Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Teknik Terjemahan Pre-Modifier dlm Novel The Da Vinci Code

Judul Skripsi : Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Unsur Pre-Modifier dalam Kelompok Nomina dalam Novel The Da Vinci Code

 

A. Latar Belakang Skripsi

Dalam suatu novel, sering kali dijumpai kalimat-kalimat deskriptif yang mendeskripsikan suatu objek hidup maupun mati. Dalam bahasa Inggris, keadaan atau penampilan suatu objek dideskripsikan dalam sebuah struktur kelompok nomina yang merupakan bagian dari sebuah klausa. Dalam kelompok nomina tersebut terdapat unsur pre-modifier yang merupakan unsur penjelas sebuah Thing (sesuatu yang merupakan inti dalam kelompok nomina tersebut). Unsure pre-modifier dibagi ke dalam dua fungsi yaitu describing (mendeskripsikan Thing) dan classifying (mengklasifikasikan Thing). Unsur pre-modifier dapat direalisasikan salah satunya ke dalam kata sifat. Dalam bahasa Indonesia kita juga mengenal pre-modifier yang berfungsi sebagau unsure penjelas atau untuk mendeskripsikan sebuah objek. Dalam novel TDVC, pre-modifier diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan berbagai teknik penerjemahan.

Karena penelitian ini berorientasi pada produk, maka peneliti tidak menelusuri lebih jauh alasan penghilangan tersebut. Penghilangan frasa cream-colored dalam Bsa bagaimanapun memengaruhi deskripsi objek, dalam hal ini sebuah sweter yang dikenakan oleh tokoh dalam novel tersebut. Jika dalam Bsa frasa cream-colored dipertahankan, sehingga menjadi ―sweter Irlandia sepanjang lutut yang berwarna krem…maka deskripsi penampilan tokoh tersebut menjadi lebih lengkap dan pembaca dapat membayangkan bahwa pakaiann yang dikenakan oleh wanita tersebut menambah kesan menarik dan cantik tokohn wanita tersebut. Analisis lebih mendalam tentang terjemahan pre-modifier dalam novel TDVC akan diulas dalam bab IV tesis ini.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apa saja fungsi pre-modifier dalam kelompok nomina dalam novel TDVC?
  2. Teknik-teknik penerjemahan apa saja yang diterapkan dalam terjemahan pre-modifier dalam novel TDVC karya Dan Brown?
  3. Bagaimana tingkat keakuratan terjemahan pre-modifier dalam novel TDVC?
  4. Bagaimana tingkat keberterimaan terjemahan pre-modifier dalam novel tersebut?

 

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Mengklasifikasikan unsur pre-modifier dalam kelompok nomina berdasarkan fungsinya,
  2. Mengidentifikasi dan mendeskripsikan teknik-teknik yang diterapkan oleh penerjemah dalam menerjemahkan pre-modifier pada kalimatkalimat dalam novel TDVC,
  3. Menilai tingkat keakuratan terjemahan pre-modifier dalam novel TDVC
  4. menilai tingkat keberterimaan pre-modifier tersebut dalam novel.

 

D. Simpulan

1. Unsur Pre-modifier dalam sebuah kelompok nomina terdiri dari dua fungsi, yaitu describing (mendeskripsikan) dan classifying (mengklasifikasikan) Thing yang menjadi inti dalam struktur kelompok nomina tersebut. Dari 152 data, sebanyak 129 data tergolong ke dalam describing pre-modifier dan 23 data tergolong dalam classifying premodifier.

2. Terdapat delapan teknik penerjemahan yang ditemukan pada terjemahan pre-modifier dalam novel TDVC, yaitu :

a) established equivalent (96 data atau 63%)

b) transposition (13 data atau 8%)

c) reduction/ omission (23 data atau 15%)

d) amplification (16 data atau 10%)

e) modulation (1 data atau 0,1%)

f) borrowing (3 data atau 2%)

g) literal (7 data atau 5%)

h) calque (2 data atau 1%)

 

E. Saran

1. Bagi Akademisi atau Peneliti Lain

Penelitian ini terfokus pada teknik dan kualitas terjemahan pre-modifier dalam kelompok nomina dalam novel TDVC. Setalah dilakukan analisis ditemukan beberapa masalah dalam hal keakuratan dan keberterimaan terjemahan tersebut.

2. Bagi Praktisi Penerjemahan

Berdasarkan pengalaman peneliti dalam kegiatan penerjemahan, kegiatan penerjemhan merupakan kegiatan yang menantang. Ketika menerjemahkan selalu saja muncul masalah yang memerlukan strategi kritis untuk memecahkannya.