Tesis Manajemen: Analisis Network dlm Perencanaan dan Pengawasan Finishing

Judul Tesis : Analisis Network dalam Perencanaan dan Pengawasan Finishing pada PT. WIJAYA KWARTA PENTA di Karanganyar

 

A. Latar Belajar

Perencanaan merupakan suatu rangkaian yang sangat penting karena akan mempengaruhi fungsi-fungsi manajemen selanjutnya. Seperti yang dikemukakan oleh Handoko (1995:81), yaitu bahwa : Perencanaan pada suatu kegiatan mutlak untuk dilakukan, karena perencanaan bermanfaat membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahanperubahan lingkungan, membantu manajer memahami keseluruhan gambaran operasi dengan lebih jelas, memudahkan dalam melakukan koordinasi diantara berbagai bagian organisasi, membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan mudah dipahami.

Perencanaan produksi kegiatannya meliputi penelitian dan pengembangan produk, diharapkan perusahaan industri mampu bersaing dengan perusahaan lain dalam menyediakan produk yang disenangi oleh konsumen. Tanpa adanya kegiatan perencanaan produksi maka operasi perusahaan tersebut cenderung menuju terjadinya penyimpangan dalam proses produksi. Sedangkan pengawasan proses produksi merupakan berbagai kegiatan dan metode yang digunakan oleh manajer untuk mengelola, mengatur, mengorganisasi dan mengarahkan proses produksi. Pengawasan proses produksi bertujuan untuk mengusahakan agar produk yang diinginkan, jumlah dan kualitasnya tepat serta sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

 

B. Rumusan Masalah

  • Bagaimana cara kerja proses produksi ditetapkan dengan urutan yang logis agar pekerjaan selesai tepat waktu?
  • Berapa waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menyelesaikan masalah-masalah pekerjaan?
  • Berapa waktu penyelesaian pekerjaan jika digunakan diagram network?

 

C. Landasan Teori

Pengertian Produksi

Banyak pakar mendefinisikan produksi dari berbagai sudut pandang masing-masing. Salah satunya adalah definisi produksi menurut Ahyari (1984:1) Produksi diartikan sebagai penciptaan atau penambahan faedah. Penciptaan atau penambahan faedah ini ada berbagai macam, antara lain yaitu:

  1. Faedah bentuk
  2. Faedah waktu
  3. Faedah tempat
  4. Kombinasi dari faedah-faedah tersebut diatas.

Perencanaan dan Pengawasan

Perencanaan dan pengawasan produksi adalah penentuan dan penetapan kegiatan-kegiatan produksi yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut dan mengawasi kegiatan pelaksanaan dari proses dan hasil produksi, agar apa yang telah direncanakan dapat terlaksana dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai (Assauri, 1993:34).

Pengertian Network

Analisis network merupakan metode yang sangat membantu dalam proses perencanaan dan pengawasan produksi. Network adalah metode untuk menyusun suatu perencanaan dan mengendalikan suatu kegiatan. Menurut (Ahyari, 1987:2) Analisis network adalah salah satu alat dalam menyusun perencanaan, koordinasi dan penyelesaian pekerjaan dengan jangka waktu dan biaya yang paling efisien.

 

D. Metode Penelitian Tesis

Penulis mengadakan penelitian pada PT. Wijaya Kwarta Penta yang bergerak di bidang Finishing.

Jenis data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan data primer dan data sekunder.

Teknik yang digunakan untuk mendapatkan data yang diperlukan yaitu observasi, wawancara dan menyalin data.

Dalam melakukan perencanaan dan pengawasan produksi akan digunakan metode jaringan kerja (Analisis Network).

Perusahaan tekstil Wijaya Kwarta Penta terletak di Desa Tegal Rejo, Dagen, Jaten, Karanganyar.

