Analisis Perbedaan Perilaku Etis Pelaku Akuntansi berdasarkan Karakteristik Individu

Judul Skripsi : Analisis Perbedaan Perilaku Etis Pelaku Akuntansi berdasarkan Karakteristik Individu dalam Etika Penyusunan Laporan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (Studi Kasus di Kabupaten Sukoharjo)

 

A. Latar Belakang Masalah Skripsi

Peneliti mengacu pada kedua penelitian dengan perbedaan sebagai berikut ini.

  1. Sampel Penelitian

Reiss dan Mitra (1998) mengambil sampel penelitian auditor pada sektor swasta, Clikeman dan Henning (2000) mengambil sampel mahasiswa, sementara itu sampel dalam penelitian ini adalah pelaku akuntansi di sektor pemerintahan, dalam hal ini PPK dan Bendahara SKPD. Hal ini karena penelitian ini dimaksudkan untuk melihat perilaku PPK dan Bendahara SKPD dalam penyusunan laporan keuangan.

  1. Variabel Penelitian

penelitian ini menggunakan faktor individu yaitu equity sensitivity. Equity sensitivity ini mencoba menjelaskan perbedaan perilaku etis dan tidak etis yang disebabkan oleh karakteristik individual (Fauzi, 2001). Selain itu, penelitian ini menggunakan ukuran etika penyusunan laporan keuangan berupa disclosure (pengungkapan laporan keuangan), cost and benefit, responsibility dan misstate

 

B. Rumusan Masalah

  1. Apakah terdapat perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang mempunyai internal locus of control dengan yang mempunyai external locus of control dalam penyusunan laporan keuangan SKPD?
  2. Apakah terdapat perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD senior dengan yunior dalam penyusunan laporan keuangan SKPD?
  3. Apakah terdapat perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD wanita dengan pria dalam penyusunan laporan keuangan SKPD?
  4. Apakah terdapat perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang termasuk benevolents dengan entitleds dalam penyusunan laporan keuangan SKPD?
  5. Apakah terdapat perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang mempunyai latar belakang pendidikan akuntansi dengan non akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan SKPD?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Memperoleh bukti empiris terkait perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang mempunyai internal locus of control dengan external locus of control dalam penyusunan laporan keuangan SKPD.
  2. Memperoleh bukti empiris terkait perbedaan perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD senior dengan yunior dalam penyusunan laporan keuangan SKPD.
  3. Memperoleh bukti empiris terkait perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD wanita dan pria dalam penyusunan laporan keuangan SKPD.
  4. Memperoleh bukti empiris terkait perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang termasuk benevolents dengan entitleds dalam penyusunan laporan keuangan SKPD.
  5. Memperoleh bukti empiris terkait perilaku etis antara PPK dan Bendahara SKPD yang mempunyai latar belakang pendidikan akuntansi dengan non akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan SKPD.

 

D. Simpulan

1. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara PPK dan Bendahara SKPD dengan internal locus of control dan PPK dan Bendahara SKPD dengan external locus of control terhadap etika penyusunan laporan keuangan SKPD yang dinyatakan dengan disclosure, cost and benefit, responsibility dan misstate.

2. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara PPK dan Bendahara SKPD pria dan PPK dan Bendahara SKPD wanita terhadap etika penyusunan laporan keuangan SKPD yang dinyatakan dengan cost and benefit dan responsibility.

3. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara PPK dan Bendahara SKPD yang berlatar belakang pendidikan akuntansi dan non akuntansi terhadap etika penyusunan laporan keuangan SKPD yang dinyatakan dengan disclosure, misstate, cost and benefit, responsibility, dan ketepatwaktuan.