Analisis Pola Perkembangan Fungsi Wilayah Kota Surakarta Tahun 1995-2005

Judul Skripsi : Analisis Pola Perkembangan Fungsi Wilayah Kota Surakarta Tahun 1995-2005

 

A. Latar Belakang Masalah

Kota Surakarta memiliki Visi, Terwujudnya Kota Sala sebagai Kota Budaya yang bertumpu pada potensi Perdagangan, Jasa, Pendidikan, Pariwisata dan Olah Raga. Sedangkan Misi Kota Surakarta yaitu

1) Revitalisasi kemitraan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam semua bidang pembangunan serta perekatan kehidupan bermasyarakat dengan komitmen cinta kota yang berlandaskan pada nilai-nilai Solo Kota Budaya.

2) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam penguasaan dan pendayagunaan ilmu pengetahuan teknologi dan seni guna mewujudkan inovasi dan integritas masyarakat madani berlandaskan ke Tuhanan Yang Maha Esa.

3) Mengembangkan seluruh kekuatan ekonomi daerah sebagai pemacu tumbuh dan berkembangnya ekonomi rakyat yang berdaya saing tinggi serta mendagunakan potensi pariwisata dan teknologi terapan yang akrab lingkungan.

4) Memberdayakan peran dan fungsi hukum pelaksanaan hak asasi manusia dan demokratisasi bagi seluruh elemen masyarakat utama para penyelenggara pemerintah (Perda No. 10 Tahun 2001 tentang Visi dan Misi Kota Surakarta) Berdasarkan Visi dan Misi tersebut, Pemerintah Kota Surakarta berupaya melaksanakan pembangunan secara berkesinambungan.

Untuk melihat bagaimana potensi pembangunan di wilayah Kota Surakarta, perlu dikaji tentang analisis pola perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta Tahun 1995 – 2005.

 

B. Rumusan Masalah

Untuk memfokuskan pembahasan agar tidak berkembang ke hal-hal yang tidak berhubungan dengan masalah yang dibahas maka penulis merumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut: Bagaimanakah struktur dan pola perkembangan fungsi wilayah (pendidikan, kesehatan, administrasi dan ekonomi keuangan) di Kota Surakarta tahun 1995- 2005?

 

C. Tujuan Penelitian

Penelitian ini akan mengungkapkan hasil kajian tentang pola perkembangan fungsi wilayah, yang meliputi pendidikan, kesehatan, perdagangan, administrasi, dan ekonomi keuangan terhadap pola perkembangan persebaran penduduk. Tujuan utama penelitian ini adalah mengetahui perkembangan fungsi wilayah yang meliputi fungsi pelayanan pendidikan, kesehatan, administrasi dan ekonomi keuangan Kota Surakarta tahun 1995-2005.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Kecamatan dengan jumlah penduduk yang besar memiliki pusat pelayanan pendidikan dalam jumlah yang banyak. Hal ini bertujuan agar pelayanan pendidikan yang diberikan mampu mencakup seluruh kebutuhan masyarakat di Kota Surakarta.

2. Analisis pola pemukiman ditinjau dari keberadaan pusat pelayanan kesehatan telah mampu menunjukkan perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

3. Kecamatan dengan jumlah penduduk yang lebih banyak memiliki pusat pelayanan administrasi yang lebih banyak. Hal ini berarti analisis pola pemukiman ditinjau dari keberadaan pusat pelayanan administrasi telah mampu menunjukkan perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

4. Analisis pola pemukiman ditinjau dari keberadaan pusat pelayanan ekonomi keuangan telah mampu menunjukkan perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

5. Seluruh kecamatan di Kota Surakata memiliki distribusi pelayanan pendidikan dengan frekuensi kegiatan yang tinggi setiap tahunnya. Berarti analisis indek sentralitas bisa digunakan untuk menganalisis pola perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

6. Analisis indek sentralitas bisa digunakan untuk menganalisis pola perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

7. Seluruh kecamatan di Kota Surakata memiliki distribusi pelayanan administrasi dengan frekuensi kegiatan yang tinggi setiap tahunnya. Berarti analisis indek sentralitas bisa digunakan untuk menganalisis pola perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.

8. Seluruh kecamatan di Kota Surakata memiliki distribusi pelayanan ekonomi keuangan dengan frekuensi kegiatan yang tinggi setiap tahunnya. Berarti analisis indek sentralitas bisa digunakan untuk menganalisis pola perkembangan fungsi wilayah Kota Surakarta.