 

E. Kesimpulan

  1. Urutan produksi penyempurnaan kain pada PT. Wijaya Kwarta Penta adalah: Persiapan bahan baku, Jigger, Pad Dryer, Stenter, Folding, Rolling, Packing, dan Pengepakan produk.
  2. Apabila waktu penyelesaian pekerjaan pada proses produksi dikerjakan dengan waktu normal memerlukan waktu 637 menit.
  3. Dengan diagram Network diatas dapat diketahui 2 jalur yaitu :
    1. Jalur A-B-C-D-E-Dummy-H dengan jumlah waktu 610 menit. Kegiatannya antara lain: Persiapan bahan baku, Jigger, Pad Dryer, Stenter, Folding, Packing, dan Pengepakan produk.
    2. Jalur A-B-C-D-F-G-H dengan jumlah waktu 597 menit. Kegiatannya antara lain : Persiapan bahan baku, Jigger, PAD Dryer, Stenter, Rolling, Packing dan Pengepakan produk.

 

Contoh Tesis Manajemen

  1. Analisis Network dalam Perencanaan dan Pengawasan Finishing pada PT. WIJAYA
  2. Pemanfaatan Media Periklanan dalam Upaya Menarik Minat Calon Siswa
  3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Kredit di PT. MANDALA MULTIFINANCE
  4. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kartu Simpati
  5. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Melakukan Pembelian pada Minimarket As Gross Ar Royyan di Ngoresan Jebres Surakarta

Tesis Manajemen: Analisis Network dlm Proses Produksi Shopping Bag

Judul Tesis : Analisis Network dalam Proses Produksi Shopping Bag di PT Wangsa Jatra Lestari Kartasura

 

A. Latar Belakang Tesis

Pada suatu perusahaan manufaktur mempunyai beberapa factor produksi, antara lain : manusia (man), bahan (material), mesin (machine), uang(money), metode (method) membutuhkan pemeliharaan dan pengelolaan dengan adanya konsekuensi berbagai biaya, sehingga perlu adanya penghematan. Penghematan pada dasarnya akan mengarah pada efisiensi. Hal ini merupakan konsep matematik, atau merupakan perhitungan rasio antara keluaran dan masukan. Dalam proses produksi suatu produk sedapat mungkin dicapai peningkatan efisiensi. Dalam hal ini sering kali ditemuiadanya proses produksi yang lama atau keterlambatan proses karena adanya gangguan-gangguan pada lintasan produksinya, sehingga waktu yang biasanya tepat akan menjadi lebih lama dan tidak sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.

Suatu proses produksi memegang peranan penting dalam meningkatkan hasil produksi. Pada umunya sebelum perusahaan melaksanakan proses produksi, manajemen perusahaan perlu mengadakan penyusunan perencanaan dan penjadwalan dengan baik, serta ditambah pengawasan yang intensif. Tujuan dari semua ini agar selama proses produksi dapat berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditentukan. Sedangkan pengawasan produksi sebagai usaha untuk pengendalian proses produksi agar sesuai rencanan dan untuk mengetahui penyimpangan yang terjadi selama proses produksi berlangsung.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan bila dilakukan secara normal ?
  2. Bagaimana jalur kritis dalam proses pembuatan shopping bag di PT WANGSA JATRA LESTARI agar diketahui batas waktu penyelesaian proses produksi ?
  3. Berapa probabilitas proses produksi dapat selesai tepat waktu sesuai dengan yang ditargetkan ?

 

C. Landasan Teori

Proses Produksi

Proses produksi adalah bagian terpenting dari suatu aktivitasaktivitas perusahaan dalam penciptaan suatu barang atau jasa. Ini berarti proses produksi bertanggung jawab terhadap pengolahan bahan baku menjadi produk yang dapat di jual. “Proses produksi didefinisikan oleh Heizer dan Render (2005 : 17) sebagai suatu proses penciptaan produk yang berupa barang dan jasa.”

Perencanaan Produksi

Perencanaan merupakan salah satu fungsi dari manajemen, dimana perencanaan tersebut menentukan usaha atau tindakan untuk suatu kegiatan yang diputuskan oleh pimpinan. “Perencanaan mempunyai arti penting bagi seluruh kegiatankegiatan yang dilaksanakan oleh perusahaan, menurut Assauri (1999 : 129).”

Pengertian Analisis Network

“Analisis Network adalah suatu alat dalam penyusunan perencanaan, koordinasi dan pengawasan proyek dengan penyesuaian proyek dalam jangka waktu dan biaya yang paling efisien (Handoko, 1999 : 401 -402).”

