Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Sektor Ekonomi Basis Kabupaten Ngawi Tahun 2001-2010

Judul Skripsi : Analisis Sektor Ekonomi Basis Kabupaten Ngawi Tahun 2001-2010

 

A. Latar Belakang Masalah

Berkaitan dengan peningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, peran pemerintah daerah sangat diperlukan yaitu dalam membuat strategi dan perencanaan pembangunan daerah, dengan memperhatikan pergeseran sektor ekonomi yang terjadi dari tahun ke tahun. Pemerintah daerah harus mengetahui bagaimana pengaruh terjadinya perubahan struktur ekonomi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mengetahuinya, pemerintah harus melakukan analisis terhadap perubahan struktur ekonomi yang terjadi di daerah dengan membandingkannya dengan daerah yang lebih besar. Analisis ini digunakan untuk menentukan kinerja atau produktivitas perekonomian daerah, karena dalam analisis ini ada tiga bidang yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yaitu pertumbuhan ekonomi, pergeseran proporsional, dan pergeseran diferensial (Arsyad,1999:139).

Guna mendukung analisis tersebut diperlukan penggolongan setiap kegiatan (industri) yang ada, apakah itu industri basis atau non basis, yaitu usaha mengukur konsentrasi dari suatu kegiatan (industri) dalam suatu daerah, dengan cara membandingkan peranannya dalam perekonomian daerah Kabupaten, dengan peranan kegiatan (industri) sejenis dalam perekonomian daerah propinsi. Dengan demikian sektor unggulan daerah dapat diketahui, sehingga apabila pemerintah daerah fokus dan bersungguh-sungguh maka kemajuan daerah tersebut dapat terwujud.

 

B. Rumusan Masalah

  1. Sektor-sektor apa yang menjadi sektor basis dan sektor non basis dianalisis dengan Location Quotient di Kabupaten Ngawi?
  2. Sektor-sektor apa yang berkembang jika dianalisis dengan Shif Share, komponen pertumbuhan regional (Nij), komponen pertumbuhan proposional (Mij), dan komponen pertumbuhan pangsa wilayah (Cij)?
  3. Bagaimana hasil kesimpulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngawi jika dianalisis dengan metode Overlay antara analisis LQ dan Shift Share?

 

C. Tujuan Penelitian Skripsi

  1. Untuk mengetahui sektor basis dan sektor non basis dianalisis dengan Location Quotient di Kabupaten Ngawi.
  2. Untuk mengetahui Sektor-sektor apa yang berkembang jika dianalisis dengan Shif Share, komponen pertumbuhan regional (Nij), komponen pertumbuhan proposional (Mij), dan komponen pertumbuhan pangsa wilayah (Cij).
  3. Untuk mengetahui hasil kesimpulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngawi jika dianalisis dengan metode Overlay antara analisis LQ dan Shift Share.

 

D. Kesimpulan

1. Sektor basis di Kabupaten Ngawi adalah sektor pertanian; sektor konstruksi; sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan serta sektor jasa-jasa.

2. Berdasarkan pergeseran di Kabupaten Ngawi dapat dibagi dalam tiga komponen sebagai berikut :

  • Komponen pengaruh pertumbuhan provinsi (Nij)
  • Komponen pertumbuhan proporsional (Mij)
  • Komponen pertumbuhan pangsa wilayah (Cij)

3.  Berdasarkan analisis Overlay antara Location Quotient (LQ) dengan Mij dan Cij di Kabupaten Ngawi sebagai berikut:

  • Sektor basis yang memiliki Sektor yang tidak maju, memiliki daya saing adalah sektor pertanian dan sektor kontruksi.
  • Sektor basis yang memiliki Sektor yang maju, tidak memiliki daya saing adalah sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.
  • Sektor basis yang memiliki Sektor yang tidak maju, tidak memiliki daya saing adalah sektor jasa – jasa.
  • Sektor non basis yang memiliki Sektor yang maju, tidak memiliki daya saing adalah sektor pertambangan, sektor penggalian dan listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel & restoran, dan sektor pengangkutan dan komunikasi.
  • Sektor non basis yang memiliki Sektor yang tidak maju, memiliki daya saing adalah sektor industri pengolahan.