ratio terhadap Price Earning Ratio ( Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ )

 

A. Latar Belakang

Analisa penilaian saham pendekatan fundamental mencoba untuk memperkirakan harga saham di masa datang dengan mengestimasikan nilai-nilai faktor fundamental perusahaan seperti Penjualan, Pertumbuhan Penjualan, Biayabiaya, Kebijakan deviden, Cash Flow dan menghubungkan variabel-variabel tersebut, sehingga dapat mengindikasikan harga saham di masa datang. Dalam menilaisd saham dengan pendekatan fundamental, investor dapat melakukan dengan dua pendekatan yaitu Pendekatan Present Value ( Cash Flow Approach ) dan Pendekatan Price Earning Ratio ( Earning Multiplier ). Pendekatan arus kas ( Cash Flow Approach ) yaitu dengan mempresent valuekan estimasi arus kas yang akan dihasilkan oleh perusahaan di masa datang.

Konsep ini didasarkan bahwa nilai suatu saham akan sama besarnya dengan Present Value Cash Flow yang diharapkan oleh investor. Dalam penggunaan pendekatan arus kas hampir serupa dengan analisa penilaian atas obligasi ( Bond ), yaitu dengan menentukan Expected Rate of Return yang didasarkan risk free dan risk premium. Namun demikian menurut beberapa analisis dan investor, pendekatan arus kas ini dianggap kurang realistic yang disebabkan kesulitan untuk memprediksi deviden yang akan dibagikan. Selain itu pula investor yang berinvestasi dalam saham lebih tertarik untuk mendapatkan Capital Gain dibandingkan dengan deviden ( Jones 2002 ).

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

  1. Apakah faktor-faktor Total Asset, Net Income, Debt equity Ratio, Return on Equity,dan Devidend Payout Ratio akan berpengaruh secara serempak terhadap nilai Price Earning Ratio (PER) perusahaan?
  2. Bagaimana hubungan secara individual Total Asset, Net Income, Debt equity Ratio, Return on Equity dan Devidend Payout Ratio terhadap nilai Price Earning Ratio (PER)?

 

C. Landasan Teori

Discounted Cash Flow Model

Pendekatan Dividend Discount Model digunakan untuk menganalisa prospek perusahaan dimasa datang dengan mengestimasikan dividen yang akan dibayar. Selain itu analisa ini juga mengestimasikan rate of return yang disyaratkan atau menggunakan discount rate yang berdasarkan resiko perusahaan tersebut.

Price Earning Ratio

PER atau Earning Multiplier merupakan salah satu pendekatan yang sering digunakan analisis sekuritas dalam menilai suatu saham. Pendekatan ini berdasarkan perhitungan atas resiko harga saham per lembar (P) dengan earning tiap lembar sahamnya (EPS). Perhitungan dengan pendekatan ini mengindikasikan seberapa kesediaan atau keinginan investor untuk membayar saham tersebut dari keuntungan atas saham tersebut dan return yang diterima oleh investor. Sebagai contoh jika harga saham Rp 1.000,- sedangkan earning per saham tersebut adalah Rp 200,-, maka PER tersebut adalah 5 kali. Hal ini mengindikasikan kesediaan investor untuk membayar Rp 5,- untuk setiap Rp 1,- keuntungan saham.

Faktor-faktor yang diduga Mempengaruhi PER

Telah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat 3 faktor yang dapat mempengaruhi PER, yaitu DPR (Dividend Payout Ratio), Required Rate of Return dan pertumbuhan dividen. Pengembangan atas teori tersebut mengindikasikan adanya faktor-faktor lain yang diduga mempengaruhi PER, yaitu :

  • Total Asset
  • Net / Loss Income
  • Debt Equity Ratio (DER)
  • Dividend Payout Ratio (DPR)

 

D. Metode Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Price Earning Ratio.

Perusahaan yang menjadi sampel adalah perusahaan manufaktur yang mengumumkan pembagian deviden dari tahun 1999- 2003. Dan periode penelitian yang digunakan yaitu pada tahun 1999-2003.

Variabel terikat yang digunakan adalah Price Earning Ratio, sedangkan variabel-variabel bebas yang digunakan adalah total asset, net income, debt equity ratio, return on equity, dan devidend payout ratio.

Alat uji yang digunakan yaitu alat uji regresi berganda.

 

E. Kesimpulan Skripsi

  1. Sebelum melakukan analisa data, dilakukan uji pra analisa data, yaitu dengan melogaritma naturalkan variabel Total Asset dan Net Income. Hal ini bertujuan untuk menormalkan data, karena kedua variabel tersebut memiliki skala pengukuran yang beda dengan variabel lainnya,maka dengan cara ini akan mendapatkan skala pengukuran tiap variabel menjadi relatif sama dan juga untuk memperoleh hubungan yang lebih valid antara variabel independen dengan variabel dependen,dalam hal ini adalah variabel Total Asset dan Net Income.
  2. Dalam uji asumsi klasik dapat diambil kesimpulan bahwa, semua variabelvariable Total Asset, Net Income, Debt equity Ratio, Return on Equity,dan Devidend Payout Ratio bebas dari asumsi klasik. Hal ini berarti bahwa variablevariabel tersebut tidak perlu dikeluarkan dari model regresi yang akan berpengaruh terhadap hasil.
  3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima variabel yaitu Total Asset, Net Income, Debt equity Ratio, Return on Equity,dan Devidend Payout Ratio secara serempak mempengaruhi nilai PER. Hal ini dibuktikan dengan uji F yang telah dilakukan pada bab 4 (empat).

 

Contoh Skripsi Akutansi

  1. Pengaruh Luas Pengungkapan Sukarela dan Asimetri Informasi terhadap Cost Of Equity Capital
  2. Pengaruh Rasio Camel terhadap Kinerja Keuangan pada Bank
  3. Pengaruh Right Issue terhadap Return Saham dan Volume Perdagangan Saham Perusahaan di Bursa Efek
  4. Pengaruh Total Asset, Net Income, Debt Equity Ratio, Return On Equity dan Devidend Payout Ratio terhadap Price Earning Ratio ( Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEJ )
  5. Penggunaan Informasi Keuangan untuk Memprediksi Laba dan Arus Kas Perusahaan Go Public di Indonesia