 

D. Metode Penelitian

Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode PERT yang nantinya merupakan input bagi perusahaan dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan pengawasan proses produksi agar lebih baik.

Dari analisis pada proses produksi shopping bag di PT Wangsa Jatra Lestari dapat diketahui untuk menyelesaikan pekerjaan apabila dilakukan secara normal adalah 29 menit.

 

E. Kesimpulan

  1. Waktu penyelesaian pekerjaan bila dilakukan secara normal adalah 29 menit.
  2. Dari diagram network diatas, dapat diketahui ada 4 jalur :
  3. Jalur A – B –E – F – G – J dengan lama waktu 2,3 + 2,2 + 2,2 + 2 + 3,2 + 7,2 = 19, 1 menit.
  4. Jalur A – B – C – D – F – G – J dengan lama waktu 2,3 + 2,2 + 2,3 + 2,3 + 2 + 3,2 + 7,2 = 21, 5 menit.
  5. Jalur A – B – E – F – G – H – I dengan lama waktu 2,3 + 2,2 + 2,2 + 2 + 3,2 + 2,5 + 5,2 = 19, 6 menit.
  6. Jalur A – B – C – D – F – G – H – I dengan lama waktu 2,3 + 2,2 + 2,3 + 2,3 + 2 + 3,2 + 2,5 + 5,2 = 22 menit.
  7. Jalur yang terkecil yaitu jalur A – B – E – F – G – J dengan lama waktu 2,3 + 2,2 + 2,2 + 2 + 3,2 + 7,2 = 19, 1 menit.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Pengaruh Customer Satisfaction Terhadap Intention to Stay With Incumbent
  2. Analisis Persediaan Bahan Baku Kertas Cd Roll 81 dan Tinta Aeroweb Black pada CV. Harapan Baru Surakarta
  3. Pengaruh Persepsi Kualitas Produk dalam Iklan Merek Induk dan Kredibilitas Perusahaan
  4. Analisis Network Dalam Proses Produksi Shopping Bag di PT Wangsa Jatra Lestari Kartasura
  5. Merencanakan Kebutuhan Bahan Baku Kalender dengan Menggunakan Metode Material

 

 

Skripsi Manajemen: Network Produk Kursi Jati pd PT ART FURNITURE di Boyolali

Judul Skripsi : Analisis Network Produk Kursi Jati pada PT ART FURNITURE di Boyolali

 

A. Latar Belakang

Agar pelaksanaan proses produksi dapat selesai tepat pada waktunya, perlu ditentukan urutan kegiatan dan waktu penyelesaian kegiatan. Bila proses produksi mengalami keterlambatan maka mengakibatkan bertambahnya waktu dan biaya. Untuk itu agar proses produksi dapat selesai tepat pada waktunya, maka perusahaan perlu menyusun suatu jadwal dan dalam penyusunan ditentukan suatu waktu standar sebagai acuan. Oleh karena itu agar proses produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana dan tidak mengalami keterlambatan diperlukan alat untuk menganalisanya, yaitu dengan menggunakan Analisis Network.

PT Art Furniture adalah anak cabang dari PT Rakabu Furniture yang bergerak dibidang Furniture (mebel). PT Art Furniture ini focus pada proses produksi saja, dikarenakan semua peralatan produksi mebel ada diperusahaan ini. Pada intinya perusahaan ini adalah membuat berbagai macam produk meubeler untuk dikirim ke luar negeri (export) yang kebanyakan dibuat atas pesanan buyer / konsumen, maka perusahaan ini harus selalu menjaga kualitas produknya agar selalu diminati oleh konsumen luar negeri. Apalagi di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang jatuh seperti sekarang ini, maka perusahaan mau tidak mau dituntut untuk semakin meningkatkan pengawasan terhadap produksi pesanan buyer dari luar negeri.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana analisis Network diterapkan dalam proses produksi dengan urutan logis agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu?
  2. Bagaimana jalur kritis untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan waktu yang paling efisien?

 

C. Tinjauan Pustaka

Proses Produksi

Bagian terpenting dari suatu aktivitas perusahaan dalam nenciptakan suatu barang atau jasa adalah proses produksi. Proses produksi merupakan penerapan dari perencanaan dan pengawasan produksi, dimana apa yang telah direncanakan dan dalam pelaksanaan tersebut memerlukan suatu kontrol agar tetap berjalan pada arah yang telah ditetapkan.

