Hubungi Kami di WA 08-951-951-3333

Analisis Pengelolaan Keuangan Negara Timor Leste

Judul Skripsi : Analisis Pengelolaan Keuangan Negara Timor Leste Tahun 2006-2010

 

A. Latar Belakang Masalah

Trend perkembangan pengeluaran pemerintah Timor Leste adalah konsumsi pemerintah (pengeluaran rutin) terlihat lebih besar dari anggaran untuk pembangunan (Capital and Development). Kelompok pengeluaran rutin terdiri dari gaji pegawai, Goods and services, dan capital minor. Rata-rata politik pengeluaran pemerintah Timor Leste dari tahun 2006 sampai 2010 untuk konsumsi pemerintah sebesar 49%, ini dapat menghambat proses pembangunan ekonomi Timor Leste. Kekwatiran itu tersebut bisa dilihat pada alokasi anggaran untuk pembangunan (Capital and Development) .

penelitian ini akan dilakukan suatu kajian terhadap Pengelolaan Keuangan Negara Timor Leste, apakah dengan anggaran negara yang tersedia tersebut sudah bisa dikelola dengan efektif dan efisien atau belum? Sejauh ini pemerintah telah berusaha keras untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya dalam mengelola keuangan negara, dengan membuat berbagai peraturan-peraturan perundangan yang dapat memberikan batasan-batasan yang lebih baik guna tercipta pengelolaan keuangan yang efektik dan efisien, transparan, akuntabel, dan bebas dari unsur Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Hal inilah yang melatarbelangi penelitian dengan judul “ Analisis Pengelolaan Keuangan Negara Timor Leste Tahun 2006 sampai Tahun 2010”.

 

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah:

  1. Seberapa besar tingkat efesiensi pengelolaan keuangan negara Timor Leste tahun 2006-2010, dilihat dari pengeluaran negara terhadap penerimaan negara?
  2. Seberapa besar tingkat efektivitas pengelolaan keuangan negara Timor Leste tahun 2006-2010, yang merupakan perbandingan antara realisasi penerimaan dengan target yang ditetapkan oleh pemerintah?
  3. Seberapa besar tingkat ketergantungan anggaran negara Timor Leste tahun 2006-2010 terhadap dana minyak (petroleum fund)?

 

C. Tujuan Penelitian

  1. Untuk mengetahui besarnya tingkat efisiensi pengelolaan keuangan negara Timor Leste tahun 2006-2010 dilihat dari pengeluaran negara terhadap penerimaan negara.
  2. Untuk mengetahui besarnya tingkat efektivitas pengelolaan keuangan negara Timor Leste tahun 2006-2010 yang merupakan perbandingan antara realisasi.
  3. Untuk mengetahui besarnya tingkat ketergantungan anggaran pemerintah tahun 2006-2010 terhadap dana minyak (petroleum fund).

 

D. Kesimpulan

Dari uraian dan hasil analisis diatas, bahwa pengelolaan keuangan negara Timor Leste dengan periode analisis tahun 2006-2010 dapat penulis simpulkan sebagai berikut:

  1. Hasil penelitian ini secara keseluruhan dari tahun 2006-2010 menunjukkan bahwa efesiensi pengelolaan keuangan Timor Leste rata-rata efesien (77%). Tetapi melihat perkembangannya ternyata trendnya terus menurun (kurang efesien).
  2. Analisis efektivitas secara keseluruhan dari tahun 2006-2010 menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan negara ratarata kurang efektif (79%). Tetapi melihat perkembangan trendnya selalu meningkat, ini terlihat dari target yang dibuat oleh pemerintah realisasinya menggalami perkembangan pada dua tahun terakhir (2009 dan 2010) masing-masing sebesar 88% dan 108%.
  3. Uji hipotesis Tingkat ketergantungan terhadap Dana Minyak (petroleum fund) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Timor Leste tahun 2006-2010 rata-rata 86% (cukup tergantung). Hipotesis sangat tergantung setelah diuji hasilnya tidak terbukti (tidak tergantung). Tetapi ada kecenderungan APBN Timor Leste tergantung terhadap dana minyak terjadi pada tahun 2009 dan 2010 masing-masing 87% dan 97%.