Budaya Banyumas Sebagai Sumber Belajar IPS di SMP Kabupaten Banyumas

Judul Skripsi : Budaya Banyumas Sebagai Sumber Belajar IPS di SMP Kabupaten Banyumas

 

A. Latar Belakang Masalah

Mencermati berbagai paradigma, ketentuan, dan tujuan pendidikan tersebut, perlu kiranya guru mata pelajaran IPS jenjang SMP di Kabupaten Banyumas memperkaya pengetahuan kebudayaan, khususnya Budaya Banyumas. Kepedulian guru bukan lagi semata untuk mencapai tujuan pembelajaran, melainkan untuk mewujudkan potensi pribadi peserta didik secara optimal. Dengan demikian proses pembelajaran yang maksimal menjadi mutlak dilakukan. Guru harus mampu menyusun skenario pembelajaran sedemikian rupa, sehingga dalam prosesnya mampu membawa peserta didik pada pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Berdasar kenyataan seperti itulah, penelitian ini dilakukan. Dalam pelaksanaannya, penelitian difokuskan pada upaya menemukan unsur-unsur Budaya Banyumas yang relevan sebagai materi pembelajaran IPS di tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas, baik sebagai materi pengayaan maupun instrumen pembelajaran.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana pemahaman guru pengampu mata pelajaran IPS tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas terhadap Budaya Banyumas?
  2. Jenis-jenis Budaya Banyumas manakah yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS di tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas?
  3. Strategi pembelajaran semacam apa yang dapat digunakan oleh guru dalam memanfaatkan Budaya Banyumas sebagai sumber belajar?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Mengungkap pemahaman guru IPS tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas terhadap Budaya Banyumas.
  2. Mendeskripsikan jenis-jenis Budaya Banyumas yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS di tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas.
  3. Mengungkap berbagai alternatif strategi pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam memanfaatkan Budaya Banyumas sebagai sumber belajar mata pelajaran IPS di tingkat SMP di lingkungan Kabupaten Banyumas.

 

D. Kesimpulan

Budaya Banyumas dapat dijadikan sumber belajar bagi siswa SMP di wilayah Banyumas. Selain memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap upaya pemeliharaan dan pelestarian budaya daerah sebagai bagian integral dari budaya nasional, Pembelajaran IPS akan lebih bermakna bagi siswa. Berbagai strategi pembelajaran dapat diterapkan guru IPS dalam menyajikan Budaya Banyumas sebagai sumber belajar, antara lain dengan mengaplikasikannya melalui model pembelajaran kontekstual, dan memperhatikan kriteria pemilihan sumber belajar yang ada. Hal ini dimungkinkan dengan tetap mengacu pada kurikulum yang berlaku, yaitu KTSP.

Nilai-nilai baik estetis, edukatif, sosiologis, ideologis, maupun filosofis dapat diperkenalkan dan ditanamkan kepada siswa dari berbagai jenis Kebudayaan Banyumas. Dengan belajar memahami hal-hal yang berasal dan ada di lingkungannya sendiri, nilai-nilai tersebut akan lebih mudah dicerna siswa. Pada akhirnya siswa akan mendapatkan bekal kuat bagi kediriannya, berupa pemahaman tentang landasan bagi jati dirinya sebagai manusia. Ia tidak akan mudah terombang-ambing oleh gemerlap budaya baru yang dilihatnya melalui berbagai media informasi.

Upaya mengangkat budaya lokal, dalam hal ini Budaya Banyumas, menjadi materi pelajaran IPS di SMP memerlukan tingkat dedikasi yang tinggi pada para guru pengampu mata pelajaran IPS. Pasalnya, mereka masih harus menambah pengetahuan tentang Budaya Banyumas yang masih sangat minim. Mereka juga dihadapkan pada terbatasnya literatur tentang Kebudayaan Banyumas yang benar benar memadai.