Perencanaan

Perencanaan merupakan suatu hal yang penting dalam manajemen agar faktor-faktor produksi dapat diarahkan secara optimal untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Menurut Gitosudarmo dan Mulyono (1996 : 71), perencanaan merupakan spesifikasi dari tujuan perusahaan yang akan ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengawasan

Pengawasan tidak dapat dilakukan tanpa adanya perencanaan terlebih dahulu, sebaliknya perencanaan dapat dilakukan tanpa adanya pengawasan. Hanya saja pelaksanaan dan perencanaan yang telah digariskan sebelumnya tidak dapat dijamin. Pengawasan berusaha untuk memberikan jaminan agar tujuan-tujuan organisasi dari manajemen tercapai. Pengawasan adalah suatu kegiatan untuk mengkoordinir aktivitas-aktivitas pengerjaan atau pengolahan agar waktu penyelesaian yang telah ditentukan terlebih dahulu dapat dicapai dengan efektif dan efisien (Assauri, 1999:148).

 

D. Metode Penelitian

Penulis melakukan penelitian pada PT Art Furniture untuk jenis barang produksi yaitu Kursi Jati.

Data yang dikumpulkan adalah urutan proses produksi, waktu proses produksi, gambaran umum perusahaan, lokasi perusahaan, struktur organisasi, dan jenis pekerjaan yang ada di perusahaan.

Pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pengamatan dan praktek lapangan, melakukan pengamatan secara menyeluruh pada bagian produksi, melakukan wawancara langsung dengan karyawan dan pihak perusahaan terkait serta dengan studi pustaka.

 

E. Kesimpulan

  1. Dengan analis network yang menggunakan metode PERT dan CPM dapat diketahui urutan kegiatan, expected time, dan jalur kritis yang dapat memudahkan perusahaan dalam melakukan perencanaan proses produksi kursi untuk memperoleh waktu produksi yang efisien.
  2. Urutan pekerjaan dalam pembuatan Kursi Jati yaitu: QC mentah (A); Pengovenan (B); Pemotongan komponen kayu (C); Pembuatan mal bengkok (D), Membuat purus (E); Membuat dudukan (F); Membuat purus (G); Pengamplasan (H); Perakitan (I); Shanding (J); Pengobatan (K); Diamplas (L); Woodfiller (M); Spray Shanding seller (N); Shanding warna (O); Top cut (P); Check QC buyer (Q); Packing (R); Kontainer (S).

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia
  2. Analisis Network Produk Kursi Jati pada PT ART FURNITURE di Boyolali
  3. Prosedur Surat – Menyurat pada Bagian Sekretariat di Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta
  4. Penerapan Saluran Distribusi Orangin pada Perusahaan Jamu PT Air Mancur Karanganyar
  5. Penentuan Strategi Bauran Pemasaran yang diterapkan pada PT. Kharisma Rotan Mandiri

 

Skripsi Manajemen: Analisis Network utk Produksi Hard Cover A4 pd PT. Solo Murni Surakarta

Judul Skripsi : Analisis Network untuk Produksi Hard Cover A4 pada PT. Solo Murni Surakarta

 

A. Latar Belakang

Perkembangan dunia industri yang semakin pesat menjadikan banyak berdirinya perusahaan berskala besar, menengah dan kecil. Banyaknya perusahaan yang bergerak di bidang yang sama mengakibatkan persaingan yang semakin ketat. Segala cara dilakukan perusahaan untuk dapat memenangkan persaingan baik melalui peralatan yang modern, SDM yang unggul dan juga pengoptimalan waktu dan biaya.

