Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Perilaku Konsumen dlm Membeli Kecap di Kota Surakarta

Judul Skripsi : Analisis Perilaku Konsumen dalam Membeli Kecap di Kota Surakarta

 

A. Latar Belakang

Cara konsumen untuk memenuhi kebutuhannya adalah dengan melakukan kegiatan belanja, termasuk dalam memenuhi kebutuhan untuk mengkonsumsi kecap. Konsumen dapat melakukan kegiatan belanja di pasar tradisional maupun pasar modern.  Kecap merupakan salah satu produk yang dibeli oleh masyarakat, dan merupakan salah satu kebutuhan dari sembilan bahan pokok masyarakat yang tergolong ke dalam bumbu-bumbuan sebagai penyedap rasa untuk masakan yang banyak digunakan.

Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti tertarik untuk menganalisis tipe perilaku konsumen kecap di pasar tradisional dan pasar modern. Hal ini juga menjadi penting bagi produsen dan pemasar guna menghasilkan produk kecap yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

 

B. Perumusan masalah

  1. Bagaimana tingkat keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap menurut konsumen di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta?
  2. Bagaimana tingkat keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di Kota Surakarta?
  3. Bagaimana perbedaan antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta?
  4. Bagaimana perbedaan antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di Kota Surakarta?
  5. Bagaimana tipe perilaku konsumen (consumer behavior) kecap di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta?
  6. Bagaimana tipe perilaku konsumen (consumer behavior) kecap di Kota Surakarta?

 

 

C. Tujuan Penelitian

Mengetahui tingkat keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta.

  1. Mengetahui tingkat keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di Kota Surakarta.
  2. Mengetahui perbedaan antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta?
  3. Mengetahui perbedaan antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di Kota Surakarta.
  4. Mengetahui tipe perilaku konsumen (consumer behavior) kecap di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta.
  5. Mengetahui tipe perilaku konsumen (consumer behavior) kecap di Kota Surakarta.

 

D. Kesimpulan Skripsi

1. Keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di pasar tradisional di Kota Surakarta tergolong tinggi (high involvement) (32,81>24), dan (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di pasar modern di Kota Surakarta juga tergolong tinggi (high involvement) (33,39>24).

2. Keterlibatan konsumen (consumer involvement) dalam proses pengambilan keputusan pembelian kecap di Kota Surakarta tergolong tinggi (high involvement) (33,11>24), artinya konsumen melibatkan diri mengevaluasi atribut-atribut produk kecap. Atribut tersebut meliputi harga, kapasitas isi, kekentalan, hadiah, kemasan, dan promosi.

3. Beda antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Surakarta adalah nyata (significant).

4. Beda antar merek (differentes among brands) kecap menurut konsumen di Kota Surakarta adalah nyata (significant), artinya konsumen melihat adanya perbedaan yang jelas antara atribut-atribut kecap dari berbagai merek kecap yang ada dipasaran.

5. Tipe perilaku konsumen (consumer behavior) kecap di Kota Surakarta adalah tipe perilaku pembelian komplek, artinya konsumen memiliki keterlibatan yang tinggi dalam mengambil keputusan pembelian produk kecap dan konsumen juga melihat adanya perbedaan antar merek kecap.