Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Pita Protein pada Beberapa Diameter Akar Pule Pandak sebagai Indikator Kadar Reserpina

Judul Skripsi : Analisis Pola Pita Protein pada Beberapa Diameter Akar Pule Pandak (Rauvolfia Serpentina Benth) sebagai Indikator Kadar Reserpina dengan Metode SDS-Page Protein

 

A. Latar Belakang Masalah

Pemberian pupuk organik pada budidaya pule pandak sangat diperlukan untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, diantaranya memperbaiki struktur tanah agar lebih gembur dan memperbaiki pH tanah serta ketersedian bahan organik tanah. Penelitian secara morfologis oleh Sulandjari (2006) diketahui bahwa pemberian pupuk organik dengan takaran pupuk 20 ton/ ha menunjukkan adanya peningkatan jumlah daun dan besarnya diameter akar akan diikuti peningkatan bobot kering akar, dengan adanya peningkatan besarnya diameter akar akan diikuti peningkatan kadar reserpina. Penanaman dan pemupukan yang berbeda sangat dimungkinkan akan menghasilkan senyawa reserpina dalam jumlah yang berbeda akibat adanya pengaruh faktor lingkungan. Senyawa-senyawa tersebut ada yang terlibat langsung dalam metabolisme, yaitu metabolit primer maupun senyawa metabolit sekunder. Sintesis protein dipengaruhi oleh asam-asam amino penyusunnya yang secara tidak langsung sebagai prekursor pembentukan metabolit sekunder.

Reserpina merupakan salah satu hasil metabolit sekunder pada pule pandak yang keberadaannya juga dipengaruhi oleh asam amino penyusunnya, diantaranya triptofan. Untuk mengetahui proses-proses di dalam sel tentunya tidak dapat diketahui melalui pengamatan morfologi, hal ini yang mendasari perlunya dilakukan penelitian lebih lanjut pada aras molekuler, karena keberadaan protein yang merupakan hasil ekspresi gen tidak selalu dalam karakter morfologis namun dapat berupa karakter fisiologis. Perubahan dalam karakter fisiologis hanya mempengaruhi sistem kinerja sel sehingga tidak dapat dideteksi pada aras morfologis.Salah satu alternatif untuk mengetahui karakteristik fisiologis dapat dilakukan dengan analisis protein yaitu menggunakan metode analisis protein Sodium Dodecyl Sulfat – Poliakrilamid Gel Elektroforesis (SDS-PAGE) yaitu suatu metode pemisahan protein berdasarkan perbedaan berat molekulnya (Bollag et al., 1991).

 

B. Rumusan Masalah Skripsi

Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :

  1. Bagaimana pola pita protein pada beberapa diameter akar pule pandak?
  2. Bagaimana hubungan pola pita protein dengan kadar reserpina pada beberapa diameter akar pule pandak?

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui pola pita protein pada beberapa diameter akar pule pandak.
  2. Untuk mengetahui hubungan pola pita protein dengan kadar reserpina pada beberapa diameter akar pule pandak.

 

D. Kesimpulan

  1. Berdasarkan hasil elektroforesis diperoleh jumlah pita protein total sebanyak 9 pita. Pada berat molekul (BM) 15 kDa, 20 kDa dan 50 kDa diperoleh ketebalan pita yang sama pada diameter akar 3 mm, 6 mm dan 9 mm.
  2. Pola pita protein total pada akar pule pandak tidak dipengaruhi oleh pemberian pupuk organik dan diameter akar.
  3. Hubungan antara pola pita protein total dengan kadar reserpina dalam penelitian ini belum dapat diketahui melalui metode SDS PAGE.

 

E. Saran

Sebagai saran perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kandungan protein dan asam-asam amino penyusun protein pada akar pule pandak, baik secara ekstraksi maupun analisis isoenzim sehingga diperoleh hasil yang lebih akurat sebagai indikator kadar reserpina.