Tesis Akutansi: Praktik Akuntansi Keuangan sbg Dasar Penentuan Laba/Rugi

Judul Akutansi: Praktik Akuntansi Keuangan sebagai Dasar Penentuan Laba/Rugi pada Perusahaan Perdagangan (Survai di Surakarta)

 

A. Latar Belakang

Tujuan utama laporan keuangan menurut Ikatan Akuntan Indonesia dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 1 adalah memberikan informasi tetang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat begi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atau penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kapada mereka (SAK, 2002:1.2)

Informasi kinerja perusahaan, terutama profitabilitas, diperlukan untuk menilai perubahan potensial sumber daya ekonomi yang mungkin dikendalikan dimasa depan. Informasi fluktuasi kinerja adalah penting dalam hubungan ini. Informasi bermanfaat untuk memprediksi kapasitas perusahaan dalam menghasilkan arus kas dari sumber daya yang ada. Disamping itu, informasi tersebut juga berguna dalam perumusan tentang efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan tambahan sumber daya.

 

B. Rumusan Masalah

“bagaimana praktik akuntansi keuangan pada perusahaan perdagangan di Surakarta terutama dalam penentuan laba/rugi dan apakah sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK)”.

 

C. Landasan Teori

Perusahaan Perdagangan

Perusahaan dagang adalah adalah perusahaan yang usahanya, mengumpulkan barang dari berbagai perusahaan yang menghasilkan barang-barang untuk disampaikan kepada pengusaha-pengusaha lainnya dan konsumen yang memerlukan. Jadi tugasnya sebagai perantara. Misalnya: ekportir, importir, toko besar, toko kecil (Sutrisno, 1991).

 

Standar Akuntansi Keuangan

Pada tahun 1932 American Accounting Association (AAA) mempunyai ide bahwa adanya perbedaan kepentingan pihak-pihak dalam perusahaan yang memerlukan laporan keuangan. Dalam keadaan semacam ini yang menjadi persoalan adalah bagaimanakah laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban harus disusun sehingga kepentingan investor tetap terpenuhi dan kekayaan yang ditanamkan dalam badan usaha dikelola sesuai dengan tujuan. Disinilah arti pentingnya prinsip akuntansi untuk menjadikan dasar penilaian (basis of judgement) dalam menyusun maupun menginterpretasikan laporan keuangan. (Suwardjono,1985).

 

Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan adalah bidang akuntansi yang aktivitas atau kegiatannya berorientasi pada penyediaan informasi kepada pihak ekstern dari suatu organisasi atau perusahaan. Informasi yang ditujukan kepada pihak ekstern terdiri dari banyak pihak masing-masing dengan kepentingan yang berbeda, disajikan dalam bentuk ikhtiar yang bersifat umum, tetapi lengkap dan obyektif, yang lazimnya disebut laporan keuangan (Harnanto, 1986:6).

 

D. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah formalized resecrh.

Penelitian ini adalah penelitian survai.

Modus komunikasi dalam penelitian ini adalah kuesioner yang bersifat tertutup (closed ended questions).

Penelitian ini merupakan studi statistik dengan metode proporsi.

Penelitian ini dilakukan cross sectional.

Sumber data ada dua yaitu data primer dan data sekunder.

Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan Perdagangan dengan skala perusahaan besar.

 

E. Kesimpulan

  1. tiga puluh tiga (33) sampel yang diteliti sudah melakukan penyusunan laporan keuangan pada tiap periode,
  2. kinerja perusahaan akan berhasil jika dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan dan berpengalaman di bidangnya, sehingga identitas pimpinan perusahaan dan manajer keuangan/karyawan akuntansi harus diperhatikan.
    1. Status pimpinan perusahaan 20 responden atau 60% perusahaan dipimpin sendiri oleh pemilik. Hal ini berarti bahwa pemilik masih memimpin sendiri perusahaan dan belum dialihkan kepada pihak kedua.
    2. Pendidikan pimpinan perusahaan dan bagian administrasi/pembukuan sebagian besar 28 responden atau 85% adalah Diploma, S1, S2. Sedangkan administrasi/pembukuan dengan pendidikan Diploma, S1,S2 sebanyak 29 responden atau 88%. Pendidikan sangat penting kerena lebih tinggi pendidikan akan mempengaruhi pengetahuan yang diperolah dalam menjalankan perusahaan dan melakukan pembukuan.

 

Contoh Tesis Akutansi

  1. Pengaruh Kebijakan Hutang, Kebijakan Investasi, Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2003-2007
  2. Evaluasi Sistem Pengendalian Persediaan Material Pada Pt. Pln (Persero) Area Pelayanan Dan Jaringan Surakarta
  3. Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Penerimaan Kas Dari Rawat Inap Pada Puskesmas Sambirejo
  4. Pemahaman Staff Instansi Daerah Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Standar Akuntansi
  5. Analisis Penggunaan Z-Score Altman Untuk Menilai Potensi Kebangkrutan Perusahaan