Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sragen Tahun 2004-2009

Judul Skripsi : Analisis Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sragen Tahun 2004-2009 (Studi Kasus di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen)

 

A. Latar Belakang

Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Sragen tercermin dari perubahan PDRB, yang memperlihatkan gerak cukup dinamis dari tahun ke tahun. Selama kurun waktu 5 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi selalu dapat dipertahankan pada angka positif, yaitu 4,93 – 5,69%. Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Sragen atas dasar harga konstan pada tahun 2008 sebesar 2.729.450,33 juta rupiah dan atas dasar harga berlaku sebesar Rp 5.170.914,12 rupiah, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,69 persen. Sedangkan pendapatan perkapita pada tahun 2008 atas dasar harga berlaku Rp 5.945.205,84 dan atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.138.157,71 sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar terhadap PDRB, pada tahun 2008 besaran andil yang diberikan atas dasar harga berlaku yaitu 35.11 % dan atas dasar harga konstan sebesar 34.01%. Sedangkan pada tahun2007 kontribusi yang diberikan atas dasar harga berlaku sebesar 35,59% dan atas dasar harga konstan sebasar 34,74%. Bila dilihat dari pertumbuhannya pada tahun 2007 sebesar 3,94% dan pada tahun 2008 turun menjadi 3,46%. Sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan secara signifikan berturut-turut adalah sektor jasa-jasa, perdagangan dan listrik yang masing-masing yaitu 8,06%, 6,08% dan 67,77% di Tahun 2007 naik menjadi 8,50%, 6,46% dan 7,08%

Dari latar belakang permasalahan tersebut, penulis menyadari pentingnya pengembangan ekonomi lokal sebagai salah satu untuk mengurangi kesenjangan dengan memperkuat basis ekonomi wilayah sesuai dengan karakteristik wilayah (endogenous development) seperti yang terdapat dalam kebijakan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Di dalam implemmentasinya maka perlu dilakukan evaluasi berdasarkan karakteristik wilayah dan program pengembangan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan. Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas maka penulis mangangkat topik dalam penelitian ini dengan judul “Analisis Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sragen Tahun 2004-2009 (Studi Kasus di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen)”.

 

B. Perumusan Masalah

Permasalahan pokok dalam penelitian yang akan dilaksanakan ini adalah belum terkajinya kondisi kesejahteraan masyarakat di 20 kecamatan-kecamatan Kabupaten Sragen atas program/kegiatan yang selama ini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sragen. Berdasarkan masalah di atas, perumusan masalah yang ditanyakan dalam studi ini, adalah :

  1. Bagaimana klasifikasi struktur perekonomian di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen berdasarkan tingkat pertumbuhan ekonomi dan PDRB per kapita Kecamatan tahun 2004-2009
  2. Bagaimana tingkat ketimpangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen tahun 2004-2009
  3. Sektor unggulan manakah yang harus dikembangkan sebagai penggerak perekonomian di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen.

 

C. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini :

  1. Untuk mengklasifikasikan kecamatan berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan PDRB perkapita kecamatan di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen tahun 2004-2009;
  2. Untuk menganalisis seberapa besar tingkat pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen tahun 2004-2009;
  3. Mengidentifikasikan sektor unggulan yang potensial untuk dikembangkan sebagai penggerak perekonomian di 20 Kecamatan Kabupaten Sragen dalam mendukung program Kecamatan sebagai Pusat Pertumbuhan.

 

D. Kesimpulan

1. Struktur Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan Tipologi Klassen menunjukkan bahwa Kabupaten Sragen diklasifikasikan menjadi empat klasifikasi, yaitu daerah cepat maju dan cepat tumbuh (high growth dan high income).

2. Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi Antar Kecamatan Berdasarkan analisis Indeks Entropy Theil selama kurun waktu tahun 2004 – 2009.