Tujuan perusahaan memperoleh keuntungan yang sebesarbesarnya memerlukan sebuah perencanaan yang matang. Perencanaan memegang peranan penting dalam usaha mencapai tujuan tersebut, dan merupakan usaha pengambilan keputusan yang mempengaruhi jalannya perusahaan di waktu yang akan datang. Berkaitan dengan pentingnya perencanaan, maka untuk dapat mengantisipasi keinginan konsumen serta mampu bersaing dengan perusahaan lain perusahaan dituntut untuk dapat beroperasi secara efektif dan efisien dalam mengalokasikan sumber daya yang dimiliki serta semua aktivitas dapat selesai sesuai denngan perencanaan. Waktu penyelesaian yang lebih lambat dari waktu yang telah ditentukan akan mengganggu kelancaran operasi perusahaan tersebut.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Berapa waktu penyelesaian tiaptiap pekerjaan yang dibutuhkan PT. Solo Murni?
  2. Bagaimana jalur kritis yang digunakan untuk menyusun perencanaan dengan waktu efisien?
  3. Berapa probabilitas penyelesaian produksi?

 

C. Landasan Teori

Perencanaan Produksi

Semua kegiatan yang merupakan rangkaian penyelesaian pekerjaan harus direncanakan terlebih dahulu secara matang dan sebaikbaiknya. Jadi, semaksimal mungkin segala kegiatan atau aktivitas yang ada dalam perusahaan dapat diselesaikan dengan efisien dan tepat waktu. Perencanaan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan perusahaan tersebut. Perencanaan merupakan tujuan pokok atau tujuan utama organisasi beserta caracara untuk mencapai tujuan tersebut. (Indriyo Gitosudarmo, 1999:49).

Proses Produksi

Produksi di dalam suatu perusahaan merupakan kegiatan yang sangat penting. Dikatakan bahwa produksi adalah merupakan dapur dari sebuah perusahaan. Apabila kegiatan produksi dalam perusahaan terhenti, maka seluruh kegiatan dalam perusahaan tersebut akan terhenti pula. Demikian pula seandainya terdapat berbagai hambatan yang mengakibatkan tersendatnya kegiatan produksi, maka seluruh kegiatan dalam perusahaan tersebut akan terganggu pula. Karena sangat pentingnya kegiatan produksi, maka suatu perusahaan harus selalu memperhatikan kegiatan produksi di perusahaan tersebut.

Analisis Network

Analisis network adalah suatu cara analisis produksi baik untuk analisis alur produksi dan analisis waktu produksi untuk melihat alur dan waktu produksi yang paling efisien dan efektif.

 

D. Metode Penelitian

Penelitian dilakukan di bagian produksi PT. Solo Murni, kelurahan Bangak kecamatan Banyudono, Boyolali.

Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini yaitu menggunakan Observasi, Wawancara, dan Studi Pustaka.

Sumber Data penelitian ini yaitu menggunakan data primer dan data sekunder.

Teknik Analisis Data Penelitian ini Menggunakan metode analisis network.

 

E. Kesimpulan

  1. Dengan analisis network yang menggunakan metode PERT dan CPM dapat diketahui urutan kegiatan, expected time, dan jalur kritis yang dapat memudahkan perusahaan dalam melakukan perencanaan proses produksi Hard Cover A4 untuk memperoleh waktu produksi yang efisien.
  2. Urutan pekerjaan dalam pembuatan Hard Cover A4 yaitu: Montage cover (A), Montage index (B), Montage isi (C), Buat plate cover (D), Buat plate index (E), buat plate isi (F), cetak cover (G), cetak endsheet (H), cetak isi (I), potong tipisan (J), Lms isi tipisan (K), potong endsheet (L), lms endsheet (M), jahit benang (N), Press catern (O), pasang endsheet (P), pasang lidahan (Q), laminating (R), potong jadi(isi) (S), EMP (T), Pack (U), Plagband/box carton (V).
  3. Jalur kritis dari urutan pekerjaan dalam proses produksi Hard Cover A4 yaitu CFIJKNOPQSTUV dengan waktu penyelesaian 19.525,84 menit sedangkan waktu yang dijadwalkan perusahaan adalah sebesar 19.546 menit.

 

Contoh Skripsi Manajemen

  1. Potensi dan Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Jumog Kabupaten Karanganyar
  2. Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Nasabah pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera
  3. Analisis Network Untuk Produksi Hard Cover A4 pada PT. Solo Murni Surakarta
  4. Pengaruh Persepsi Kualitas Produk dalam Iklan Merek Induk dan Kredibilitas Perusahaan
  5. Peranan Persepsi Sebagai Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen